burnzone

AD (728x60)

Ka`bah Pusat Semesta dan 'Rahasia Antara' Zat dan Sifat

"Sampaikan dariku walau satu ayat." [H.R. Bukhari]
Tampilan terbaik laman ini pada peramban Chrome



PUSAKA MADINAH WILAYAH HAKIKI


Nur dan Muhammad diri kita juga, maka hendaklah diesakan. Bagaimana mengesakannya? Diam sediam-diamnya. Zat itu maqamnya Nur. Nur itu hilang di Zat. Zat itu tidak ada pangkal dan ujungnya. Zat itu mengetahui dirinya sendiri. Putih, Zat Allah Ta`ala itu. Di sinilah Nur sembunyi. Zat itu yang mengetahui bahwa dirinya itu putih tidak berwarna [mukhalafah]. Daripada salah, lebih baik berada di diam.

Tuhan "bersembunyi/terlindung" terang seterang-terangnya. Muhammad "sembunyi" di dalam cahayanya. Allah "sembunyi" di dalam Nur. Nur "sembunyi" di dalam zatnya. [Contoh: Di mana matahari bersembunyi? Di balik cahayanya.]

Pengajian [Pusaka Madinah] ini bukan dengan prinsip "masuk-memasuk" atau "raib-meraib". Apabila masuk-memasuk atau raib-meraib: bersekutu.

Yang Mahakuasa itu Maharuang. Nur menghilang ke Maharuang dan Muhammad hilang ke langit. Sampai ke fastawa fil ufuuki a`la [penghabisan]. Keluarlah dari batas ufuk ini, tibalah di alam Tuhan. Inilah pelajaran untuk mengambil gelar profesor ketuhanan.

Apa sebab Zat itu tidak berwarna?
Karena sudah diketahui yang dikatakan putih tidak berwarna itu, tentulah tidak berwarna. Putih tidak berwarna itu artinya bersih. Oleh sebab itulah siapa melihat dirinya yang putih di dalam Tubuh Kosong [Maharuang], selesailah pelajaran dan perjalanan ilmunya. Karena itu sudah Tubuh Yang Mahakuasa.

Kalau sudah memandang Yang Dijadikan, jangan lagi mencari Yang Menjadikan. Ibarat kamu membuka kamar di dalamnya ada orang. Walaupun pintu kamar itu ditutup lagi, tetap kamu yakin di dalamnya ada orang.

Kita melihat kebanyakan kue apa saja terbuat dari terigu. Walaupun ditutup dengan bermacam-macam model sajian, kita tetap yakin ada terigunya. Inilah permisalan untuk mengetahui tentang hakiki. Orang yang sudah tahu dan melihat hal yang dibicarakan ini tidak akan tertipu. Inilah pelajaran "otak basah", bukan untuk orang yang berotak kering.

Kontaknya zat asam dengan kita maka kita hidup. Kita tenggelam dalam lautan zat asam. Kalau sudah bersama-sama zat asam, tentulah kita bukan bersama-sama dengan zat asam lagi, bersama Zat Mutlak-lah kita. Nur itu zat asam, Allah itu Rahasia, antarlah dengan jalan Laa ilaaha illallah 300x; Muhammad Rasulullah 300x dan supaya terbuka jalan dan kita lihat: selawat al-Fatih 10x.

Pohon kelapa saja yang jauh dapat dilihat dan diketahui isinya. Mengapa Allah yang tidak ada antara, tidak dapat dilihat? Karena manusia tidak tahu antara dirinya dan pohon kelapa. Tidak diperhatikannya ini.

Perhatikanlah, manusia berwarna-warna karena [pengaruh kontak dengan] zat asam. Kalau yang tidak berzat asam, tentulah putih yang tidak dapat diumpamakan. Kita sudah bersama di dalam Zat Mutlak, tentulah dapat kita sampai di alam Allahua'lam. Inilah alam Tuhan.

Yang di dalam diri tidak perlu berkhitan karena sudah esa dengan jasad. Yang di luar, Zahiru Rabbi; yang di dalam bathinu abdi. Kita, Ruh Qudus. Yang di dalam itu diri kita juga. Adam dan MuhammadZahiru Rabbimaka kita berdiri shalat. Yang bertemu Rabbi, Ruh Qudus. Diserahkannya Diri-Nya pada kita. Zahir dinamai Allah.


