Definisi Hati dan Muhammad Nawi ~ Pusaka Madinah

burnzone

AD (728x60)

Definisi Hati dan Muhammad Nawi

"Sampaikan dariku walau satu ayat." [H.R. Bukhari]

Performa dan tampilan terbaik laman ini pada peramban Microsoft Edge. Khusus pengguna perangkat mobile: Apabila ada artikel yang tampilannya terpotong, silakan baca dalam mode landscape. Apabila masih terpotong, artinya artikel tersebut hanya nyaman dibaca via laptop atau PC.
landscape mode.

Hati itu macam mana? Kalau ada sebesar butir jagung, seluruh dunia menjadi terang dan lebih terang daripada bulan dan matahari. Hatilah itu bersifat nabi. Yang di dalam hati tidak dapat diketahui oleh malaikat. Di dalam hati, yang dinamakan Ruhul Qudus, ini pun diri kita juga. Makanya mau disatukan. [Hendaklah diesakan dengan jasad]

Hati jika banyak yang melindunginya [menghijab atau menghalangi], gelap. Hati inilah yang juga tidak dapat dilihat oleh jin, setan, dan iblis. Jangankan mau dekat-dekat, melihatnya pun mereka tidak sanggup.

Hati inilah yang bisa mengetahui Tuhan atau yang bisa bermakrifat kepada Tuhan dan hati dapat berkata-kata dengan Nur yang bersifat qadim.

Di dalam hati ada 8 cahaya. Yang di tengah-tengah itulah hati (atau Rahasia). Hati yang dapat meliputi jasad. Itulah juga yang meliputi sekalian alam. Jadi, kosong itulah [yang disebut-sebut sebagai] "hati yang putih". Yang mengetahui bahwa Kosong adalah hati yang putih, hanya yang di sama-tengah hati [pusat/pusar]. Dia yang tahu.

Hati saja bisa mengetahui dan mengenal Tuhan, apalagi hanya untuk mengetahui kebenaran orang-orang yang mengaku wali. Pandang saja pada hati yang putih ini, akan tampak sekalian alam. Lihat saja di hati yang putih ada-tidaknya di sini pribadio-pribadi yang konon disebut orang sebagai wali ini-wali itu atau kyai langitan. Kalau dilihat di hati yang putih ini tidak ada, omong kosong saja karena kenyataannya [mereka] tidak ada [di situ].

Hati dapat berkata-kata dengan Nur. Siapa yang di dalam hati itu? Itulah Ruhul Qudus. Ruhul Qudus inilah sama dengan jasad Rasulullah Saw. Mustahil tubuh Rasulullah tidak mengetahui. Itu makanya yang sama-tengah hati inilah yang dapat memandang Diri Maharuang (Tubuh Maharuang). Muhammad-lah yang memandang Diri Maharuang. Memandang sedikit saja, 70 tahun baru selesai mendapatnya.


Ruh Qudus dan Kosong Mahasuci



Persimpulan yang kuat ada pada diri kita, yaitu Rahasia. Rahasia itulah persimpulan yang kuat. Santan kalau diperas, keluar isinya. Begitulah kalau tafakur, sama dengan memeras santan. Sampai Rahasia itu bisa melihat Diri-Nya. Kalau Rahasia melihat, merasakanlah jasad. Itulah sebabnya, jasad ini hanya tempat merasakan. Bukan jasad merasakan memandang, melainkan jasad Diri Rahasia itu yang memandang.

Waktu berdiri shalat, pandang hati yang putih itu. Ada di dalam Kosong, tetapi tidak berisi lagi. Kita inilah isinya. Kita ini bukan kulit, kita ini isi. Mau cari isi-isi apalagi? Kita ini sudah isinya. Kalau sudah isi, pasti dia mengenal lembaga. Seperti kacang tanah dibuka kulit, isinya kacang. Isi kacang pasti mengenal lembaga. Kalau kacang tidak mengenal lembaganya, kacang bodoh namanya.

Hidup ini jangan cari makan saja. Cari juga pengetahuan untuk membela diri, ibu-bapak, sanak-keluarga, dan seluruh handai taulan kita di akhirat. Karena apa-apa yang diceritakan oleh ulama-ulama akan ada kenyataannya di akhirat. Kalau tidak ada pengetahuannya, dengan apa kita menyelamatkan diri ibu-bapak, sanak-keluarga, dan seluruh handai taulan kita kelak?

