burnzone

AD (728x60)

Muhammad

"Sampaikan dariku walau satu ayat." [H.R. Bukhari]
Tampilan terbaik situs ini pada peramban Chrome

Muhammad itu namanya,
Mursalin itu badannya,
Nawi itu satunya dengan Ilahi: barulah dia Nur Ilahi.

Nawi itu jasad Allah Ta`ala,
Nur Ilahi jasadnya Ilahi
Muhammad Nur itu sewaktu belum naik [Mi'raj];
waktu sudah naik Mi'raj dan turun kembali ke Bumi, Muhammad Nur hilang di Madinah [wafat],
sampai sekarang yang ada Muhammad Nawi. Muhammad Nawi inilah Tuhan yang ditemui di yaumil qiyamah kelak.

Patut kita tidak berjumpa Tuhan, hanya berjumpa dengan Kemahasucian-Nya. Itulah Muhammad Nawi saja yang ada. Tuhan, dari dulu sampai sekarang [sampai kapan pun] tidak akan pernah muncul. Tubuh-Nya saja ada: inilah jasadnya Rasulullah Saw.

Muhammad Majati itu meliputi jasad. Muhammad Nur melebam/meliputi ke qadim. Kita ini Muhammad Majati karena ada Ruhul Qudus. Kalau dia bukan Nur, tidak bisa naik sampai ke surga. Ruhul Qudus lebih mulia dan lebih mahasuci daripada malaikat.

Nabi Muhammad itu jasadnya Ruhul Qudus, yang dapat sampai ke nawi, hanya Muhammad. Yang sampai itu Muhammad Nawi. Tidak mungkin tidak jumpa Rasul dengan Tuhan. Kita selama ini hanya mengetahui Rasulullah Saw. itu Muhammad Majati (Ruhul Qudus)

Kita nyatakan Muhammad Nur itu. Itulah Nur Muhammad atau itulah Muhammad yang wafat di Madinah, sedangkan Nabi Muhammad Rasulullah Saw. sejak pulang Mi'raj mengetahui dirinya Muhammad Nawi dan Muhammad Nawi jasad Ilahi. Inilah Nama tertinggi Ilahi.


Muhammad mengetahui dirinya.
Laa ya'rifu zaatul ilallah.
"Tidak ada mengenal Diri-Nya, melainkan Diri-Nya."


Umat berkata Nabi Muhammad [Muhammad Nur] itu naik ke langit sampai ke Nawi, turun dan wafat di Madinah. Sekarang yang ada Muhammad Nawi.




Aku adakan dunia-akhirat karena Muhammad.
Aku adakan Muhammad karena Aku.




Muhammad itu namanya,
Nur atau Mur itu badannya.
Nawi itu satunya dengan Ilahi, barulah dia Nur Ilahi.

Mur itu jasad Muhammad,
Nawi itu jasad Allah Ta'ala,
Muhammad Nawi itu Jasad Ilahi.
Muhammad Nur itu sebelum naik Mi'raj, setelah turun kembali ke Bumi: Muhammad Nawi.
Muhammad Nawi itulah yang beri syafaat di yaumil qiyamah.


Sebenar-benar Muhammad itu Ruh Qudus dan Ruh Qudus itu tubuhnya hak Allah Ta'ala. Inilah permulaan yang kuat, yaitu Rahasia. Kita inilah bernama Muhammad. Muhammad itu bayang-bayang hak Allah Ta'ala. Tidak akan bercerai bayang-bayang dengan Yang Punya Bayang-Bayang. Pahamilah hakiki ini.




Ruhul Qudus bukan Tuhan

Ruhul Qudus bukan Tuhan. Ruh Qudus itu Zat Mutlak. Zat Mutlak inilah sumber kehidupan. Zat Mutlak ini Sifat Tuhan, bukan Tuhan. Kalau Tuhan itu Rabbul izzati: Zatnya Zat. Itulah Tuhan.