RAHASIA ANTARA ZAT DAN SIFAT

Pengingatan itu Nur; perasaan kita itu Zat. Perasaan lebih tua daripada pengingatan. Bangun dengan perasaan yang bagus karena tubuhnya Allah Ta`ala. Apabilah habis per-ingatan, datanglah perasaan. Penghabisan suara dengan perasaan. Allah Ta`ala sembunyi di antara Zat dan Sifat. Inilah yang paling tinggi nilainya. Inilah ilmu para nabi dan wali.

Sembunyi di antara Zat dan Sifat inilah dinamakan rahasia di dalam rahasia. Harta benda tidak ada gunanya. Di sini [di antara Zat dan Sifat], kita bisa ambil apa yang diinginkan.

Kalau ada  orang mengaku sudah dapat rahasia antara Zat dan Sifat ini dan ketika dia ada keperluan hidup masih mencari dari pekerjaan, perdagangan, kedudukan, jabatan, dan pangkat, belum bisa dikatakan wali Allah. Tidak semudah itu perkataan "wali" itu diucapkan. Yang disebut wali itu tidak ada keperluan [yang melibatkan selain-Nya]. Kalau mau apa saja tinggal ambil di antara Zat dan Sifat. Tidak ada mengharap dari makhluk. Malulah dengan syarat ini-itu: umat mau belajar musti daftar dan bayar "mahar" atau bergabung di bawah bendera ormasnya. Kalau ada orang mengaku wali masih melakukan itu, namanya wali kentut!

Beritahu para ulama itu, kalau mau tahu wali, carilah rahasia di dalam rahasia, yaitu antara Zat dan Sifat. Dan di antara Zat dan Sifat ini juga yang paling nikmat senikmat-nikmatnya. Mati sekalipun kalau tahu rahasia antara Zat dan Sifat ini: nikmat senikmat-nikmatnya. Tidak ada rasa sembilu atau tertusuk pedang lagi.

Ada hadis mati bagai ditusuk pedang. Maksudnya supaya manusia berpikir dan berusaha untuk bisa mati tanpa sakit. Tuhan memberi tahu, kita mencari kerahasiaannya supaya terhindar dari mati semacam itu.
Ulama banyak, kiyai banyak, mintalah pada mereka rahasia yang ada di antara Zat dan Sifat itu.

Allah berkata dengan "Kun" saja: jadi segala-galanya. Carilah rahasia antara "kaf" dan "nun". Banyak orang coba-coba pakai kata "Kun, Kun" saja. Tak jadi apa-apa, hanya jadi kurap di badan. Rahasianya ada di Surah Yasin. Orang banyak membaca Surah Yasin, tetapi rahasia antara "kaf" dan "nun" tidak diketahui. Surah Yasin malah dipakai untuk mengantar orang sakaratul maut. Ini namanya penghakiman untuk orang itu.

Carilah rahasia antara Zat dan Sifat itu. Kalau benar-benar dapat, tidak bernilai segala yang ada di dunia ini. Ilmu Siti Jenar pun tidak laku. Untuk apa, rahasia ini lebih hebat daripada ilmu apa pun. Dibayar bermilyar juta pun tidak akan diperjual-belikan rahasia ini.


—Syaikh Siradj—


Ka`bah Pusat Semesta dan 'Rahasia Antara' Zat dan Sifat
Adam Troy Effendy
By Pusaka Madinah
Published: 2013-03-16T04:28:00+07:00
Ka`bah Pusat Semesta dan 'Rahasia Antara' Zat dan Sifat
5 411 reviews
"Sampaikan dariku walau satu ayat." [H.R. Bukhari]
Tampilan terbaik laman ini pada peramban Chrome
Tags: ,
admin Pusaka Madinah

Pusaka Madinah adalah sebutan untuk ilmu, amal, dan muanayah tauhid hakiki bagi kalangan khawwas al khawwas yang disampaikan oleh Mursyid, K.H. Undang bin K.H. Sirad bin K.H. Yahya dengan sanad aly sebagai berikut: (1) Nabi Muhammad Rasulullah Saw., (2) Nabi Khidir a.s., (3) Abdul Aziz ad-Dabarq, (4) Abdul Wahab an-Nazi, (5) Ahmad bin Idris, (6) Muhammad Sanusi, (7) Muhammad Mahdi, dan (8) Muhammad Idris.

