burnzone

AD (728x60)

Perasaan itu Zat

"Sampaikan dariku walau satu ayat." [H.R. Bukhari]
Tampilan terbaik situs ini pada peramban Chrome
Perasaan itu Zat

Tags: ,
admin Pusaka Madinah

Pusaka Madinah adalah sebutan untuk ilmu, amal, dan muanayah tauhid hakiki bagi kalangan khawwas al khawwas yang disampaikan oleh Mursyid, K.H. Undang bin K.H. Sirad bin K.H. Yahya dengan sanad aly sebagai berikut: (1) Nabi Muhammad Rasulullah Saw., (2) Nabi Khidir a.s., (3) Abdul Aziz ad-Dabarq, (4) Abdul Wahab an-Nazi, (5) Ahmad bin Idris, (6) Muhammad Sanusi, (7) Muhammad Mahdi, dan (8) Muhammad Idris.

61 komentar:

bandi vfx mengatakan...

absen

Pical mengatakan...

Alhamdulillah, Pertamaxxx kedua, makasih bang Adam salam horamat buat ABAH.

erik rusdianto mengatakan...

nafas tiada terasa
tiada huruf tiada suara
nikmat rasa sirr....walau hanya sekejap
itu karunia tiada kira
semoga dapat terulang kembali

banyu urip mengatakan...

Ketigaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa






Salam alaikum semuahnyaaaaaaaaa.....

banyu urip mengatakan...

Weh.......keduyuan mas erik heheheyyyyy salam alaikum,mas erik,bang pical,mas bandi

Devi hendra mengatakan...

absem dulu ,asaalamualaikum semua sarang kawa

Bang Arbi mengatakan...

bang erik yang baik hatinya :)
karunia itu datangnya silih berganti dan selalu berganti. tidak sama lagi
dan berlangsung pun hanya sebentar
tidak sama hari ini dengan hari kemarin
jadi jangan diharap2kan karunia itu kembali lagi,
karena dikhawatirkan rusak tafakur kita
setiap ingin itu nafsu
apapun karunia yang abang dapat dari latihan DIAM itu,
ingat selalu bahwa itu hanya bunga.
lalu pokoknya dimana?
pegang terus ini : pandang DIAM-nya tubuh kosong ini dan rasakan DIAM-nya di puser ini.
karunia datang dan pergi silih berganti,
menjadi pelajaran dan rahasia bagi yang mengalami
sementara itu, yang DIAM tetaplah DIAM.

Jabat Erat Saudaraku.

Hari Sarwono mengatakan...

mangstab suratman...assalamualaikum teman2 sarang...

Arya Devi mengatakan...

:18: diam membisu, hening. tidak terasa keluar angin dari lubang bawah....oh terasa lega.....tetap bersyukur..

ini juga nikmat...salam damai

MUXLIMO mengatakan...

maksudmu itu apa?

Bahri Batam mengatakan...

Salam alaikum semua, ngisi buki absen nih

Bahri Batam mengatakan...

Salam alaikum semua, ngisi buki absen nih

UWAIYS AL QARANI mengatakan...

Assalamuallaikum buat semuanya salam buat abah sirad dan kang adam..

sumbertechnik st mengatakan...

ass.hadir kangs muxs salam bwat guru abah siradj n saudara ku smua

Mang Asep mengatakan...

Hatur nuhun Abah Sirad dan Kang Mux.