۞ إِنَّ اللَّهَ فَالِقُ الْحَبِّ وَالنَّوَىٰ ۖ يُخْرِجُ الْحَيَّ مِنَ الْمَيِّتِ وَمُخْرِجُ الْمَيِّتِ مِنَ الْحَيِّ ۚ ذَٰلِكُمُ اللَّهُ ۖ فَأَنَّىٰ تُؤْفَكُونَ [٦:٩٥]
Sesungguhnya Allah menumbuhkan butir tumbuh-tumbuhan dan biji buah-buahan. Dia mengeluarkan yang hidup dari yang mati dan mengeluarkan yang mati dari yang hidup. (Yang memiliki sifat-sifat) demikian ialah Allah, maka mengapa kamu masih berpaling? [Q.S. Al-An`am:95]


Makna dan rahasia hakiki ayat tersebut di sini:

وَالنَّوَىٰ
butir tumbuh-tumbuhan dan biji buah-buahan.


Tumbuhan dan buah-buahan itu tumbuh dari biji kering-mati yang kemudian ditanam. Biji yang mati inilah tamsil rahasia tentang suatu tempat tertinggi perjumpaan dengan Allah Rabbul Izzati.

"Tempat" perjumpaan Nabi Muhammad Rasulullah Saw. dengan Allah Rabbul Izzati adalah suatu tempat yang bernama Wannawa. Di tempat ini semua yang hidup berasal dari yang mati. Artinya juga, setiap yang bisa sampai ke situ, mati pun bisa hidup kembali. Nawa; Nawi itu sama saja. Yang sampai ke Wannawa hanya Muhammad: Nabi Muhammad Rasulullah Saw. satu-satunya yang sampai ke sana. Itulah disebut Muhammad Nawi. Ini juga sunnah. Buka al-Kahfi:110


قُلْ إِنَّمَا أَنَا بَشَرٌ مِّثْلُكُمْ يُوحَىٰ إِلَيَّ أَنَّمَا إِلَٰهُكُمْ إِلَٰهٌ وَاحِدٌ ۖ فَمَن كَانَ يَرْجُو لِقَاءَ رَبِّهِ فَلْيَعْمَلْ عَمَلًا صَالِحًا وَلَا يُشْرِكْ بِعِبَادَةِ رَبِّهِ أَحَدًا [١٨:١١٠]
Katakanlah: Sesungguhnya aku ini manusia biasa seperti kamu, yang diwahyukan kepadaku: "Bahwa sesungguhnya Tuhan kamu itu adalah Tuhan yang Esa".
Barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Tuhannya, maka hendaklah ia mengerjakan amal yang saleh dan janganlah ia mempersekutukan seorangpun dalam beribadat kepada Tuhannya".



Pengajian hakiki ini bukan pendapat, melainkan sudah dilihat nyata yang sebenar-benarnya. Pahamilah hakiki ini.

Syaikh Sirad

"Muhammad"


Muhammnad Nawi Jasad Ilahi
Tags: ,
admin Pusaka Madinah

Pusaka Madinah adalah sebutan untuk ilmu, amal, dan muanayah tauhid hakiki bagi kalangan khawwas al khawwas yang disampaikan oleh Mursyid, K.H. Undang bin K.H. Sirad bin K.H. Yahya dengan sanad aly sebagai berikut: (1) Nabi Muhammad Rasulullah Saw., (2) Nabi Khidir a.s., (3) Abdul Aziz ad-Dabarq, (4) Abdul Wahab an-Nazi, (5) Ahmad bin Idris, (6) Muhammad Sanusi, (7) Muhammad Mahdi, dan (8) Muhammad Idris.

66 komentar:

banyu urip mengatakan...

Pertamaxxxxxx

Hihihiiiiiiiiiiiyyy

banyu urip mengatakan...

Salam alaikum,kang mux bolehkah saya memohonkan ampun(istighfar) untuk saya dari abah ?

Mohon agar abah membacakan istighfar untuk saya?

Unknown mengatakan...

Assalamu Alaikum Bang Mux.


Yuslin

Rahnrav mengatakan...

:4:

banyu urip mengatakan...

Subhanallah
Walhamdulallah
ALLAAAAAAAAAAAHU AKBAR......

Tadi belum sempet baca
Setelah baca..................


SUBHANALLAH


Yaa habibi yaa rasulallah
Allahu nabi yaa rasulallah

Unknown mengatakan...

Mohon izin baca dan nyimak berulang ulang.

Semoga Allah memberikan petunjuk dan kepahaman.

banyu urip mengatakan...

Subhanallah
Walhamdulallah
ALLAAAAAAAAAAAHU AKBAR......

Tadi belum sempet baca
Setelah baca..................


SUBHANALLAH


Yaa habibi yaa rasulallah
Allahu nabi yaa rasulallah

banyu urip mengatakan...

