Dalil Sifat 20 | Kitab Nurul Jalaal Fii Makrifatil Ilaahi Dzul Jalaal ~ Pusaka Madinah

burnzone

AD (728x60)

Dalil Sifat 20 | Kitab Nurul Jalaal Fii Makrifatil Ilaahi Dzul Jalaal

"Sampaikan dariku walau satu ayat." [H.R. Bukhari]

Performa dan tampilan terbaik laman ini pada peramban Microsoft Edge. Khusus pengguna perangkat mobile: Apabila ada artikel yang tampilannya terpotong, silakan baca dalam mode landscape. Apabila masih terpotong, artinya artikel tersebut hanya nyaman dibaca via laptop atau PC.
landscape mode.
Perincian tentang Dua Puluh Sifat Allah berdasarkan Kitab Nurul Jalaal fii Makrifatil Ilahi Dzul Jalaal yang selesai disusun pada 1346 H oleh Syaikh Asahan, Imam Besar Masjidil Haram untuk bidang Tauhid. Jangan salah paham tentang Sifat 20 ini, bukan berarti Sifat Tuhan itu hanya 20 saja. Sifat Tuhan tidak terhingga banyaknya, tetapi cukup dengan mengetahui 20 Sifat yang ada disebutkan di dalam Quran itu dapatlah kita mengenal Allah. Mana Sifat-Sifat Allah yang ada dalam Quran itu?
  1. Sifat Wujud: dalilnya Q.S. As-Sajadah: 4;
  2. Sifat Qidam: dalilnya Q.S. Al-Hadid: 3;
  3. Sifat Baqa: dalilnya Q.S. Al-Qashash: 88;
  4. Sifat Mukhalafah: dalilnya Q.S. As-Syu`ara: 11;
  5. Sifat Qiyamuhu: dalilnya Q.S. Muhammad: 38;
  6. Sifat Wahdaniah: dalilnya Q.S. Al-Ikhlas: 1;
  7. Sifat Qudrat: dalilnya Q.S. Al-Baqarah: 109;
  8. Sifat Iradat: dalilnya Q.S. Yasin: 82;
  9. Sifat Ilmu: dalilnya Q.S. Al-Mujadalah: 7;
  10. Sifat Hayat: dalilnya Q.S. Al-Baqarah: 255;
  11. Sifat Sama`: dalilnya Q.S. An-Nisa: 148;
  12. Sifat Bashar: dalilnya Q.S. Al-Hajj: 75;
  13. Sifat Kalam: dalilnya Q.S. An-Nisa: 164;
  14. Sifat Qadirun: dalilnya sama dengan Sifat Qudrat;
  15. Sifat Muridun: dalilnya sama dengan Sifat Iradat;
  16. Sifat `Alimun: dalilnya sama dengan Sifat Ilmu;
  17. Sifat Hayyun: dalilnya sama dengan Sifat Hayat;
  18. Sifat Sami`un: dalilnya sama dengan Sifat Sama`;
  19. Sifat Bashirun: dalilnya sama dengan Sifat Bashar;
  20. Sifat Mutakalimun: dalilnya sama dengan Sifat Kalam.

Kedua puluh Sifat Wajib itu di dalamnya terkandung bermacam-macam Nama,
1. Dinamai Sifat Kamalat atau Kemuliaan Tuhan. Sekaian Sifat 20 itulah dinamai Sifat Kamalat.
2. Dinamai Sifat Hal Nafsiyah, yaitu tentan Diri. Dalam Sifat Nafsiyah ini hanya Sifat Wujud saja. Selain dari Sifat Wujud, tidak ada.
3. Sifat Salbiyah, yang termasuk Sifat Salbiyah ini hanya lima, yakni
  1. Qidam,  
  2. Baqa,  
  3. Mukhalafah,  
  4. Qiyamuhu,  
  5. Wahdaniyah.

4. Sifat Ma`ani, yang termasuk Sifat Ma`ani ada tujuh, yakni
  1. Qudrat, 
  2. Iradat, 
  3. Ilmu, 
  4. Hayat, 
  5. Sama`,  
  6. Bashar, 
  7. Kalam.


Sifat Maknawiyah ada 7, yakni
  1. Qadirun;
  2. Muridun;
  3. `Alimun;
  4. Hayyun;
  5. Sami`un;
  6. Basihrun;
  7. Mutakalimun.