Salam Alaikum sobat sarang semua ..... :5:

*Nikmat senikmat-nikmatnya itulah: Allah saja ADA*

kh_cokz @ikha 'cokro' mengatakan...

nyempil disini ah,, sekalian kenalan ama bang Arbi, hehehe.. :4: :^

[[[karunia itu datangnya silih berganti dan selalu berganti. tidak sama lagi
dan berlangsung pun hanya sebentar
tidak sama hari ini dengan hari kemarin]]]

benar bang,, udah gk dapat lagi, lain Rasa lg,,

msh bljar DIAM,, walau msh sulit :19:
keep istiqomah ikha... :20: http://lh5.googleusercontent.com/-_zoLovtiL6g/UM26wgL9e4I/AAAAAAAAH34/uyAjyowW2bU/s89/inshallah.gif

http://lh5.googleusercontent.com/-NyfcNUQUYYA/ULpkRODStNI/AAAAAAAAHmA/pS9ZZXWpcWU/s74/wsalam.gif

Bang Arbi mengatakan...

salam kenal mas/mbak ikha :D

Bang Arbi mengatakan...

Bang Bahri Batam, Buki itu apa yaaa?
hihihi

Hanny Handoyo mengatakan...

Salam mualaikum..
KK itu Kang :11:

Bang Arbi mengatakan...

salam damai gimana maksudnya arya?

Arya Devi mengatakan...

:D bukan apa, "peristiwa diatas-duduk diam, tafakur, setelah berwudhu, hening memusatkan kehati, pelan, merasakan nikmat dan hati bergetaran karena menyadari kedudukan Allah" mengingatkan pada satu tahap yg pernah dilakukan saat belajaran tarekat diusia 20-an dulu.

Dan peristiwa yang dimaksud, ketika diri sudah dalam keadaan pasrah tenang dan hanyut dalam kedamaian, keluarlah karunia Allah yang satu ini-kentut- :D menjadi batal dan mesti mengulang lagi satu prosesi diawal.....begitu....bukan apa dan bukan menyelenehkan, hanya satu kenangan yang bisa dikatakan lucu dikulum pada saat itu. Tetap bersyukur walau jadi batal dan keluar ruangan.

antox hooligan mengatakan...

Arya Devi ==> Jangan hanya bilang kelas tarekat di usia 20-an, hehe berjuta orang yg bicara bayak sdh kenal ini itu tp tdk dpt mendudukkan byk umat pada kebenaran... bergunakah itu. http://lh3.googleusercontent.com/-GwNt3EFCyYw/UFV7JOk9yDI/AAAAAAAAFiE/2aWEondH3n0/s128/ucah.gif
Jabarkan saja pada umat yg byk tertipu jgn hx bisa pamer...http://lh6.googleusercontent.com/--Fn8ipH5Bng/UFV7D2M1_PI/AAAAAAAAFg0/SofZ5nA1Q-M/s128/gogogog.gif

Bahri Batam mengatakan...

he he he salah satu huruf aja maknanya berubah yah ?? bang Arbi, maksudnya buuku absen.

Arya Devi mengatakan...

:-) jangan salah paham sahabatku yang baik hatinya.... :D

hmm..iya....dari membaca komentar sy tersebut..ada kesan pamer yaa?..padahal tidak ada maksud begitu. Disinilah salah satu kesulitan menerangkan kondisi perasaan (menceritakan memory) dengan tertulis.

Maka tepat adanya sy mengutip penjelasan muxlimo untuk masalah ini, yakni:
Bacalah, tanpa mengandalkan kecerdasan diri, bacalah dengan santai dan seterus...dan seterusnya...demikian, mohon maaf untuk mas Mux dan mas Antox..semogi berkenan :D

duniaku mengatakan...

Nikmat senikmat-nikmatnya itulah: Allah saja ADA <--- ini bikin ketagihan gak ya ?

Arie Al Sumaterani mengatakan...

Salam alaikum sobat sarang semuanya...
terlambat lagi absennya..
maklum skrg lg sibuk2nya :15:

Bang Arbi mengatakan...

Alaikum salam mas arie

Alam Warda Ritonga mengatakan...

Assalamualaikum Warahmatullah Wabarkatuh...

Alhamdulilahi Rabbil Alamin, 'ala kulli hal wa fi kulli hal wa nikmatin AllahuAkbar...

Djunaedi Miradz mengatakan...

