burnzone

AD (728x60)

Pusaka Madinah dan Tariqatul Muhammadiyah

"Sampaikan dariku walau satu ayat." [H.R. Bukhari]
Tampilan terbaik laman ini pada peramban Chrome.

Khusus pengguna perangkat mobile: Apabila ada artikel yang tampilannya terpotong, silakan baca dalam mode landscape. Apabila masih terpotong, artinya artikel tersebut hanya nyaman dibaca via laptop atau PC. Harap maklum.
landscape mode.

Ini semacam pemerkenalan singkat tentang mengapa pengajian tauhid hakiki yang disampaikan Alm. K.H. Undang Sirad di Majlis Talim Al-Wahidiyah, Pontianak, disebut pengajian Pusaka Madinah. Di sini juga akan coba diuraikan mengenai kaitan pengajian ini dengan Tariqatul Muhammadiyah yang mungkin insan tauhidi baru dengar. Sebenarnya tarikat dengan penghulu utamanya langsung Nabi Muhammad Rasulullah Saw. itu benar-benar ada dan benar adanya.



Saya tidak paham mengapa facebook menganggap note ini disetting "privasi", padahal jelas-jelas saya setting "public" kok. Jika masih penasaran, silakan klik ke tautan langsung menuju note yang dimaksud: Pusaka Madinah dan Ṭariqatul Muhammadiyah

Pusaka Madinah dan Tariqatul Muhammadiyah

Pusaka Madinah dan Tariqatul Muhammadiyah
Adam Troy Effendy
By Pusaka Madinah
Published: 2016-09-05T04:27:00+07:00
Pusaka Madinah dan Tariqatul Muhammadiyah
5 411 reviews
"Sampaikan dariku walau satu ayat." [H.R. Bukhari]
Tampilan terbaik laman ini pada peramban Chrome
Tags: ,
admin Pusaka Madinah

Pusaka Madinah adalah sebutan untuk ilmu, amal, dan muanayah tauhid hakiki bagi kalangan khawwas al khawwas yang disampaikan oleh Mursyid, K.H. Undang bin K.H. Sirad bin K.H. Yahya dengan sanad aly sebagai berikut: (1) Nabi Muhammad Rasulullah Saw., (2) Nabi Khidir a.s., (3) Abdul Aziz ad-Dabarq, (4) Abdul Wahab an-Nazi, (5) Ahmad bin Idris, (6) Muhammad Sanusi, (7) Muhammad Mahdi, dan (8) Muhammad Idris.

 

Ikuti kabar terbaru via e-mail

Barangsiapa menghendaki kebaikan bagi dirinya, niscaya dia mengambil jalan kepada Tuhannya. (Q.S. Al-Insan:29)

Copyright © Pusaka Madinah| Peta Situs | Designed by Templateism