Sifat Idrak, artinya Mengetahui
  1. Ilmu
  2. Sama
  3. Bashar


Sifat Ta`sir
  1. Qudrat;
  2. Iradat;
  3. Ilmu;
  4. Hayat.


Sifat Istirna, artinya Kaya, yang tergolon sifat ini ada 11, yakni
  1. Wujud;
  2. Qidam;
  3. Baqa;
  4. Mukhalafah;
  5. Qiyamuhu;
  6. Sama`;
  7. Bashar;
  8. Kalam;
  9. Sami`un
  10. Bashirun
  11. Mutakalimun


Sifat Kaya-nya Allah tidak ada berhajat kepada makhluk dan tidak berkeperluan kepada apa pun. Kamu taat, Allah tidak beruntung; kamu tidak taat, Allah tidak merugi karena Tuhan bersifat Kaya, tidak bersifat kekurangan. Karena Tuhan Kaya, Dia tidak mengambil faidah atas taatnya makhluk dan tidak juga menjadi kerugian atas tidak taatnya makhluk. Baik yang dikerjakan makhluk, baik juga yang didapatnya. Buruk yang dikerjakan makhluk, buruk juga yang didapatnya.

Sifat Iftikhar artinya Sifat Dibutuhkan. Maksudnya berkehendak dan berhajat sekalian makhluk kepada Tuhan. Sifat ini dinamai Sifat Iftikhar karena baharu alam berkeperluan kepada Tuhan. Dari sifat ini kita mengetahui bahwa Tuhan itu tidak ada berhajat kepada makhluk. Sebaliknya, makhluk berkeperluan kepada Tuhan.
  1. Wahdaniyah;
  2. Qudrat;
  3. Iradat;
  4. Ilmu;
  5. Hayat;
  6. Qadirun`;
  7. Muridun;
  8. `Alimun;
  9. Hayyun



Perlu juga kita mengetahui yang harus pada Zat Allah Swt. Hanya satu macam yang harus pada Zat Allah itu, yakni Tuhan mungkin menjadikan atau mungkin juga tidak menjadikan. Tuhan boleh meng-ada-kan, boleh juga tidak meng-ada-kan. Arti meniadakan juga berarti menghabiskan atau membinasakan.

Segala yang belum di-ada-kan Tuhan, itulah yang disebut harus. Seperti kita sekarang ini, sebelum kita ada bernama mungkin yang belum ada. Maka Tuhan mengadakan kita. Tuhan meng-ada-kan kita ini namanya Tuhan meng-ada-kan yang mungkin. Jadi hukumnya harus bagi Tuhan, bukan wajib. Kita boleh di-ada-kan Tuhan dan boleh juga tidak di-ada-kan Tuhan.

Bukan ibu-bapak yang membuat kita ada karena Nabi Adam a.s. tidak ada ibu-bapaknya. Siti Hawa tidak ada ibunya, Nabi Isa a.s. tidak ada bapaknya.

Ada juga orang bersuami-istri bertahun-tahun tidak mempunyai anak. Ada juga orang bersuami-istri mempunyai anak. Namun, anaknya itu dijadikan oleh Tuhan, bukan oleh suami-istri tadi karena banyak juga anak yang lahir dalam keadaan yang tidak diinginkan oleh ibu-bapaknya, seperti terlahir cacat atau buruk rupa. Anak yang cacat atau buruk itu, ibu-bapaknya tidak bisa menggantikan atau tidak bisa mencari gantinya. Kalau anak-anak yang dilahirkan itu karena kemauan ibu-bapaknya, pasti semua anak di dunia ini terlahir normal dan cantik-cantik-tampan-tampan; tidak ada yang cacat atau buruk rupa. Inilah nyata bahwa menjadikan itu bagi Tuhan sifatnya harus/boleh jadi, bukan wajib.


Kemauan kita dengan kemauan Tuhan tidak bisa sama. Kalau kita ikut nafsu kita, itulah li nafsu. Ikutlah kemauan Tuhan, maka disukai Tuhan: tepat waktu. Kalau kemauan kita kita bawa di dalam ibadah, dikatakan niat tidak ikhlas karena kemauan kita li nafsu. Nafsunya yang beribadah.