Asalammualaikum ...selalu setia hadir bersama di MUXLIMO Salam ta'zim utk Abah Siradj n Kang Mux .Bang Arbi..Bang Bahri..KakArie.
SAIYO sakato .....Sobat Sarang semua

MUXLIMO mengatakan...

kaupikir tidak terpampang jelas isi hatimu dari sini?
Kau belum pernah dapat rasa diam yang benar makanya kau lecehkan karena frustrasi masa lalu akibat guru makrifat palsumu.

Kau boleh melecehkan aku, tapi jangan coba-coba melecehkan kebenaran hakiki yang disampaikan. Omonganmu yang menyamakan dengan kentut itu seperti omongan kafir yang dengki. kaget aku ada orang ngaku islam bisa bilang begitu. Hei arya.. ada kekafiran dan banyak jin di badanmu itu.

Melecehkan kebenaran hakiki, tetap akan ada ba'la` kau dapat. mulai malam ini. [perbanyak istigfar].

niran azza mengatakan...

salam alaikum ,,nyimak yg brmanfa,at... Eh...maksudnya... Tanpa liat iklan :D
kang mux peace & slalu dlm limpahan rahmat

Bayu Perdana mengatakan...

Absen dolo ah ...

boyflasher mengatakan...

Bungsu abdimah.. panderi oge teu naon-naon da nu gampil di ingetmah biasana nu Pertamax sareng Panderi, teuing naoon nyaa..?nu pentingmah Allah saja ADAhttp://lh6.googleusercontent.com/-MLzLIJdwurQ/UHWB_fV7YRI/AAAAAAAAGKw/mnrsHvLMDFU/s18/moe-huntu.gif

Bang Arbi mengatakan...

Benar yang Kangmux katakan.

Bang Arbi mengatakan...

hahaa itu becanda saja abangku. pemancing senyum :) :20:

Bang Arbi mengatakan...

waalaikum salam warohmatullahi wabarokatuh Pak Djunaedi :)

Si Arnol mengatakan...

"Karunia datang silih berganti"

nah dapat bukaan lagi nih dr brader ajo bang Arbi :25:

tarimo kasih brad.

Si Arnol mengatakan...

Kentut ketika tafakur kok dianggap pengalaman lucu :14:

Astaghfirullah...

Damar Cilik mengatakan...

salam alaikum...
Absen telat ..di tung na Akang boyflasher salam kenal:D

Damar Cilik mengatakan...

Maksudna di tukang na Jadi era ^_^

Ben Arie mengatakan...

absen eeuuyy hehehe...
assalamualaikum sodare2 heheh

Gen Londang mengatakan...

salam diam sediam diamnya,sahabat sarang semuanya...hehehe
Terima kasih dulu yaaa abang2ku smuanya,aku mau cerita dan jg mau minta penjelasanya..okey lgsung aja ya:
Ini pengalamanku saat tafakur tp bukan dg metode diamnya di blog ini,aku tafakur dg medzikirkan solawat!
Zikir solawat dg memandang dan menyadari si maha ruang yg menyelimuti zahir batinku,hingga aku mengalami keadaan hilang dan yg tampak hanya ruang kosong bersih suci..seakan aku berpindah tempat tp tetap sadar,hingga pada akhirnya ada suatu getaran/gerakan dalam diri untuk melakukan sujud hingga dahiku menyentuh tanah krn agak takut dan kuatir ada yg tidak beres..aku hentikan tafakurku.
Demikian sdikit pengalamanku dan yg aku tanyakan kejadian apa yg aku alami..?
Melencengkah atau tipu daya setankan
Terima kasih...
Wassalam alaikum wr,w.

MUXLIMO mengatakan...