75 komentar:

anhum1985@gmail.com mengatakan...

Salam alaikum
kang mux... izin nyimak :)
Kirim salam buat Abah Siradj..

hajirin mengatakan...

assalamualaikum
semangat pagi semua....

arie Karakter mengatakan...

Salam alaikum sobat sarang semua … dan Salam sejahtera buat kangmux serta Abah dan keluarga …

Absen pagi !! ^_^

Bayu Perdana mengatakan...

Hadir ...

Budi Santoso mengatakan...

hadir..

arie Karakter mengatakan...

C arilah rahasia antara Zat dan Sifat itu. Kalau
benar -benar dapat , tidak bernilai segala yang
ada di dunia ini . Ilmu Siti Jenar pun tidak laku.
Untuk apa , rahasia ini lebih hebat daripada ilmu
apa pun . Dibayar bermilyar juta pun tidak akan
diperjual -belikan rahasia ini .

wow … apa ya rahasianya Zat dan sifat and Kaf dan Nun ??
kasih tau dong kangmux … ^_^

salilla xan mengatakan...

alaikum salam mas Arie...

semoga Abah dan kang Mux selalu diberi kesehatan kelancaran dan kemudahan dlm syiar tauhid.
aamiin.

absen pgi....

arie Karakter mengatakan...

Kalau sudah memandang Yang Menjadikan ,
jangan lagi mencari Yang Menjadikan.

maaf kangmux kira2 kalimat diatas salah ketik gk?
kok sama yg menjadikan ?

atau mgkin mksd kangmux gini kali :

kalau sdh memandang yg dijadikan
jgn lagi mencari yg menjadikan … ???

Kartika AnnisaMuslima mengatakan...

SALAM
Kepadamu kukirimkan salam terindah.
Salam sejahtera para penghuni surga.
Salam yang harumnya melebihi misik.
Sejuknya melebihi embun pagi.
Salam yang begitu hangat, sehangat sinar matahari di waktu dhuha.
Salam yang suci, sesuci telaga kautsar, salam persaudaraan yang tidak akan pudar di segala musim.
Karena Islam kita bersaudara.

Assalamu'alaikum, semoga keselamatan jasmani dan rohani selalu bersamamu....
warohmatullahi, dan semoga rahmat Allah menyertaimu....
wabarokatuh, dan semoga Allah memberkahimu....

untuk Abah sekeluarga dan semua sahabatku.... ^^

Lazuardi El Rumi mengatakan...

Assalamuallaikum sodaraku terkasih makasih buat kang mux....salam buah abah di pinti.....semog saya di berikan kefahaman ilmu oleh allah lewat kajian nya abah yang di tulis kang mux...

Alam Warda Ritonga mengatakan...

Assalamu alaikum para Muxlimo's Lairer semua..
Semoga kita diberi kemudahan untuk memahami dan mengamalkan
semua ilmu yang diberikan oleh Abah H. Siradj dan Kang Mux..

Absen pagi juga neh... telat lagi..
http://lh6.googleusercontent.com/-OYHOUqlR0EI/UKIzIPCHS_I/AAAAAAAAG_E/q2AcLjgezxY/s18/cenyum.gif

muhammad bachrain mengatakan...

alhamdulillaah.. terima kasih, hari ini dapat bahan renungan baru..

membicarakan tentang " rahasia di antara huruf QOF dan NUN , yang bila di gabung jadi kata KUN ".. banyak yang ingin mengetahui .. namun yang belum jelas bagi saya adalah yang dimaksud dari huruf NUN dan QOF itu pada DIRI kita ini yang mana ?.. mungkin ada yang mau menjelaskan..

Budi Santoso mengatakan...

maaf bro Arie-L...klo menurut ane sudah pas tu,kan sdh ada pendekatan pemahamannya.
klo sdh tau apa yg didlm kamar...klopun pintu kamarnya tertutup kan sdh tau apa isinya jd utk apa lagi cari2 tau lg(mgkn artinya klo kita msh cari2 tau lg kita blm yakin).
Salam.