Ibadah yang seperti itulah yang dipukulkan kembali pada diri orang yang beribadah itu. Karena dia beribadah secara li nafsu, bukan lillahi ta`ala. Padahal setiap lilllahi ta`ala musti billahi ta`ala. Kalau sudah lillahi ta`ala, tidak ada campur nafsu lagi. Jangan dikira yang disebut ibadah itu tidak bisa membinasakan diri kita sendiri.


Beginilah halusnya tauhid dalam menilai lillahi ta`ala. Ibadah yang disukai Tuhan: tepat waktu. Kalau sudah masuk waktu lalu masih "sebentar lagi-sebentar lagi", itu kalau kemudian dia beribadah sudah dengan niat yang tidak ikhlas. Ada juga yang ujung-ujungnya malah tidak jadi beribadah. Ayolah, kita ubah cara-cara seperti ini. Jangan dibiasakan. Bikin gemuk setan saja.


Padahal setiap lilllahi ta`ala musti billahi ta`ala.


— Syaikh Siradj —





Dalil Sifat 20

Dalil Sifat 20 | Kitab Nurul Jalaal Fii Makrifatil Ilaahi Dzul Jalaal
Adam Troy Effendy
By Pusaka Madinah
Published: 2013-04-26T05:11:00+07:00
Dalil Sifat 20 | Kitab Nurul Jalaal Fii Makrifatil Ilaahi Dzul Jalaal
5 411 reviews
Buku ISuS

Buku Ilmu Sedikit untuk Segala²nya

Sudah terbit buku untuk memudahkan Ikhwan/Akhwat memahami kajian tauhid hakiki yang termuat di situs ini secara lebih tersusun dari anak tangga pemahaman Islam yang paling dasar. Ikhwan yang berminat memiliki buku ini dapat menghubungi penerbitnya langsung di www.midaslearning.co.id

  • Untuk mengetahui seluk-beluk buku lebih komprehensif, lengkap dengan uraian per bab dan video garis besar kajian buku, silakan kunjungi landing page rekanan resmi kami di: www.bukutauhidhakiki.com
  • Untuk memesan buku dari rekanan resmi yang terdekat dengan kota Ikhwan/Akhwat, silakan kunjungi tautan ini: "Kami di Kota Anda".
"Sampaikan dariku walau satu ayat." [H.R. Bukhari]
Tags: , , ,
admin Pusaka Madinah

Pusaka Madinah adalah sebutan untuk ilmu, amal, dan muanayah tauhid hakiki bagi kalangan khawwas al khawwas yang disampaikan oleh Mursyid, K.H. Undang bin K.H. Sirad bin K.H. Yahya dengan sanad aly sebagai berikut: (1) Nabi Muhammad Rasulullah Saw., (2) Nabi Khidir a.s., (3) Abdul Aziz ad-Dabarq, (4) Abdul Wahab an-Nazi, (5) Ahmad bin Idris, (6) Muhammad Sanusi, (7) Muhammad Mahdi, dan (8) Muhammad Idris.

48 komentar:

Budi Santoso mengatakan...

Salam 'alaikum....
PERTAMAX....

UWAIYS AL QARANI mengatakan...

asskum...juragan ko msh sepi..kopi nya dunk

banyu urip mengatakan...

salam alaikum,kangmux dan sobat sarang semua.kalau tidak salah dipostingan yang lalu disebutkan bahwa sifat 20 ini disematkan juga dalam diri manusia,ya kang...jadi perlu disadari aja atau gmana kang?

Juragan Asep mengatakan...

Salam Alaikum sobat sarang, silahkan juragan-juragan ngupi dulu ~O) ~O) ~O) saya mau nyimak :7: rajanya raja.
Hatur nuhun ka sadayana

Djunaedi Miradz mengatakan...

Asalamualaikum warohmatullah wabarokatuuh ,Abah Siradj,kang Mux n Sobat sarang semua siaaap hadir selalu.....

Bang Arbi mengatakan...

Alhamdulillah... Assalamu alaikum braders n sisters. kyknya pernah denger ini postingan. dimana yaa hehehe

Bang Arbi mengatakan...

bagaimana membedakan lillahi dengan li nafs? --> segera ikuti perintahnya, jangan ditunda2
(walaupun akhirnya dikerjakan juga siiih, tp itu bukan krn Allah lg tapi sudah krn nafsu. krn nafsu yg menentukan kapan waktunya, bukan DIA)

ZUHRYS mengatakan...