Alaikumsalam wa rahmatullahi wa barakatuh, Mas Gen..
wah, kalau metodenya bukan dari sini, tentu yang lebih tepat adalah menanyakan narasumber aslinya, Mas. Soale kan kami tidak berwenang apa pun dalam hal ini :D

Tapi, kalau teknik zikirnya sesuai dengan tuntunan Tauhid, insyaAllah kita bisa tahu hasil yang didapat ini seperti apa. Pernah kami muat juga soal teknik zikir di judul Jalan Zikir yang Sampai ke Tuhan, Mas. :)

MUXLIMO mengatakan...

Alaikumsalam wa rahmatullahi wa barakatuh, Kang Boy n Kang Damar.. wkwkwkwk rupanya duanyanyah bisa sunda.. :}}

MUXLIMO mengatakan...

Alaikumsalam wa rahmatullahi wa barakatuh, Brad.. hey.. ini Waridat ke?? :10:

Ahsani Fatih mengatakan...

aduuh ketinggalan lagiiiiiiiiiiiiii :11: gara gara becak ga boleh lagi ke lapak..:c: jadi jalan kaki.. :9:

Mas Agus mengatakan...

Absen... walaupun telat .....

Mas Agus mengatakan...

Kalau pengalaman saya mempraktekan TAFAKUR DIAM , secara tidak sengaja nafas itu tertahan sendiri (tidak di tahan-tahan), hingga seolah-olah perasaan di dada dan yang disama tengah hati BERTEMU ..hingga terasa bergetar..merinding..dan terasa nyawa ingin lepas ...

MUXLIMO mengatakan...

wkwkwkwk kata siapa becak udah gaboleh masuk, Brad.. masih boleh kok..asal jelas aja itungannya.. :11: :3:

MUXLIMO mengatakan...

Alhamdulillah.. insyaAllah itu gejala normal dan bagus Mas Agus.. artinya diam kita udah benar. kalau udah tau ini.. pas tafakur lagi.. jangan jadi terfokus ke napas dan rasa2 ya.. baguskan terus diamnya setiap kali ada perubahan yang terasa :)

MUXLIMO mengatakan...

Alaikumsalam wa rahmatullahi wa barakatuh, semua Sobat Sarang yang dikasihi Allah.. maaf kalau belum sempat balas salamnya satu per satu ya.. maklum lagi "kejar setoran" di mari.. :D :21:

erik rusdianto mengatakan...

hm,waduh terima kasih banget ni...saudaraku bang arbi...
udah berikan petunjuknya......
semoga bermanfaat untuk kita semua....
ini bukti nyata senyatanya kalo cara diam ini haq

erik rusdianto mengatakan...

salam buat saudara gen londang, wah mantap tu pengalaman gen londang...sekedar menanggapi pertanyaan saudara gen londang... karena jawaban gen londang sudah dijawab sendiri...

"krn agak takut dan kuatir ada yg tidak beres..aku hentikan tafakurku"
nah firasat itulah yang benar tu...
krn pengalamannya hampir sama dgn saya dulu
jadi coba aja dengan teknik diam yang ada diblog ini, pasti nanti tau bedanya....mudah2n bermanfaat

Mas Agus mengatakan...

Makasih Kang Mux atas Saran-sarannya ....

Bang Arbi mengatakan...

Bang erik saudaraku yang baru ku kenal tapi serasa udah kenal lama.
Aku suka jiwamu.

Bang Arbi mengatakan...

:) Bang gen londang, selamat yaa. itu bagian dari karunia juga saya rasa.

Yang bersujud itu NUR MUHAMMAD di dirimu yang telah BANGKIT dan TERINGAT posisinya dihadapan ALLAH sewaktu di alam azali dulunya. Biasanya gejala itu memang disertai RASA-NYA sekaligus. Rasa TAKUT, TERHARU pun ikut dirasakan oleh JASAD ini.

Tingkatkan lah terus sampai pada TUHAN yang bukan zikir2, bukan wirad-wirid dengan latihan DIAM. DIAM inilah penghabisan ZIKIR.

Abduldolah mengatakan...

