Jalan yang Sampai kepada Allah di dalam Shalat ~ Pusaka Madinah

burnzone

AD (728x60)

Jalan yang Sampai kepada Allah di dalam Shalat

"Sampaikan dariku walau satu ayat." [H.R. Bukhari]

Performa dan tampilan terbaik laman ini pada peramban Microsoft Edge. Khusus pengguna perangkat mobile: Apabila ada artikel yang tampilannya terpotong, silakan baca dalam mode landscape. Apabila masih terpotong, artinya artikel tersebut hanya nyaman dibaca via laptop atau PC.
landscape mode.


Jalan yang sampai kepada Allah di dalam shalat itu ada empat, yakni
1. syariat;
2. tarikat;
3. hakikat;
4. makrifat.


Syariat itu kenyataan yang di-ada-kan Allah. Berlakulah amar dan nahi Allah. Mana kenyataannya itu? Tubuh/jasad Anda. Anda selagi manusia berjasad, wajib bersyariat.

Tarikat itu jalan yang menyempurnakan syariat. Berlaku pada hati. Anda berkata "lillaahi ta'ala", hati Anda musti kekal dengan Allah.

Hakikat itu keyakinan kita kepada yang wajib dipercaya. Hanya satu, yaitu Allah. Jadi hakikat itu menyempurnakan perbuatan tarikat. Berlaku pada sir hati.

Makrifat itu pengenalan yang sempurna pada Allah. Berlaku di dalam sir hati. Bukan di dalam hati, melainkan di dalam sir hati.

Oleh sebab itu, orang yang sempurna kenal dengan Allah, apa saja yang terpandang dan terlintas--berupa apa saja--semuanya itu bukan Allah. Di dalam hatinya sudah jazam keyakinannya bahwa Allah itu laysa kamitslihi syai'un.


Mari kita telusuri siapa yang memuji dan siapa yang shalat dan apa yang dikehendaki makfrifat di dalam shalat. Maka shalat (dan ibadah lainnnya) itu bukan makanan syariat saja. Tentulah tarikat ada, hakikat ada, dan makrifat pun ada.




Jalan yang Sampai kepada Allah di dalam Shalat
Adam Troy Effendy
By Pusaka Madinah
Published: 2012-12-10T19:56:00+07:00
Jalan yang Sampai kepada Allah di dalam Shalat
5 411 reviews
Buku ISuS

Buku Ilmu Sedikit untuk Segala²nya

Sudah terbit buku untuk memudahkan Ikhwan/Akhwat memahami kajian tauhid hakiki yang termuat di situs ini secara lebih tersusun dari anak tangga pemahaman Islam yang paling dasar. Ikhwan yang berminat memiliki buku ini dapat menghubungi penerbitnya langsung di www.midaslearning.co.id

  • Untuk mengetahui seluk-beluk buku lebih komprehensif, lengkap dengan uraian per bab dan video garis besar kajian buku, silakan kunjungi landing page rekanan resmi kami di: www.bukutauhidhakiki.com
  • Untuk memesan buku dari rekanan resmi yang terdekat dengan kota Ikhwan/Akhwat, silakan kunjungi tautan ini: "Kami di Kota Anda".
"Sampaikan dariku walau satu ayat." [H.R. Bukhari]
Tags: , ,
admin Pusaka Madinah

Pusaka Madinah adalah sebutan untuk ilmu, amal, dan muanayah tauhid hakiki bagi kalangan khawwas al khawwas yang disampaikan oleh Mursyid, K.H. Undang bin K.H. Sirad bin K.H. Yahya dengan sanad aly sebagai berikut: (1) Nabi Muhammad Rasulullah Saw., (2) Nabi Khidir a.s., (3) Abdul Aziz ad-Dabarq, (4) Abdul Wahab an-Nazi, (5) Ahmad bin Idris, (6) Muhammad Sanusi, (7) Muhammad Mahdi, dan (8) Muhammad Idris.

12 komentar:

kaze kate mengatakan...

hampura mun oot. coba kang cari buku refleksi shalat anu gerakan2nana di robah2. dibukuken malahan payu bukuna, mun bisa hajar ka sumber2na :19:

Bang Arbi mengatakan...

keduax gpp deh... http://lh4.googleusercontent.com/-dWjINDFQ-TM/UFV7H6jjDrI/AAAAAAAAFh0/ssPyjh3EsRI/h120/muahaha.gif

Anonim mengatakan...

:9:

dapet solar mulu...

:D

MUXLIMO mengatakan...

:}}

MUXLIMO mengatakan...

for honest.. i do really do not get on what u mean, Dude.. :-"

MUXLIMO mengatakan...

baru di posting ini komennya ga mutu semuahhh :11: :24:

Bang Arbi mengatakan...

Dude? Dude Herlina? ciyuus... http://lh5.googleusercontent.com/-oTu85zJ0-9k/UHeVTbFc1aI/AAAAAAAAGUk/fPSbTTnc0aw/s22/heheotan.gif

Bang Arbi mengatakan...

=)) =)) =))

Muaz Elhaaj mengatakan...

Assalamuálaikum Wr. Wb.

Mas Mux.. lagi nunggu postingan tentang Tidur nich. Kapan yaa...??
H2C. :D

MUXLIMO mengatakan...

alaikumsalam wa rahmatullahi wa barakatuh, MasBro..
oh iya..yah.. sabar ya.. orang sabar disayang Allah kan kan kan?? :D

Juragan Asep mengatakan...

Punten Kang Mux dan sobat sarang, mohon pencerahan tentang"Mari kita telusuri siapa yang memuji dan siapa yang shalat dan apa yang dikehendaki makfrifat di dalam shalat". Hatur nuhun :2:

MUXLIMO mengatakan...

InsyaAllah maksudnya begini, Kang..
Kalau kita cermati.. semua yang disebutkan dalam Sifat 20, dari sifat hayyun sampai paling "ujung", yaitu sifat mutakalimun, muriidun, samiun, bashirun, dsb. <--- ini semua membicarakan ZAT. Sama sekali bukan bicarakan tentang Adam atau Insan, 'kan?! Jadi hakikatnya, siapa yang sebenar-benarnya hidup, melihat, berbicara, mendengar itu? :20:

Dikatakan bahwa Ruh Qudus adalah ruh yang berkuasa atas sekalian jasad manusia dan jasad kita ini semata-mata hanya tempat merasakan. Tempat merasakan apa? Tempat merasakan apa yang dirasakan Zat Allah, yaitu Ruh Qudus itu tadi. Yang ADA hanya Allah dan Zat-Nya. Allahua'lam.

Mengenai ini bisa dikaji lebih lanjut di postingan ini, Kang:
[Bayanu Syahadat] :25:

 

Ikuti kabar terbaru via e-mail

Barangsiapa menghendaki kebaikan bagi dirinya, niscaya dia mengambil jalan kepada Tuhannya. (Q.S. Al-Insan:29)

Copyright © Pusaka Madinah| Peta Situs | Designed by Templateism