Saiyo Sakato mengatakan...

Aswrb .. Komendan ... ijin baca .. dan salam hormat utk Abah .. seklg.. tksh .. Wswrb

Alam Warda Ritonga mengatakan...

Setelah saya simak dan cermati..
saya rasan redaksi yang dibuat oleh Kang Mux tu benar kok mas Arie karakter..

"Kalau sudah memandang Yang Menjadikan, jangan lagi mencari Yang Menjadikan. Ibarat kamu membuka kamar di dalamnya ada orang. Walaupun pintu kamar itu ditutup lagi, tetap kamu yakin di dalamnya ada orang."

sederhanan "kalau sudah memandang yang sipembuat rumah, untuk apa mencari-mencarinya lagi."

Allahu A'lam

moerad qrad mengatakan...

nitip absen dulu...nanti di baca :D

bimo seno mengatakan...

Assalamualaikum Sobat semua.....

InsyaAllah inilah tahap awal tujuan seorang murid dalam mengenalNYA

arie Karakter mengatakan...

hehe kang alam dan kang budi … nanti jg kalian tau apa yg saya maksud … bahwa ada yg dijadikan dan ada yg menjadikan … kedua kalimat ini sdh pernah saya bahas sama kang Adam ketika dipontianak …

mksdnya gini kalau sdh memandang yg DIJADIKAN
jgn mencari lagi yg MENJADIKAN …
ckup disadari saja Adanya dan yakinkan bahwa setiap yg Dijadikan psti ada yg menjadikan …

mohon maaf sobat semua saya tdk bs membuka/ menjelaskan apa mksd ABAH tentg YG DIJADIKAN DAN APA YG MENJADIKAN tp saya yakin kangmux tau mksd saya … kan sdh dibahas apa yg ada dicatatan >>>>>> sambil lirik kangmux … hehe ...

Kartika AnnisaMuslima mengatakan...

ckup disadari saja Adanya dan yakinkan
bahwa setiap yg Dijadikan pasti ada yg menjadikan

MUXLIMO mengatakan...

Alaikumsalam wa rahmatullahi wa barakatuh,
mangga lajengkeun, Lur.. siap, insyaAllah kin salam na didugikeun :)

MUXLIMO mengatakan...

Alaikumsalam wa rahmatullahi wa barakatuh, Bang Haji.

MUXLIMO mengatakan...

Alaikumsalam wa rahmatullahi wa barakatuh, Braderrrr Arieeee!! :D
mau tau rahasia Kaf-Nun? :-? mau tau aja apa very mau tau banget sekali pisan? :3:

MUXLIMO mengatakan...

Dicatet :13:

MUXLIMO mengatakan...

Tercatet :13:

MUXLIMO mengatakan...

Alaikumsalam wa rahmatullahi wa barakatuh, Mbakku Sally.. makasih banyak atas doanya.. aamiiin.. semoga Mbak juga senantiasa dalam lindungan dan kasih sayang-Nya di sana. aamiin http://lh4.googleusercontent.com/-suVNZJQsYKI/UNs8eY3Dw0I/AAAAAAAAH8s/fIF6VqYbCfA/s21/aamiiin.png

tetep cemungudh di jalur tauhid ya, Mbaak.. http://lh5.googleusercontent.com/-ACvMINZL0bU/ULpjs5Un44I/AAAAAAAAHf8/OOqMVCUj2zk/s88/allah_bless.gif

MUXLIMO mengatakan...

MasyaAllah... baru bener2 yakin ada yang janggal dengan catatanku, Brad.. sebenernya waktu ngetik ulang sempet kepikiran juga.. tapi dicek lagi di catatan yang tertulis sama2 "Yang Menjadikan".. 8-} bisa jadi ane ngelantur pikiran waktu siang tempo hari didiktein ama Abah. :14:

Udah ane ralat dan nanti mau dikonfirmasi juga ke Abah. Makasih, Brader :21:

MUXLIMO mengatakan...