Subhanallah
Walhamdulallah
ALLAAAAAAAAAAAHU AKBAR......

Tadi belum sempet baca
Setelah baca..................


SUBHANALLAH


Yaa habibi yaa rasulallah
Allahu nabi yaa rasulallah

banyu urip mengatakan...

Subhanallah
Walhamdulallah
ALLAAAAAAAAAAAHU AKBAR......

Tadi belum sempet baca
Setelah baca..................


SUBHANALLAH


Yaa habibi yaa rasulallah
Allahu nabi yaa rasulallah

banyu urip mengatakan...

Subhanallah
Walhamdulallah
ALLAAAAAAAAAAAHU AKBAR......

Tadi belum sempet baca
Setelah baca..................


SUBHANALLAH


Yaa habibi yaa rasulallah
Allahu nabi yaa rasulallah

Devi hendra mengatakan...

terima kasih bang mux, antara ruhul qudus dengan muhammad liput meliputi apabila ruhulqudus nyawa maka muhammad tubuh sedangkan tuhan lasya kamisli alhamdulilah

banyu urip mengatakan...

Wahhhh.....tadi nggak masuk-masuk,giliran ditinggal........... semua komen gagalku pada masuk.......maap....... ,maap semuanya

erik rusdianto mengatakan...

Assallamu'alaikum, absen juga nih....
salam buat semua sobat sarang
Yaa Sayyidii Yaa Rasulullah

Hari Sarwono mengatakan...

alhamdulillah ...kaji yg harus dirasa oleh sendiri,,yg tidak merasa tidak tahu...semakin kedalam pemahaman,semakin bodoh saya...tetap bersyukur dengan pencapaian jalan praktik..karena apapun yg terjadi adlh karunia ..amien

Rahnrav mengatakan...

:25:
After edit.. nyimax..

moerad qrad mengatakan...

alhamdulillah......komeng dulu baru baca....

moerad qrad mengatakan...

alhamdulillah sedikit demi sedikit pengetahuan semakin luas dibukakan.....
terimakasih kang Abah
Terimakasih kang Sparrow

Bayu Perdana mengatakan...

Absennnnnnn :D

Alam Warda Ritonga mengatakan...

Assalamualaikum sobat sarang semua..

wAlhamdulilah.. terimakasih untuk Abah dan Kang Adam

Arie Al Sumaterani mengatakan...

Salam alaikum... absen pagi...
lanjut baca dulu..

Annisa AyuKartika mengatakan...

Salamalaikum warrahmatullahi wabarakatuh

Alhamdulillah....................
makin kesini makin terang
InsyaAllah faham......semoga tak tersalah faham

:21: :21: :21: :21: :21: :21:


Mang Asep mengatakan...

:21: :21: :21:

Arie Al Sumaterani mengatakan...

Sebenar - benar Muhammad itu Ruh
Qudus dan Ruh Qudus itu tubuhnya
hak Allah Ta' ala. Inilah permulaan yang
kuat , yaitu Rahasia . Kita inilah bernama
Muhammad . Muhammad itu bayang-
bayang hak Allah Ta 'ala . Tidak akan
bercerai bayang- bayang dengan Yang
Punya Bayang- Bayang. Pahamilah hakiki
ini .

Alhamdulillah kang mux... semakin kesini semakin dibuka oleh Abah …

seperti syair sufi yg sering saya tulis dikomen ataupun di g+ :

Jgn tertipu dg apa yg dipandang.. karena semua hanyalah bayang2 ...
tdk terpisah Al haq dg selayang pandang ...
tujulah satu didlm pandang (Syuhudul wahdah fil wahdah)

Hadist Qudsy :

Ya Muhammad …
Engkau adalah bayang2 AKU …
maka jgnlah sekali2 Engkau mensyirikkan AKU …

Bayangan akan tetap bayangan..
dan selamanya akan tetap bayangan …
bayangan bknlah yg punya bayang2 …
karena Tuhan itu bknlah bayangan …

Tuhan itu Robbul Izzatti …
Tuhan sekalian Zat …
Tuhan itu tdk berZat tdk bersifat tdk berasma tdk berafal … Laisa kamaslihi syaiun …

Arie Al Sumaterani mengatakan...