Ingat, anak saleh itu anak yang dapat menolong ibu-bapak, sanak-keluarga, dan seluruh handai taulannya. Itulah maksud anak yang saleh, bukan sekadar berdoa saja. [sebab doa itu judulnya masih "semoga" atau "mudah-mudahan"]



Mengenallah pada Muhammad. Muhammad itu nyawa. Adam itu lembaga Tuhan. Tuhan menyuruh malaikat dan jin sujud pada Adam, mengapa tidak pada Muhammad? Tuhan memerintahkan makhluk-makhluk sujud pada lembaga-Nya sendiri. Karena Adam itu cahaya Nurbuah-Nya. Nuurun itu nyawa. Inilah Jasad Ilahi [Zahiru Rabbi]. Jasad Ilahi inilah yang Mahaesa dengan Tuhan.

Dalam ilmu mantiq, Adam itu khairunnatik: binatang yang pandai berkata-kata. Sementara Muhammad nawi itu Muhammad Jasad Ilahi (Nur Ilahi). Jasad inilah yang sampai ke wannawa [Q.S. Al-An`am:95]. Nawi itu tidak ada sebutan lagi. Kalau tidak ada sebutan bagi kita: Allah-lah itu. Yang sampai ke wannawa itu hanya Muhammad nawi saja. Tidak mungkin Rasulullah tidak berjumpa dengan Tuhan.

Kita hanya mengetahui Muhammad yang di sama-tengah hati saja (Ruhul Qudus). Muhammad Nur itu Nabi Muhammad Saw. dan itulah Muhammad yang wafat di Madinah. Muhammad Saw. juga yang mengetahui Muhammad Nawi itu Jasad Ilahi. Inilah Nama yang tertinggi Ilahi. Tidak ada yang mengenal Diri-Nya, melainkan Diri-Nya juga. Muhammad itu orangnya, Nur itu badannya, Nawi itu esanya dengan Ilahi, barulah disebut Nur Ilahi. Muhammad Nawi inilah Jasad Ilahi.

Muhammad [ibnu Abdullah] di Mekah itu makamnya ada di Madinah. Yang ada sekarang ini Muhammad Nawi, yaitu Muhammad yang Jasad Ilahi. Muhammad Nawi inilah yang memberi syafaat di hari kemudian. Pantaslah kita tidak bertemu Tuhan, yang kita ketemui di akhirat Muhammad Nawi. Muhammad Nawi saja yang kita ketemui. Itulah Muhammad Nawi saja yang ada.


Tuhan dari dulu sampai sekarang [dan sampai kapan pun] tidak pernah muncul. Tubuh-Nya saja yang Ada. Inilah jasad Rasulullah. Jasad inilah yang meliputi sekalian alam, termasuk meliputi jasad kita juga. Yang ada di sama-tengah hati kita ini, jasad Muhamad. Itulah Ruh Qudus.

Muhammad Saw. naik ke langit sampai turun lagi ke dunia kemudian hilang [wafat] di Madinah, tapi Muhammad Nawi tetap ada. Siapa yang diberi kekuasaan oleh Tuhan sampai dapat memberi syafaat di kemudian hari? Siapa Tuhan yang kelihatan di kemudian hari? Itulah Muhammad Nawi.



Hati Rabbani
Definisi Hati dan Muhammad Nawi
Adam Troy Effendy
By Pusaka Madinah
Published: 2013-04-21T05:32:00+07:00
Definisi Hati dan Muhammad Nawi
5 411 reviews
Buku ISuS

Buku Ilmu Sedikit untuk Segala²nya

Sudah terbit buku untuk memudahkan Ikhwan/Akhwat memahami kajian tauhid hakiki yang termuat di situs ini secara lebih tersusun dari anak tangga pemahaman Islam yang paling dasar. Ikhwan yang berminat memiliki buku ini dapat menghubungi penerbitnya langsung di www.midaslearning.co.id

  • Untuk mengetahui seluk-beluk buku lebih komprehensif, lengkap dengan uraian per bab dan video garis besar kajian buku, silakan kunjungi landing page rekanan resmi kami di: www.bukutauhidhakiki.com
  • Untuk memesan buku dari rekanan resmi yang terdekat dengan kota Ikhwan/Akhwat, silakan kunjungi tautan ini: "Kami di Kota Anda".
"Sampaikan dariku walau satu ayat." [H.R. Bukhari]
Tags: ,
admin Pusaka Madinah

Pusaka Madinah adalah sebutan untuk ilmu, amal, dan muanayah tauhid hakiki bagi kalangan khawwas al khawwas yang disampaikan oleh Mursyid, K.H. Undang bin K.H. Sirad bin K.H. Yahya dengan sanad aly sebagai berikut: (1) Nabi Muhammad Rasulullah Saw., (2) Nabi Khidir a.s., (3) Abdul Aziz ad-Dabarq, (4) Abdul Wahab an-Nazi, (5) Ahmad bin Idris, (6) Muhammad Sanusi, (7) Muhammad Mahdi, dan (8) Muhammad Idris.