Nyimax ajah & ~O)~O)~O)~O)~O)~O)~O)~O)~O)~O)~O)~O)~O)~O)~O)~O)~O)~O)~O)~O)

Arie Al Sumaterani mengatakan...

Salam Alaikum... kang budi, mas bro uwaiys, kang banyu, kang juragan, kang juned, dan bang arbi , kang zuhri serta buat sobat sarang semuanya …

Salam hormat buat Abah Siradj
Salam Tauhid buat akang mux sparrow...

Bang Arbi mengatakan...

Alaikum salam brad +arie :)

ZUHRYS mengatakan...

alaikum salam kang +ari Karakter.. eh udh ganti ya.. kang +ari sumaterani-Indonesiani. :D

Bang Arbi mengatakan...

kupinya bang zuhry banyak banget nih, kalau ane culik satu cangkir kira2 orangnya tahu gak yaa? http://lh3.googleusercontent.com/-RSZDHWEaMec/UFXdQAyZVmI/AAAAAAAAFvE/iO009iL0aPY/h120/kicik-kicik.gif hihihi

Alam Warda Ritonga mengatakan...

Assalamu alaikum sobat sarang semua..
Absen dulu ya sobat2 ku..

ZUHRYS mengatakan...

[pura2 ga tahu ah]:-" :-" :15:

Juragan Asep mengatakan...

Alaikum salam Kang Arie :21:

Juragan Asep mengatakan...

Saya juga Kang Zuhry ambil dua ~O) ~O)

ZUHRYS mengatakan...

Ayo sapa lagi,.. mumpung hari ini gratis,. besok bayar lo.. :D :D

Budi Santoso mengatakan...

'Alaikum salam kang arie...

Anonim mengatakan...

Assalmualikum sobat sarang semua. Dari allah dengan allah dan untuk allah. Absen dulu.

yatz azzah mengatakan...

Asalamualaikum warohmatullah wabarokatuuh...
trimakasih bang muxl sangat bermanfaat... seperti definisi dari RIA
"mengerjakan sesuatu karena ingin diliat orang adalah RIA,,meninggalkan sesuatu pekerjaan karena takut disebut RIA adalah RIA"....salam Ukhuwah buat rekan-rekan semua,,,


M' azmi mengatakan...

Wa'alaikum salam Bang Arbi
Salam kenal from Banjarmasin B-)

Bang Arbi mengatakan...

Banjarmasinnya di mana brad +azmi? :)

M' azmi mengatakan...

Tepatnya di kuin selatan Bang :D
Pernah main ke Banjar bang ?

Bang Arbi mengatakan...

pernah dong. tapi sudah lawas banar ulun kada ke banjar, gawian ulun wayah ini di Batam pang. wkwkwk :)

SAIYOSAKATO SS mengatakan...

Aswrb .. Komendan Densus ... , Sy slalu hadir .. n nyimak terusss .. Ada dimana2 tp tidak kemana2 .. Sy rasa itu saja dulu surat dari saya .. nanti kalo sdh nyampe harap dibls .. 4x4=16 ..sempat tidak sempat harap dibls .. perangko sdh terlampir ,, dan teiring salam dng segenap rasa buat Abah ..seklg .. Tksh nian .. Wswrb

SAIYOSAKATO SS mengatakan...

lupoo ... dan salam sayang dng penuh rasa cinta buat dulur2ku di sini ... sehat galoo yooo ... Alhamdulillah ...

M' azmi mengatakan...

Wkwkwk =))
Saya prnh baca komen bang Arbi di blog ini kalau bang Arbi prnh belajar tauhid juga di Banjar, btw guru Tauhid Bang Arbi itu siapa n dmn alamatnya? :D

Ario Antoko mengatakan...

mas muxlimo, kalau mau jujur aku sedang belajar menjadi muslim yang lurus

dan cenderung tak suka dengan perdebatan yang berujung dengan 2 kata ini: "Kafir dan Wahabi"

karena itu bergaul dengan komunitas muslim dengan latar belakang "mazhab" yang berbeda-beda aku cenderung tak tertarik ketika "mereka" sedang "perang"

aku memutuskan untuk mencoba menahan diri dan sabar

Bang Arbi mengatakan...