Benar sekali mas hari …

Man lam yar zauq lam ya'rif :
barang siapa yg tdk merasa tdk akan tahu …

semakin kita mengenal Allah …
maka kita akan semakin bodoh …

Ahsani Fatih mengatakan...

SALAM ALAIKUM..
http://lh5.googleusercontent.com/-DzpLpNVqjTg/UFV6-KbfXDI/AAAAAAAAFgE/SbWZJMcK1i4/h120/aww.gif
Nyimak... http://lh3.googleusercontent.com/-8wtXl5v8lW8/UFXgsebsyCI/AAAAAAAAFvs/oJaS8vE-Vwk/s128/gituloh.gif

antox hooligan mengatakan...

http://lh4.googleusercontent.com/-Ttww9V3A4jc/UFV68473V5I/AAAAAAAAFf0/MsTe3q5PAZo/h120/aing-tea-ateuh.gif

Terasa Semakin Jauhhh ketinggalan Mah.... Yaa allah...
Hanya berharap dari keyakinan akan surah Al-Kahfi : 110

satria kelana mengatakan...

subhanalallah...apa yg akan sy mau tanyakan ternyata sudah di gelar Abah secara gamblang...

Hanny Handoyo mengatakan...

Salam mualaikum..bener kata Mas Hari dan Kang Ari..aemakin merasa bodoh saya :3:
Semoga berkah Tuhan selalu buat Abah, Kapten Sparrow dan semua yg berada dalam kesadaran tauhid islam..
Allahuma shali ala sayiddina Muhammad, wa ala ali sayiddina Muhhammad
Yaa Sayiddi Yaa Rasulullah

Pical mengatakan...

Ya Sayiddi Ya Rasulullah, Subhanallah, ALLAHU AKBAR

Unknown mengatakan...

Sampai pupus / lenyap.

Alam Warda Ritonga mengatakan...

Pengajian hakiki ini bukan pendapat, melainkan sudah dilihat nyata yang sebenar-benarnya

Salam takzim untuk Abah dan Kang Adam

Muaz Elhaaj mengatakan...

Assalamuaálaikum Wr. Wb.

Mas Mux : Allah bernama Allah itu, setelah adanya Nur Muhammad. Sebelum itu, Allah tidak bernama!. LaLu apakah nama yang sebelum bernama itu ?

Mohon pencerahannya.....!!!

omar cyaham mengatakan...

Subhanallah..

gilang gemilang, kait kelindan..
ujung di pukul tak habis galah

Lintang pukang hendak ke tuhan
abdi habis hamba habis,
ASYHADU AN'LAA-ILAHA ILLALLAH

tergelar menjadi surat
ter-rahasia menjadi sirath

Insya allah Faham..

Abdi haturkan
tunduk salam ulun beribu hormat .. abah ,
panglipur sirat - surat - tergelar..

Amin..









SAIYOSAKATO SS mengatakan...

Aswrb ... Komendan . , Alhamdulillah ... haadiiirrr ... Salam hormat buat Abah ... dan salkomsel buat dulur2 di sini .. Semakin mantap ... tksh .. Wswrb

MUXLIMO mengatakan...

~O) :8:

MUXLIMO mengatakan...

Alaikumsalam wa rahmatullahi wa barakatuh, Mas Banyu.. insyaAllah nanti saya sampaikan ya.

MUXLIMO mengatakan...

Alaikumsalam wa rahmatullahi wa barakatuh, Bang Yuslin.. apakabarnya? moga makin mantep tauhidnya ya. aamiiin.

MUXLIMO mengatakan...

heheheh akhirnya bisa juga Nad bikin emot di mari. *tumpengan dong :11: :}}

MUXLIMO mengatakan...

Alhamdulillah.. Kang Devi :)

MUXLIMO mengatakan...

hehehe.. gapapa kok, Mas.. mumpung masih gratis.. :3:

MUXLIMO mengatakan...

Alaikumsalam wa rahmatullahi wa barakatuh, Bang Erik! :8:

MUXLIMO mengatakan...

Alaikumsalam wa rahmatullahi wa barakatuh, Bang Booooosss! siap..salam insyaAllah selalu disampaikan.. tetep joss, Bang!! http://lh5.googleusercontent.com/-ACvMINZL0bU/ULpjs5Un44I/AAAAAAAAHf8/OOqMVCUj2zk/s88/allah_bless.gif

Dayat Fathur mengatakan...

kutipan abah bikin jasad ini merindingg..........

sumbertechnik st mengatakan...

ass.subhanallah indah nian. kang absen walaupun telat yg pnting nyimaks g ktinggalan.