43 komentar:

nadira ms mengatakan...

Subhanallaah.. alhamdulillaah.. good !!
Salam semesta alam ^^..

A Riyan Har mengatakan...

sekali ini Pertamax lh ane.....hehhee

MUXLIMO mengatakan...

http://lh3.googleusercontent.com/-dmyj-clDShw/ULpj-VSXknI/AAAAAAAAHgM/3JwWW5vaGwg/s100/GodGreatest.gif

MUXLIMO mengatakan...

Maaf, Anda masih belum beruntung. :11: =))

A Riyan Har mengatakan...

haaaa...keduax,..:4:

MUXLIMO mengatakan...

dapat 2 kupi hangat deh.. ~O) ~O)
:c: tapi musti abis dalam 5 detik dan udahnya cuci sendiri ya! :11:

A Riyan Har mengatakan...

Tuhan dari dulu sampai sekarang [dan sampai kapan pun] tidak pernah muncul. Tubuh-Nya saja yang Ada. Inilah jasad Rasulullah. Jasad inilah yang meliputi sekalian alam, termasuk meliputi jasad kita juga.

mengenai isra miraj nabi muhammad saw, ketemunya muhammad nawi ya, Kang Mux...jdi yang memandang dan dipandang muhammad nawi jgakah Kang Mux...:10:


MUXLIMO mengatakan...

InsyaAllah, hakikatnya Tuhan Memandang Diri-Nya Sendiri. Nah, kalau rincinya secara hakiki, seperti yang Abang bilang itu.
Allahua'lam.

arie Karakter mengatakan...

Salam alaikum .. absen pagi.. tambah jauh dari pertamax... ahahhahahahhahahaa

A Riyan Har mengatakan...

glegg..2 gelas hangat kupi diabisi dlm 5 dtik..bkan hadiah itu mah penyeksaan....:24::8::8:

ZUHRYS mengatakan...

telat lagi... salah buka nya yg kambing kurap alert sich.... nyimak dulu..

ZUHRYS mengatakan...

ini lebih mencerahkan.. seep :8: :8: :8:

omar cyaham mengatakan...

Alhamdulilah .. Mencerahkan kang mux..

SUBHANALLAH..

## Nyimak

Hari Sarwono mengatakan...

assalamualaikum,,absen pagi..nabi sebelum rasulpun nanti berjumpanya dengan muhammad nawi yg dilihat seterang bulan purnama dimalam gelap gulita...CMIIW Kang mux

Alam Warda Ritonga mengatakan...

Assalamualaikum Warahmatullah sobat sarang semua..
absen juga dulu..

Juragan Asep mengatakan...

Salam Alaikum sobat sarang, yang masih menggelitik dalam hati (dan masih bingung) bagaimana caranya menolong orang tua, sanak sodara??
Hatur nuhun kasadayana :20:

Hanny Handoyo mengatakan...

Salammualaikum...absen :D

Anonim mengatakan...

salammualikum,muhamad nawilah yang sampai ketuhan.dirnya yang sampai pada yang punya diri apa begitu bang mux

Djunaedi Miradz mengatakan...

assalamualaikum sobat sarang n Tuan guru Abah Siradj n Kang Mux hadir.... sy ketelatan agak siang...yg penting msih tetap setia dgn muxlimo

313 mengatakan...

salam alaikum....ayuhal mu'min.................

M' azmi mengatakan...

Assalamu'alaikum Mas Mux, izin nyimak.. :D

antox hooligan mengatakan...

ABsen jg ahg...lama gk msuk kmpus sarang maut :D
Salam alaikum sobat sarang..

Saiyo Sakato mengatakan...

Aswrb .... Komendan ... In shaa Allah sehat yaa ... salam hormat buat Abah seklg ... dan juga salam kompak buat dulur2 di sini .... Tksh .. Wswrb

yohansyah mahmud mengatakan...

Assalamu Alaikum WR WB, Abang Mux dan sahabat sarang semua
Sedikit comment semoga nga salah.
Diri Allah turun menjadi Rasulullah, dan diri Rasulullah kemudian turun lagi menjadi diri kita atau menjadi manusia dan sekalian menjadi seisi alam ini, diri Muhammad tapi tiada lain adalaah diri Tuha juga. Jadi kenyataaan yg ada sekarang ini adalah semua diri muhammad. Inilah dikatakan didalam ayat tali agama Allah yg tiada putus,siapa yg berpegang kepada tali ini maka paasti akan selamat. kenapa tiada putus?, karena semua ini adalah esa dari awalnya turun sampai menjadi manusia dan alam seisinya.

jadi jalan selamat ke akhirat sebenarnya sudah baku dan sandard, yang penting sekarang kita mengenal atau tidak siapa yang selamat atau siapa yang yg Islam. yang selamat selamat tiada lain adalah diri Allah juga, yg tiada lain adaah diri Rasululah. Jd kewajibaan kita adaalah mengenaal diri Rasulullaah.