Kalau begitu teruslah belajar bro. Maka kamu akan mengetahui kapan melepas, kapan menahan. kepada siapa melepas, kepada siapa menahan.

Bang Arbi mengatakan...

Alhamdulillah sehat bangboosss :) kiranya begitu pula lah bangbos sekeluarga di Palembang sana.

Bang Arbi mengatakan...

mun bujur pian pernah baca komen ulun , aspti pian tahu siapa sidin n dimana pulang rumah sidin :) kada perlu ulun jawab lah. hahaha

M' azmi mengatakan...

Abah Tabelo di KM.5, tapi dimananya ulun kada tahu :D
Kawa lah ulun umpat belajar jua ke rumah sidin, sedangkan ulun belum kenal sidin :)

Bang Arbi mengatakan...

i-ih...bujur kawan ai. datangi ja rumah sidin. kada pa pa jua. nama sidin abdul hadad. mun kada salah di komen itu ada nang mambari tahu dimana tepatnya rumah sidin. sidin tu orangnya baiiiik banar. nyaman jua diskusi lawan sidin. baiknya ke rumah sidin habis zuhur lah atau habis maghrib. sampaiakan salam sayang ulun lawan sidin. :)

M' azmi mengatakan...

Siip brad :8:

Apa alasan ulun yg pas mun bertamu ke rumah sidin. Pian yang pernah pengalaman tolong arahkan ulun
Insya Allah ulun sampaikan :)

Bang Arbi mengatakan...

kada usah beralasan. silaturahmi ja. handak beralasan nang kaya apa pulang kawan ai. anggap sidin itu kwitan kita. :)

niran azza mengatakan...

salam alaikum.. Salam hormat bwt smua shabat sarang..kang mux dn tak lupa Abah Siradj.. Ijin nyimak truz..

Ahsani Fatih mengatakan...

Salam Alaikum,
monggo ada kupi bwt smua yg ada disini
~O) ~O) ~O) ~O) ~O) ~O) ~O) ~O) ~O) ~O) ~O) ~O) ~O) ~O) ~O) ~O) ~O) ~O)
ama bakso, masih panas...
b-( b-( b-( b-( b-( b-( b-( b-( b-( b-( b-( b-( b-( b-( b-(
biar lebih afdhol saya mulai lagi dari awal aja, ...

MUXLIMO mengatakan...

Alaikumsalam wa rahmatullahi wa barakatuh, Mas Banyu.. yang lebih tepat.. sifat 20 itu semua berdiri pada Zat.. dan Zat itu ada pada kita. :D

M' azmi mengatakan...

Assalamu'alaikum sobat Tauhid :)
Saya cuma mau share link : alhikam0.tripod.com
Isinya kajian dan uraian kitab Alhikam karangan syeh ibnu 'athoillah.
Mungkin semua sdh pada tau, tapi ga ada salahnya saya berbagi buat panduan perjalanan tauhid kita :D

Dy Zach Manaha mengatakan...

Assalaumalaikum...

Blog ini bagi saya luar biasa, "kesengajaan" dari yang Maha Mengetahui dan yang Maha Berkehendak untuk kemudian menuntun saya menemukan link ini... Subhanallah...

Sedikit koreksi saja mas bro, untuk Surah Muhammad terdiri dari 38 Ayat, mungkin yang dimaksud di atas adalah Ayat ke 38...

---->>>> "Sifat Qiyamuhu: dalilnya Q.S. Muhammad: 88;"


Salam jua gasan buhan Banjar yang mengunjungi blog ini... ;)

MUXLIMO mengatakan...

Alaikumsalam wa rahmatullahi wa barakatuh, Mas Dy Zach..
Alhamdulillah kalau penyampaian di sini berterima.

oya yua.. aduh parah.. makasih atas info koreksinya, Mas :21:
segera diperbaiki.

muhammad afdal mengatakan...

Assalaumalaikum... kang Mux..

MUXLIMO mengatakan...

alaikumsalam wa rahmatullahi wa barakatuh, Mas Afdal.. alhamdulillah.. ketemu lagi nih :D

PUTERA LAUT SUMATERA TIMUR mengatakan...