Unknown mengatakan...

Alhamdulillah Bang.

Kabarnya tidak ada perubahan, Bagaimana dulu begitu juga sekarang.

Bagaimana Email saya Bang, apa sudah di tanyakan dengan Abah Siradj yang saya sayangi.

Jika Allah berkehendak saya akan ke pontianak Bang, InsyaAllah.

Yuslin

Si Arnol mengatakan...

Salam alaikum,

benar mbak Annisa, makin kesini makin terang benderang. habis gelap terbitlah terang.

ayo PLN...jgn mau ketinggalan, masak gelap mulu :3:

Si Arnol mengatakan...

Salam alaikum,

Mohon dikoreksi ya kang.

Muhammad Tubuhku = Nur Muhammad = Muhammad awal
Nur Nyawaku = Muhammad Majati = Ruh Qudus

Tuhan Tubuhku = Muhammad Nawi = Muhammad akhir?
Mahasuci Nyawaku = Muhammad Majati = Ruh Qudus

Arie Al Sumaterani mengatakan...

insya Allah begini maksdnya... kang arnold

Muhammad tubuhku = Zat Mutlak / Ruh qudus /nur Allah/ Muhammad Awal … nyawa dlm nyawa
artinya kita ini bertubuhkan Zat mutlak Atau Ruh qudus..

Nur Nyawaku = Zat sifat / Ruh idhofi/ Nur muhammad/ Muhammad akhir/ nyawa kita..
atinya kita ini bernyawakan Zat mutlak /nur muhammad …

Tuhan tubuhku = Muhammad nawi (esanya dg Tuhan) artinya jika kita sdh bertubuhkan Zat mutlak atau Ruh qudus sdgkan Ruh qudus ini esa dg tuhan… otomatis kita bertubuhkan Tuhan..

Mahasuci nyawaku = Zat mutlak/Ruh qudus/nyawanya nyawa … artinya kita bernyawakan Zat mutlak/ Ruh qudus …

jd ucpan ini menyatakan bhwa Tubuh dan nyawa kita sdh Zat semata - mata … krn Zat mutlak ini Esa dg Tuhan.. mk pd hakikatnya yg ada hanya Tuhan semata - mata..

Allahu a'lam

Arie Al Sumaterani mengatakan...

insya Allah begini maksdnya... kang arnold

Muhammad tubuhku = Zat Mutlak / Ruh qudus /nur Allah/ Muhammad Awal … nyawa dlm nyawa
artinya kita ini bertubuhkan Zat mutlak Atau Ruh qudus..

Nur Nyawaku = Zat sifat / Ruh idhofi/ Nur muhammad/ Muhammad akhir/ nyawa kita..
atinya kita ini bernyawakan Zat mutlak /nur muhammad …

Tuhan tubuhku = Muhammad nawi (esanya dg Tuhan) artinya jika kita sdh bertubuhkan Zat mutlak atau Ruh qudus sdgkan Ruh qudus ini esa dg tuhan… otomatis kita bertubuhkan Tuhan..

Mahasuci nyawaku = Zat mutlak/Ruh qudus/nyawanya nyawa … artinya kita bernyawakan Zat mutlak/ Ruh qudus …

jd ucpan ini menyatakan bhwa Tubuh dan nyawa kita sdh Zat semata - mata … krn Zat mutlak ini Esa dg Tuhan.. mk pd hakikatnya yg ada hanya Tuhan semata - mata..

Allahu a'lam

Si Arnol mengatakan...

Tubuh & Nyawa zat Mutlak semata-mata :10: :-?
Maka dikatakanlah laa maujudun ila Allah :20:

Hatur nuhun bang Arie :16:

Si Arnol mengatakan...

ane jg nih kang. titip didoain ampunan buat ane & istri. :5:

Arie Al Sumaterani mengatakan...

Alhamdulillah …

Arie Al Sumaterani mengatakan...