Mengetahui dan mengenal adalah dua hal yg hampir mirip tp tidak sama.

salam semua

lasrimeja.

PUTERA LAUT SUMATERA TIMUR mengatakan...

Mengutip sebahagian uraian di atas : ...." Muhammad Nawi itu Jasad Ilahi. Inilah Nama yang tertinggi Ilahi. Tidak ada yang mengenal Diri-Nya, melainkan Diri-Nya juga. Muhammad itu orangnya, Nur itu badannya, Nawi itu esanya dengan Ilahi, barulah disebut Nur Ilahi. Muhammad Nawi inilah Jasad Ilahi."

Assalamualaikum WW...sahabat sarang semua.
Bg Mux, Mohon ditambah penjelasannya lagi agar kami lebih dapat memahaminya dgn baik.
masih samar nih bang... :)
terutama kata : " Nawi itu esanya dengan Ilahi ". Tksh.

MUXLIMO mengatakan...

Alaikumsalam wa rahmatullahi wa barakatuh, Brad http://lh5.googleusercontent.com/-ACvMINZL0bU/ULpjs5Un44I/AAAAAAAAHf8/OOqMVCUj2zk/s88/allah_bless.gif

MUXLIMO mengatakan...

Alhamdulillah, Kang Daeng..

MUXLIMO mengatakan...

Alaikumsalam wa rahmatullahi wa barakatuh, Mas Hari.. insyaAllah :)

MUXLIMO mengatakan...

Alaikumsalam wa rahmatullahi wa barakatuh, Bang Alam :)

MUXLIMO mengatakan...

Alaikumsalam wa rahmatullahi wa barakatuh, Kang Asep.. insyaAllah ntar paham dengan sendirinya :D

MUXLIMO mengatakan...

Alaikumsalam wa rahmatullahi wa barakatuh, Bro :D

MUXLIMO mengatakan...

:g: :g: :g:

MUXLIMO mengatakan...

Alaikumsalam wa rahmatullahi wa barakatuh, insyaAllah , Mas Hendra :)

MUXLIMO mengatakan...

Alaikumsalam wa rahmatullahi wa barakatuh, Bang Djunaedi.. alhamdulillah.. saya yakin Abang selalu bersama kita :)

MUXLIMO mengatakan...

Alaikumsalam wa rahmatullahi wa barakatuh, ayyuhal mu'min :21:

MUXLIMO mengatakan...

Alaikumsalam wa rahmatullahi wa barakatuh, silakan, Mas.

MUXLIMO mengatakan...

Alaikumsalam wa rahmatullahi wa barakatuh, Mas Antox... wkwkwk sarang maut.. :c: kesannya kuburannn!! :15:

MUXLIMO mengatakan...

Alaikumsalam wa rahmatullahi wa barakatuh, siap BangBoss!! :)

MUXLIMO mengatakan...

Alaikumsalam wa rahmatullahi wa barakatuh, Bang Yohansyah..
:8:

MUXLIMO mengatakan...

InsyaAllah yang dimaksud Muhammad Nawi=Muhammad Awal=Jasad Ilahi.

PUTERA LAUT SUMATERA TIMUR mengatakan...

Bg Mux, berarti Muhammad Nawi adalah sama dgn Ruhul Qudus = Diri sebenar diri = Nur Allah = Maha Ruang = Tubuh Tuhan. Tolong dikoreksi ya bg Mux kalau saya keliru.
Pertanyaan saya bg mux,...apakah nama Muhammad Nawi = nama Tuhan yg tersirat ?

Salam persaudaraan dari kami kpd guru kita bpk Syekh KH.Undang Siraj, Bg Mux dan semua sahabat sarang.

muhammad sarkowi mengatakan...

mantab

said ali siraj mengatakan...

Alhamdu lillah Mulai agak terang..

 

Ikuti kabar terbaru via e-mail

Barangsiapa menghendaki kebaikan bagi dirinya, niscaya dia mengambil jalan kepada Tuhannya. (Q.S. Al-Insan:29)

Copyright © Pusaka Madinah| Peta Situs | Designed by Templateism