ASSALAMUALAIKUM WW SAHABAT SARANG SEMUA.
POSTING INI CUKUP BANYAK POIN2NYA, ANTARA LAIN SBB :
-PERBUATAN YG IKHLAS LILLAHI TAALA ITU PUNYA NILAI IBADAH.
-IBADAH YG LILLAHI TAALA ITU KARENA ALLAH TA’ALA SEMATA2 BUKAN KARENA
LAINNYA ( BUKAN KARENA KEMAUAN MAKHLUK ).
-IBADAH YG LILLAHI TA’ALA ITU HARUS SESUAI DENGAN KEMAUAN ALLAH SWT
MAKA PASTI DISUKAI ALLAH SWT….CONTOHNYA SEPERTI IBADAH SHOLAT YG DISUKAI
ALLAH SWT ADALAH YG TEPAT WAKTU.
-DI LUAR ITU ADALAH IBADAH YG MENGIKUTI KEMAUAN NAFSU ATAU BERCAMPUR
DENGAN KEMAUAN NAFSU.…LI NAFSU ). PADAHAL IBADAH YG LILLAHI TA’ALA ITU
MUSTI BILLAHI TA’ALA ( BESERTA ALLAH TA’ALA ). IBADAH YG LI NAFSU TSB BISA
MEMBINASAKAN DIRI ORANG YBS.
SMG KITA STEP BY STEP BISA MENGAMALKAN DGN BAIK APA2 YG TELAH DISAMPAIKAN
OLEH ABAH & BANG MUX…..AAMIIN YRA.

Muaz Elhaaj mengatakan...

Intinya jika manusia masih merasa memiliki sifat-sifat tersebut maka seLama ituLah dia belum esa dengan Tuhannya. jika dia sudah merasa bahwa dia tidak memiliki sifat apapun pada dirinya maka sesungguhnya dia teLah esa dengan Tuhannya. mungkin begitu yaaa Kang Mux. :D
tolong dikoreksi juga kalo saLah.

Bang Arbi mengatakan...

:8: mantap brad. memang begitulah adanya. Semua sifat itu "dipulangkan" kepada yang Haq-nya artinya "sadari" lah bahwa yg bersifat itu Allah, bukan kita. lah kitanya mana? yang dikatakan ESA itu Allah saja ADA. jangan tanya2 lagi kitanya mana? jalani saja Allah saja ADA yg bersifat 20 dan bahkan lebih.

Masykur Sahlan mengatakan...

Assalamu'alaikum bang Muxlimo, salam kenal dan salam belajar bersama, saya mau bertanya.... ada tertulis di beberapa buku, katanya itu adalah ajaran tauhid syekh siti jenar, tertulis bahwa sifat 20 itu selain diatributkan kepada Allah juga dimiliki oleh manusia/manusia sempurna-insan kamil, bagaimana kira-kira perwujudan sifat 20 itu dalam diri manusia?, ada juga yang mengatakan bahwa sifat 20 itulah sebagai asal muasal kejadian manusia.... terimakasih sebelumnya. jangan lupa bang permintaan pertemanan saya belum ditanggapi.

MUXLIMO mengatakan...

Alaikumsalam wa rahmatullahi wa barakatuh, Bang Masykur.. mohon maaf telat banget nih balas komentar Abang di sini, tapi di pesbuk kita udah berteman ya, hehehe.
Sebenarnya bukan hanya Syaikh Abdul Jalil [Syaikh Siti Jenar] yang memakai pengajaran Sifat 20 ini, Bang. Setiap muwwahid sejak masa lalu selalu mengajarkan ini sebagai pendahuluan pengajaran tauhid.

Perwujudan Sifat 20 pada kita, manusia, adalah adanya Ruh [Qudus] yang menjadikan kekuatan hidup bagi [Al-Insan:1, Al-Hijr:28-30, Shaad:72, Al-A`raaf:172, dan Al-Maidah:110]
Jasad kita ini kalau tidak ada ruh, sama dengan benda mati. Adapun yang membedakan ruh manusia dengan makhluk lainnya: ruh yang ada pada manusia itu Ruh Qudus <--- makhluk Allah lainnya tidak punya ini. Itulah sebab keturunan Adam a.s. itu makhluk paling dimuliakan Allah. Demikian kira-kira, Bang Masykur :)

 

Ikuti kabar terbaru via e-mail

Barangsiapa menghendaki kebaikan bagi dirinya, niscaya dia mengambil jalan kepada Tuhannya. (Q.S. Al-Insan:29)

Copyright © Pusaka Madinah| Peta Situs | Designed by Templateism