Ralat :

Nur Nyawaku = Zat sifat / Ruh idhofi/ Nur
muhammad / Muhammad akhir / nyawa kita..
atinya kita ini bernyawakan Zat Sifat /nur
muhammad …

Darwin Hamdani mengatakan...

http://lh6.googleusercontent.com/-03SePZBireE/ULpkLsg1uKI/AAAAAAAAHkI/8jJOWJf6mTg/s76/salam.gif

ALHAMDULILLAH.
Semua Tulisannya dengan Pemahamannya Sangat Tepat, Benar dan Jelas.
apalagi ditambah Penjelasan Bang Mux (Adam) dan Bang Arie yang sudah lengkap,
dibongkarnya Habis mengenai hal-hal/percakapan yang sifatnya RAHASIA, semoga bisa dipahamkan cepat kita semua.
Terima kasih atas penuturan dan pesan dari Guru Syaikh SIRAD yang membagi pengetahuannya ke kami karena
Kami juga Akui memang semua yang ditulis di Blog ini semuanya Benar cuma kitanya yang jadi takut untuk komentari.

Lanjut aja terus Bang Mux semoga diberi petunjuk terus untuk menulis lebih mendalam, kami ini bisanya tinggal membaca, karena makin hari makin dalam juga.

MUXLIMO mengatakan...

http://lh5.googleusercontent.com/-NyfcNUQUYYA/ULpkRODStNI/AAAAAAAAHmA/pS9ZZXWpcWU/s74/wsalam.gif
subhanallah wal hamdulillaaaah.. makasih banyak atas testimoni dukungan ini, Bang Darwin. Aamiiin. makasih atas doanya,moga demikian juga buat Abang yaa.. :21:

MUXLIMO mengatakan...

Alaikumsalam wa rahmatullahi wa barakatuh, setakat yang sy tau.. Muhammad Nawi, Bro :)
tapi tau Asma Tertinggi Allah itu tidak terlalu penting, yang penting itu sampai ke Yang Punya Nama. :]

PUTERA LAUT SUMATERA TIMUR mengatakan...


Tuhan tubuhku = Muhammad nawi (esanya dg Tuhan) artinya jika kita sdh bertubuhkan Zat mutlak atau Ruh qudus sdgkan Ruh qudus ini esa dg tuhan… otomatis kita bertubuhkan Tuhan..
( Alhamdulillah....Mas Arie... tksh saya baru paham maksudnya )

Mahasuci nyawaku = Zat mutlak/Ruh qudus/nyawanya nyawa … artinya kita bernyawakan Zat mutlak/ Ruh qudus …

uraian yg ini saya mengerti & sesuai dgn uraian sebelum2nya.



PUTERA LAUT SUMATERA TIMUR mengatakan...

Mohon ma'af, selanjutnya ada uraian Mas Arie, yg saya masih bingung nih sbb :

-Muhammad tubuhku = Zat Mutlak / Ruh qudus /nur Allah/ Muhammad Awal … nyawanya nyawa
artinya kita ini bertubuhkan Zat mutlak Atau Ruh qudus..

-Nur Nyawaku = Zat sifat / Ruh idhofi/ Nur
muhammad / Muhammad akhir / nyawa kita..
atinya kita ini bernyawakan Zat Sifat /nur
muhammad …
-----------------------------------------------------------------------
- Nur Nyawaku = Zat Mutlak / Ruh qudus /nur Allah/ Muhammad Awal … nyawanya nyawa
artinya kita ini bertubuhkan Zat mutlak Atau Ruh qudus..

--Muhammad Tubuhku = Zat sifat / Ruh idhofi/ Nur
muhammad / Muhammad akhir / nyawa kita..
atinya kita ini bernyawakan Zat Sifat /nur
muhammad …

antara uraian di atas dan yg di bawahnya,..Mana yg benar nih Mas Arie, saya tanyakan spy saya tdk ragu2.Smg Mas Arie dan Bg Mux mau memperjelasnya.
Tksh sebelumnya, wassalam.

PUTERA LAUT SUMATERA TIMUR mengatakan...

Pertanyaan saya di atas, dibatalkan karena sudah jelas, ternyata saya yg keliru dan
Mas Arie sudah tepat bahwa :
-Muhammad tubuhku = Zat Mutlak / Ruh qudus /nur Allah/ Muhammad Awal … nyawanya nyawa
artinya kita ini bertubuhkan Zat mutlak Atau Ruh qudus..

-Nur Nyawaku = Zat sifat / Ruh idhofi/ Nur
muhammad / Muhammad akhir / nyawa kita..
atinya kita ini bernyawakan Zat Sifat /nur
muhammad …
---------------------------------------------------
Muhammad tubuhku
Nur Nyawaku.