Makasih, BangBro Alam udah sudi menengahi. :8: secara syariat memang benar begitu, BangBro. Tapi dari tausyiah terakhir Abah rupanya ada "sedikit" perbedaan. Nanti kita bahas lebih lanjut di TKP ya :]

Salam takzim selalu untukmu, BangBro Alam :21:

MUXLIMO mengatakan...

Ajeb, Mbakyu-ku.. pertanda pahaman hakiki sudah dipegang dengan mantep tuh. :8:

Kartika AnnisaMuslima mengatakan...

itu mah penjelasan dari akang Arie nu kasep pisan...(^__^))

MUXLIMO mengatakan...

tabiat dunia boleh membatas
memisah kita mengenai jumpa

tabiat zezarah boleh mendinding
dengannya mata jasad hanya terpandang jerebu hijab

tapi salam dari hati tidak pernah tertanding
tembus menembus melalui hati menuju hati sampai ke hati

wa alaikum salam wa rahmatullahi wa barakatuh
dan semoga keselamatan, rahmat, serta berkah-Nya
selalu terlimpah tanpa batas dengan tempias
atasmu wahai keluargaku dalam iman dalam Islam.
aamiiin :21:

MUXLIMO mengatakan...

Alaikum salam wa rahmatullahi wa barakatuh, Kang Rumi, Saudaraku-Keluargaku di akhirat kelak, insyaAllah.. aamiin..

salam insyaAllah selalu disampaikan. InsyaAllah kefahaman itu sudah di genggaman ya, Kang.. tinggal menunggu karunia ..insyaAllah..aamiin :21:

MUXLIMO mengatakan...

Alaikum salam wa rahmatullahi wa barakatuh, BangBro Alam.. *ketemu lagi hehehe..

aamiin tsumma aamiin BangBro! http://lh4.googleusercontent.com/-suVNZJQsYKI/UNs8eY3Dw0I/AAAAAAAAH8s/fIF6VqYbCfA/s21/aamiiin.png :25:

MUXLIMO mengatakan...

hoho.. saya yakin salah satu atau salah dua sobat sarang yang udah kasyaf bisa menjelaskan ini, Mas.. insyaAllah.. :D

MUXLIMO mengatakan...

Alaikumsalam wa rahmatullahi wa barakatuh, BangBos..
makasih kembali dan salam juga buat keluarga di Palembang ya.. salam to Abah insyaAllah selalu disampaikan bila jumpa :21:

MUXLIMO mengatakan...

:c: tidak menerima titipan tanpa "selipan", Wet :11: :3:

MUXLIMO mengatakan...

Alaikumsalam wa rahmatullahi wa barakatuh, Mas Bimo.. http://lh5.googleusercontent.com/-_zoLovtiL6g/UM26wgL9e4I/AAAAAAAAH34/uyAjyowW2bU/s89/inshallah.gif

Alam Warda Ritonga mengatakan...

Salam takzim juga buat anda Kang Muxlimo http://lh5.googleusercontent.com/-Mx36Nkeb3AI/UFXhjODroRI/AAAAAAAAFv0/a0Xs599J4Sw/h120/sungkem.gif

ditunggu pembahasannya kang..

arie Karakter mengatakan...

Alhamdulillah .. terima kasih mbak kartika ^_^

mgkin biar tmbh ykin saya perjls lagi mksdnya …

kalau sdh dipandangkan wujudNya …
tdk perlu lagi kita mencari2 yg mewujudkannya …
karena yg diwujudkan dan yg mewujudkan sdh ESA
WujudNya aja sdh laisa apalagi yg mewujudkannya terlebih lg laisa … jadi apabila sdh terpandang wujudnya jazamkan dlm hati setiap wujud pasti ada yg mewujudkan.. dan yg mewujudkan ini dipandang dg iman dan keyakinan yg kuat.. jgn dicari2 lagi karena mmg tdk ada tafsirnya.. cukup disadari saja ADA NYA …

ini pemahaman saya tp tetap kita tunggu konfirmasi dari Abah ^_^

Alam Warda Ritonga mengatakan...

terimakasih atas penjelasannya mas Arie Karakter..
Alhamdulillah semakin faham saya.. :8:

tapi masih ada yang tersembunyi kayaknya.. he..he..he..
mohon dijabarkan di TKP mas Ari :24:

Djunaedi Miradz mengatakan...