Assalamu alaikum.... salam kenal semua nya, saya orang baru di sini, tapi belum tau aturan blog ini, jadi mohon di maklumi ya, saya mau belajar banyak tentang islam, yang selama ini banyak tertinggal . Terima kasih

MUXLIMO mengatakan...

Alaikumsalam wa rahmatullahi wa barakatuh, Mas Abdul..selamat datang dan jangan sungkan ya.. di sini gak ada aturan2 khusus, kok.. mari berdiskusi dan belajar bersama di sini :)

Abduldolah mengatakan...

Mas MUX, mau nanya sedikit nie mengenai Berwudhuk, Katanya waktu saya kecil kita di suruh berwuduk harus tiga kali setiap kita menyiramkan ke bagian yang harus disiram, terus belakangan ini saya liat dan saya dengar berwuduknya boleh 1 kali aja .
Nah pertanyaan saya, kenapa kita harus berwuduk sampai tiga kali, saya butuh jawaban secara tauhid nya bukan secara syariat nya Mas, sebab belum puas saya dapatkan jawaban yang selama ini saya terima .
Terima kasih ya Mas, assalamu alaikum .

MUXLIMO mengatakan...

Maaf hampir kelewat balas komennya ini, Mas Abdul.. :21:

Mengenai berwudu setakat pengetahuan saya ya..
Secara umum setiap syariat di Islam itu ada syarat, rukun, dan pembatalnya.
syarat jatuhnya di niat
rukun mengacu pada aturan atau tata cara pelaksanaannya yang tidak boleh menyimpang dari petunjuk syar'i.

Maka cuci muka pas baru bangun tidur, beda dengan membasuh muka ketika berwudu. cuci muka baru bangun tidur itu bukan ibadah, sedangkan dalam wudu itu ibadah dan mengandung pahala]

Pengetahuan akan ini masuk ke ranah Fardhu 'Ain alias yang wajib diketahui setiap muslim laki-laki maupun muslim perempuan.


Makna berwudu secara syariat itu membersihkan jasad dari hadats-hadats kecil sebelum melakukan ibadah.

Makna berwudu secara hakikat itu membersihkan batin dari hadats-hadats yang ada di hati, seperti rasa ke-aku-an, ujub, riya, dan penyakit hati lainnya.

Berwudu secara syariat, rukun membasuh anggota wudu itu wajibnya cukup satu kali saja, sedangkan basuhan selanjutnya [yang kedua dan ketiga] itu tidak wajib, tetapi bila dilakukan mendapat pahala sunnah menyempurnakan thaharah [pensucian]. Ini menjaga agar wudu sempurna, siapa tahu ada bagian anggota wudu yang belum tersapu air.

Secara hakiki, saya memandang sunnah basuhan kedua dan ketiga itu untuk menangkal gangguan setan yang sukanya membuat was-was di hati ahli ibadah. Maka kalau sudah melakukan wudu lengkap dengan pahala sunnahnya, yakinkan hati bahwa wudu kita sudah sempurna. Kalau ada bisikan was-was ini-itu soal kesempurnaan wudu kita, abaikan saja. Pastikan itu dari setan.

Yang saya uraikan ini semata pengetahuan saya soal fikh berwudu yang juga saya dapat dari Abah Sirad. Jadi, yang saya urai di atas itu dominan baru masuk wilayah tauhid. Adapun yang masuk wilayah tauhid itu bagian makna wudu secara hakikat, yaitu membersihkan batin dari nafsu ananiyah dengan jalan mempraktikkan Tauhid Dzukiyah dalam keseharian kita sampai ajal. Allahua'lam.

Abduldolah mengatakan...

Thanks Mas atas jawabannya.........

 

Ikuti kabar terbaru via e-mail

Barangsiapa menghendaki kebaikan bagi dirinya, niscaya dia mengambil jalan kepada Tuhannya. (Q.S. Al-Insan:29)

Copyright © Pusaka Madinah| Peta Situs | Designed by Templateism