-Muhammad Tubuhku.
Ruhul Qudus = Muhammad = Nyawanya Nyawa = Diri Rahasia Allah yg ada di sama tengah hati kita ( pusat ) yg berasal dari Nur Ilahi = Muhammad awal = Zat Allah = Zat Mutlak yg Maha Meliputi sekalian alam = Maha Ruang = Ruang tempat sekalian alam / sekalian makhluk.termasuk diri kita.
Jadi secara hakiki tauhidnya Zat Mutlak itulah tubuh sekalian alam termasuk diri kita,...maka disebut " Muhammad Tubuhku ".
Sedangkan Nur Ilahi berasal dari Tuhan Yg Tak Bernama...Yg Maha Pencipta sekalian alam beserta isinya....Yg terlebih maha meliputi segala sesuatu, maka disebut :"Tuhan tubuhku ".

-Nur Nyawaku.
Nyawa kita = Ruh idofi = Zat sifat yg berasal dari Nur Muhammad = Muhammad akhir.
artinya kita ini bernyawakan Zat Sifat /nur
muhammad,...maka disebut " Nur Nyawaku ".
sekalian makhluk berasal dari Nur Muhammad, sedangkan Nur Muhammad berasal dari Nur Ilahi/Nur Allah.

Tksh dan salam kepada Abah Bg Mux dan Mas Arie serta sahabat sarang semua.

terhubung mengatakan...

mohon analogi org bodoh ini di cerahkan, tubuh kita adalah asal mula DNA fisik yg satu (ADAM(nabi):kumpulan segala kejelekan/kebaikan=tanah)dan tempat wadah ruh=paling suci (urusanKU:quraN--(penjelasan tauhid mengenal nur ini?)), awal mula suci kembali suci=syurga?, awal suci kembali kepada pemilik kotor=neraka?, jalan penyucian=syariat(dunia&godaannya) , mengenal nur muhammad saja tidaklah cukup menjamin, tetapi jalankan syariat yg benar itulah pembela kita nantinya bnr tidak? zaman jahiliyah saja banyak yg kenal rasulullah lbh dari kita , tapi yg menjalankan syariatnya? wudhu uda benar?sholat uda benar? zikir ud benar? syafii? hanafi?hambali? maliki? bagi yg belum sampe ke bahasan muxlem baiknya jalankan ibadah yg benar sesuai sunnah, sudah disediakan makanan(ibadah) oleh rasulullah, tinggal di makan aja hidangan dari rasulullah yg di sajikan oleh 4 imam besar tinggal ikutin yg mana, betul tidak?

Zuhri M mengatakan...

mas/mbak terhubung...
mengenal Nur Muhammad dan mengenal Muhammad jasad adalah sesuatu yg berbeda,dan kata mengenal pun banyak terminologinya. walaupun nur muhammad dan Muhammad jasad satu.

Membuat rumah pasti dimuali dari pondasi, syariat adalah rumah, jadi dahulukan kokohkan pondasi, tentunya bentuk pondasi sambil tetap mengacu pada bentuk rumah. jangan sampai rumah berdiri tidak diatas pondasi, atau pondasi tidak sesuai dengan bentuk rumah.. CMIIW

MUXLIMO mengatakan...

melengkapi tanggapan dari Brad Zuhry..

tubuh kita adalah asal mula DNA fisik yg satu (ADAM(nabi):kumpulan segala kejelekan/kebaikan=tanah)

DNA fisik kita yang sebenarnya bukan tanah, Mas.. ada di al-insan:1
Jangan terpengaruh dengan paham kebatinan yang memandang asal segala sesuatu itu dari anasir-anasir alam. Semua dari Tuhan, bukan dari alam.

dan tempat wadah ruh=paling suci (urusanKU:quraN--(penjelasan tauhid mengenal nur ini?)),

saya bingung dengan maksud frasa "tempat wadah ruh" ini.. jika maksudnya ruh itu suci, benar. Karena dari Yang Mahasuci. Dan memang yang dikatakan "Urusan-Ku" itu ruh.. karena Ruh ini memang Rahasia Allah yang ditiupkan pada jasad Adam [Al-Hijr:29].