Alaikumsalam wa rahmatullahi wa barakatuh

Hadir Kang Mux tapi jangan dicatat.....siapa sudah merasa pasti mengetahui.....
materinya semakin kemari semakin dalam.. insya Allah hanya dgn karunia Nya ,DIA akan Memberikan "Paham" kpd kita semua sebagai murid Abah /dan ass Kang Mux, [bila berusaha sekuat mungkin untuk mencari DIA sehingga kita menemui NYA....]

Bayu Perdana mengatakan...

Aamiin

Arie Yanharpun mengatakan...

InsyaAllah inilah tahap awal tujuan seorang murid dalam mengenalNYA

Mas Bimo n Kg Mux,....barti msih ada lgi yg diatas itu..
maap klo slah Brad berdua......diatas wali, nabi kali ya...

:D

Bayu Perdana mengatakan...

Pengingatan itu Nur, Nur itu Cahaya Tuhan, sedangkan Tuhan tertabiri oleh Cahaya Nya. Berarti Pengingatan ini adalah tabir makanya di suruh di DIAM kan biar keliatan yang di tabiri. Habisnya pengingatan dan kata kata itu adalah perasaan, sedangkan perasaan itu Zat.

Allah bersembunyi antara Zat dan Sifat.

Apakah maksudnya asahlah 'perasaan' dari proses DIAM ini sampai 'dia' dapat MERAJA di kehidupan kita baru si 'dia' ini lah yang di suruh melihat semua sifat sifat itu maka barulah kita tahu Allah.

Apakah gitu maksudnya ya Akang Mux

Saiyo Sakato mengatakan...

Alhamdulillah .. Tksh Komendan .. sukses dan slalu dlm lindunganNYA .. tetep istiqomah .. "Pendekar Tauhid" .. . Salam hormat buat Abah Guru ... dan klg , teriring salam rindu buat Kak Machmud dan klg . Dulur2 smuanya .. amalkan ilmu ini .. berkasih sayanglah ..

MUXLIMO mengatakan...

Alhamdulillah aamiin http://lh4.googleusercontent.com/-suVNZJQsYKI/UNs8eY3Dw0I/AAAAAAAAH8s/fIF6VqYbCfA/s21/aamiiin.png ..makasih kembali, BangBos.. saya doakan juga semoga Allah limpahkan segala karunia dan kebaikan atas Abang dan keluarga di sana. aamiiiin http://lh4.googleusercontent.com/-suVNZJQsYKI/UNs8eY3Dw0I/AAAAAAAAH8s/fIF6VqYbCfA/s21/aamiiin.png

MUXLIMO mengatakan...

Alhamdulillah, bener banget tuh, Bang Djunaedi Miradj :8: :21:

MUXLIMO mengatakan...

Maksudnya yang di atas "itu" .. mengacu ke mana, Kang? :10:
tapi bener kok, umat Muhammad itu semuanya diharapkan jadi khalifah di muka bumi. Karena pintu kenabian tertutup sudah, jatahnya ya jadi wali Allah = orang2 yang disayang Allah. semoga..aamiiin http://lh4.googleusercontent.com/-suVNZJQsYKI/UNs8eY3Dw0I/AAAAAAAAH8s/fIF6VqYbCfA/s21/aamiiin.png

MUXLIMO mengatakan...

Ajeb! insyaAllah demikian, Kang.. :8:

ahmad batuah mengatakan...

Salam'alaikum kang mux & sobat sarang semuanya
Kalau ngliat judulnya ttg ka'bah pus at alam semesta kyaknya blm ada penjelasannya kang mux. Atw mgkn ada yg tersirat Dr penjelasan datas?
Mohon penjelasanya kang mux atw sobat sarang yg laen.
Tq sblm nya

Juragan Asep mengatakan...

Salam'alaikum Abah Siradj, kang mux & sobat sarang semuanya. Damai hatiku saat membaca komen dari sobat sarang, damai selalu untuk kita semua amiiin.

budi bonek mengatakan...

Salam'alaikum kang mux & sobat sarang semuanya,ijin menyimak kang mux,

ifan sofyana mengatakan...

Assalamualaikum... hadir euy...kang ada sequelnya kan... mudah2an ada penjelasannya apa itu di antara qaf dan nun...please...:D

Devi hendra mengatakan...

Assalamuakum. Salam kenal bang muxlimo saya hendra dari bogor. Dan ingin gabung nich. MantAp abis kaji dirinya

Devi hendra mengatakan...

Assalamualaikum. Bang muxlimo saya udah berapa hari baca artikel muxlimo dan menanbah ilmu tauhid saya. Saya baru pemula bang nanya belehkan. Sy dulu pernah bljr ini tp sayang saya belum sampai ke tujuan. Karna guru saya sdh meningaal Maka sy mintak bimbinan bang terutama masalah diam. Dan sedikit sekali yang saya pahami waktu belajar dulu. Cuman guru saya bilang dimanapun berada jangan lupa allah allah biar di wc sekalipun tapi allah nya tidak berhuruf dan bersuara. Tapi saya bingung saya latihan diam muhamad terus menyebut allah. Allah ngak bisa diam gimana tu bang

niran azza mengatakan...

salam alaikum ,. :D

arie Karakter mengatakan...

Alaikum salam warohmatullah .. salam kenal salam persaudaraan, Devi hendra bs diperjelas mksd kalimat kmu dibawah ini : insya Allah bs dibantu jwbnya …

Tapi saya bingung saya
latihan diam muhamad terus menyebut allah.
Allah ngak bisa diam gimana tu bang

MUXLIMO mengatakan...

Alaikumsalam wa rahmatullahi wa barakatuh, Bang Ahmad..
Wah ternyata Abang yang paling cermat soal postingan ini, hehehe. :8:

Benar, Bang.. sudah sejak 1978 diketahui bahwa Ka`bah itu adalah pusat bumi.
http://lh3.googleusercontent.com/-aT_eTVkZXlk/UUnnBF2dW1I/AAAAAAAAKO8/5ML4qsYSqN4/s598/kaabah-pusat-dunia.jpg

Nah, yang mungkin belum banyak orang tahu.. sebenarnya Ka`bah ini juga adalah pusat Maharuang alias pusat semesta alam ini. Dan kalau teman-teman yang sudah meyakini bahwa Ruh Qudus itu letaknya ada jasad itu di pusat [pusar], ayat berikut ini mungkin cukup mengejutkan.

Allah telah menjadikan Ka’bah, rumah suci itu sebagai pusat bagi manusia.... [Q.S. Al-Maidah:97] :]

Fakta bahwa benarlah Ruh Qudus itu yang mengendalikan segala-galanya kita [al-Maidah:110], terbukti secara ilmiah dalam fisiologi syaraf manusia. Ternyata sumber segala gerak manusia itu dari pusat. [Ke depannya insyaAllah kami uraikan lebih detail]

MUXLIMO mengatakan...

Alaikumsalam wa rahmatullahi wa barakatuh, Agan Asep.. :D Alhamdulillaah.. http://lh5.googleusercontent.com/-ACvMINZL0bU/ULpjs5Un44I/AAAAAAAAHf8/OOqMVCUj2zk/s88/allah_bless.gif

MUXLIMO mengatakan...

Alaikumsalam wa rahmatullahi wa barakatuh, Mas Budi.. silakan dilanjut, Mas.. :D

MUXLIMO mengatakan...

Alaikumsalam wa rahmatullahi wa barakatuh, Kang Dulur..
sequelnya ya? :-? hmm.. dipertimbangkan deh.. :3:

MUXLIMO mengatakan...

Alaikumsalam wa rahmatullahi wa barakatuh, Mas Devi.. selamat bergabung.. moga betah ya main di mari.. :25:

MUXLIMO mengatakan...

Alaikumsalam wa rahmatullahi wa barakatuh, Mas Hendra dan Brad Arie..
Wah, memang bahasa hakiki itu simpel, tapi rumit ya.. 8-}

*kebetulan baru ada pembahasan yang mirip kemaren2 dari Abah, mungkin yang dimaksud "Muhammad diam, terus menyebut Allah; dan Allah gak bisa diam" itu mengacu pada hadis qudsy "Kif yaa Muhammad, Ana Rabbaka yushalli" <-- ini memang dalam shalat, tapi di dalam dan di luar shalat pun 'kan ruqun qalbi [tafakur hakiki atau "diam-sadar"] itu tetap dianjurkan untuk diamalkan.