Benar nama lain Quran itu Nur, maksudnya bukan Quran itu sumber Nur..melainkan Quran itu Kalamullah, Perkataan Sang Pemilik Cahaya Langit dan Bumi. Yang dimaksud Nur itu ada di Q.S. Nur:35 dan Fushilat:54.


Awal mula suci kembali suci=syurga?, awal suci kembali kepada pemilik kotor=neraka?,
Pemilik suci dan pemilik kotor sama, yaitu Allah. Bukan pemilik kotor itu neraka. kotor-suci-surga-neraka itu makhluk, pemiliknya ya Allah.

Suci-kotor ini jangan hanya dipandang secara syariat. Jasad bisa saja bersih dan wangi, tapi hatinya busuk lebih busuk daripada lubang WC.. contohnya, "ulama-ulama" yang mengajarkan khodam-khodam, beri ilmu kanuragan, pelet, dll.. bahkan dengan mahar sekian juta.

jalan penyucian=syariat(dunia&godaannya) , mengenal nur muhammad saja tidaklah cukup menjamin, tetapi jalankan syariat yg benar itulah pembela kita nantinya bnr tidak?

Terbalik, Mas. Mengenal Nur Muhammad itu pijakan awal untuk mengenal Allah. Biar Anda shalat seribu tahun di atas bara api, tapi tak kenal dengan yang disembah.. nilainya bisa sama dengan debu di hadirat Allah.

Apalagi dalam tarikh atau sejarah syiar Islam, makrifat mendahulu syariat.

zaman jahiliyah saja banyak yg kenal rasulullah lbh dari kita , tapi yg menjalankan syariatnya? wudhu uda benar?sholat uda benar? zikir ud benar? syafii? hanafi?hambali? maliki? bagi yg belum sampe ke bahasan muxlem baiknya jalankan ibadah yg benar sesuai sunnah, sudah disediakan makanan(ibadah) oleh rasulullah, tinggal di makan aja hidangan dari rasulullah yg di sajikan oleh 4 imam besar tinggal ikutin yg mana, betul tidak?

Betul, Mas.. dan berikut ini cara shalat yang pasti benar dan cara zikir yang pasti benar sehingga keempat imam mazhab pun takkan berani membantahnya.

terhubung mengatakan...

alhamdulillah..terima kasih atas penjelasanya, smua mengembalikn pemahaman yg sudah jarang di bahas dimana-mana(mgkn cuma ada di pesantren), hampir2 mendekati ajaran wali ke 10(kiasan anda tahu siapa)...wallahu..mungkin jika semua umat siap dengan pondasinya maka tidak ada lagi umat ini yg nyeleneh dalam beragama, termasuk sy mungkin, terus terang sy adalah org yg lari dariNya, krn dunia membutakan, setiap lari makin sy berharp pdNya, smkin dekat smkin sy takut melihat dunia, separuh gila,ilmu kebatinan bukan yg sy hrpkn, ttpi itu sbuah godaan dn sy buang jauh2 krn dkt dgn kesyirikan, skrg lbh pd jalur hamba(budak dunia) trkdg smua jd tak jelas, jika sy kembali(jlnNy) maka tak kupandang siapapun lagi tak berani diri ini melihatNya dalam semua diri, aku takut mas dgn hayalan ini smua, takut ini smua jd jalan iblis smkin menjrumuskn..bagiku cukup menjadi hamba utk kluarga dan tetap jalankn syariat, bolehkah ini? krn DIA juga menitipkan smuany, jika kusiakan smua artiny sy trmsuk tdk amanah kan?,mdh2an urusan dunia yg membawa pahala wlw itu tdk cukup sy msh trus beristighfar...

Muaz Elhaaj mengatakan...

Makasih mas atas penjelasannya. :8:

Jamal mengatakan...

Assalamu 'alaikum Kang...
apakah saya bisa tau harus mulai dari mana belajar tauhid hakiki ini?

saya sudah rindu...

MUXLIMO mengatakan...

Alaikumsalam wa rahmatullahi wa barakatuh, Mas Jamal..
Mudah-mudahan tautan berikut bisa membantu :)
Dasar-dasar Memahami Ilmu Tauhid

 

Ikuti kabar terbaru via e-mail

Barangsiapa menghendaki kebaikan bagi dirinya, niscaya dia mengambil jalan kepada Tuhannya. (Q.S. Al-Insan:29)

Copyright © Pusaka Madinah| Peta Situs | Designed by Templateism