"Kalau pikiran dan perasaan diam; maha Ruh Qudus [Hakikat Muhammad; Allah] juga yang "sibuk" bekerja. Allahua'lam.

MUXLIMO mengatakan...

http://lh5.googleusercontent.com/-NyfcNUQUYYA/ULpkRODStNI/AAAAAAAAHmA/pS9ZZXWpcWU/s74/wsalam.gif

arie Karakter mengatakan...

yups terima ksh kang mux... hehe..
saya cm bingung dg pertanyaan mas devi hendra..
maksudnya muhammad trs menyebut Allah
Allah gk bs Diam …

jd yg dimksd mas devi hendra itu muhammad yg mana?
Allah gk bs Diam itu gimana mksdnya... ?

itu kang mux yg saya minta perjelas pertanyaan mas devi hendra …

eehh tau2 nya akang yg menguraikan ... xixixiixiixix

arie Karakter mengatakan...

yups benar sekali kang... dan saya pernah dgr bahwa Radiasi cahaya diatas KA'BAH sebagai pusat dibumi tersebut terhubung ke akhirat pusat alam semesta ..

Allahu'alam

MUXLIMO mengatakan...

wkwkwkk itu juga baru "perkiraan", Brad.. mudah2an yang ditanyakan Mas Devi memang seperti itu... :D

MUXLIMO mengatakan...

Iya, Brad.. kononnya tegak lurus dengan Baitul Makmur ya.. Allahua'lam.

ahmad batuah mengatakan...

He...3x, tq kang. D tgg posting an slanjutnya aja dg Sabar.
Oya kang, klu ngirim email k kang mux kmn ya? Soalnya kmrn2 ngirim k muxlimo@yahoo.com ga' terbaca kata kang mux.
Tq maps arie at as infonya.
Pa kabar mas arie? Klu game salah maps arie ikut k ponti kmrn kan?
Bagi 2 ceritanya dong.

MUXLIMO mengatakan...

Alhamdulillah akhirnya bisa mosting juga ni, Bang.. http://lh6.googleusercontent.com/-_vAE_QUd-sI/UKEGVk4CVWI/AAAAAAAAGyk/66iUktdc1IY/s100/gulitik.gif hehehe.

oh? tempo hari kirim email ya? maaf kalau belum sempat dibalas ya, Bang.. mohon maklum.. "ribet sana-sini" nih.. :5: alamat emailnya masih yang itu kok :D

Devi hendra mengatakan...

Benar sekali bang mus bang bran maksunya itu• karna allah telah nenyebut dirinya sendiri. Karna muhamad sudah esa telah karam pada allah.

Devi hendra mengatakan...

Mas ari yang saya maksd muhamad yang batin karna muhammaad ini telah diam. Dia menyaksikan yang punya nama menyebut namanya sendiri. Muhamad Yang dikatan hidup untuk dunia dan akhirat. Karna dialah yang awal dan yang akhir semg saya ngak salah.

Si Arnol mengatakan...

Salam alaikum kang.

Belum faham nih. bumi kan berotasi dan jg mengorbit matahari. matahari mengorbit pusat galaksi bima sakti.
kalau ka'bah pusat maha ruang, brarti pusatnya berpindah2 dong kang? gak tetap ditempat. :10:

ai-specsphone mengatakan...

Numpang nyimak... pengen tau juga tentang ini.. salam dari Pekanbaru-Riau

MUXLIMO mengatakan...

Silakan,Bang.. salam balik dari Pontianak, Kalbar, Bang.. :)

Nopi Ajja mengatakan...

http://ourworlds393.blogspot.com/2013/07/rahasia-kabah_9.html?m=1

 

Ikuti kabar terbaru via e-mail

Barangsiapa menghendaki kebaikan bagi dirinya, niscaya dia mengambil jalan kepada Tuhannya. (Q.S. Al-Insan:29)

Copyright © Pusaka Madinah| Peta Situs | Designed by Templateism