burnzone

AD (728x60)

Mengenal Diri

"Sampaikan dariku walau satu ayat." [H.R. Bukhari]
Tampilan terbaik situs ini pada peramban Chrome

Daftar Butir
  • Makna hakiki perkataan "Allah".
  • Kedudukan Zat dan Sifat bagi Allah
  • Jenis takbir ihram dalam shalat: yang sempurna dan yang rusak


Prolog
Pada tulisan kali ini kami ajak Anda, Saudara Muslim sekalian, menapaki setingkat lebih tinggi kaji agama kita, yaitu ke dalam pembicaraan tauhid hakiki. Pembicaraan ini wajib dibaca dengan paham. Jangan dengan tersalah paham. Sebab ini kaji hakiki. Pengajian 80.000 hakikat ke atas. Kaji yang disampaikan Nabi Muhammad Rasulullah Saw. kepada golongan warisatul anbiya, yaitu kaum khawwasul khawwas: waliyullah, arif bilah, ulama-ulama mutahaqama, dan ulama-ulama al-paham.

Yang akan berlaku dalam kajian ini bagi Anda, insyaAllah adalah ayat berikut.

Sesungguhnya telah datang dari Tuhanmu bukti-bukti yang terang; maka Barangsiapa melihat [kebenaran itu], maka [manfa’atnya] bagi dirinya sendiri; dan barangsiapa buta [tidak melihat kebenaran itu], maka kemudharatannya kembali kepadanya. Dan aku [Muhammad] sekali-kali bukanlah pemelihara [mu]. [Q.S. Al-An`am: 104]

Maksudnya, jika Allah berkenan mengaruniakan paham pada Anda, kemanfaatannya bagi Anda sendiri. Sebaliknya, jika Anda membaca ini dengan tersalah paham, artinya kaji ini bisa jadi kemudharatan bagi Anda. Jadi, berhati-hatilah mengambil paham dari bacaan ini. Bila ada yang perlu ditanyakan, jangan diam lalu Anda berkoar-koar fitnah pada kami. Kami berani menyampaikan ini untuk publik sebab pengetahuan ini adalah hak bagi setiap umat Muhammad Saw. dan kewajiban menyampaikan bagi yang sudah memahami. Berprasangka baik, itu yang utama di sini. Mudah-mudahan Allah memahamkan. InsyaAllah. Aamiin.



MENGENAL DIRI

Mengenal diri dan beramal. Ini yang diterima Allah. Mengenal diri tidak beramal, inilah orang siksa. Sebab Nabi Muhammad Rasulullah Saw. berilmu dan beramal lagi kedudukannya paling tinggi, bahkan tidak ada Tuhan yang dijumpai di kemudian hari, hanya Muhammad Saw., sebagai syafa`atul uzma.


“Ana Abu al-arwah wa Adama Abu al-basyar” 
Aku adalah bagaikan Bapak sekalian Ruh, sedangkan Adam adalah bagaikan Bapak sekalian Tubuh.


Yang namanya Muhammad itu sudah cukup. Awal mula terjadi sebelumnya, Dia Berkata-kata pada hamba-Nya dengan "laa bi harfin wa laa shautin". Ketika itu Adam belum ada karena belum ada sesuatu [baharu alam]. Yang ada Muhammad dan Nur. Kemudian yang satu raib dan yang satu "melompat", bangunlah Adam. Makanya se-Zat, se-Sifat, se-Asma, dan se-Af`al.

Adam itulah satu alam semesta dan satu maharuang [Adam sebagai bapak sekalian jasad]. Penghabisan pandangan, satu saja. Inilah pandangan Nabi Muhammad Saw.: pandang Satu kepada yang Satu. Karena dari yang Satu itulah adanya banyak. Karena dari yang Satu itulah kepada yang banyak. Adapun kita ini Rabbul Alamin [khalifah; wakil Allah di muka bumi ]. Menentukan penghabisan ini hanya kepada yang berpengetahuan.

Ketinggian ilmu dan ketuaan agama, pandai-pandai dirinya dikatakan Tuhan. Itu juga dihalalkan, itu juga yang diharamkan. Sebab Ruhul Qudus itu diri kamu juga [Q.S. Adz-Dzariat:20-21]. Makanya hendaklah disatukan [baca: diesakan| kalau tidak diesakan, zindik dan atau syirik]

Yang Menjadikan dan yang dijadikan itu satu. Diri di dalam sama-tengah hatimu, itu diri kamu juga [Ruhul Qudus]. Hendaklah diesakan dengan jasad, barulah kita bernyawa rabbani.

Penghabisan kalam Nabi Muhammad Rasulullah Saw., "Ummati, ...shalli, shalli, shalli." Di dalam shalat kita berjumpa karena di dalam shalat hanya beliau saja [Muhammad] dengan Allah yang disebut. Barangsiapa memandang dirinya bersih [putih mukhalafah]; suka Allah Ta'ala. Itulah umat Muhammad Saw.

Oleh sebab itu dalam tafakur, kalau kondisi kita sudah diam sediam-diamnya; pengingatan sadar ke kosong [maharuang], perasaan akan merasa ada di kosong. Kalau kita pakai nyawa hakiki, itu adalah pengingatan.


Zat dan Sifat itu bagaimana?
Zat [Mutlak] itu Diri-Nya, Sifat itu Asma-Nya.


  • Alif itu menunjukkan adanya Zat.
  • Lam pertama, Asma-Nya.
  • Lam kedua, itu Sifat-Nya.
  • Ha itu Kecukupan-Nya.
  • Pertemuan Lam pertama dan Lam kedua, jadilah sabdu [tasdid]. Sabdu itu Nur. Yang di atas sabdu, itulah Allah. Yang ditunjuk oleh alif di atas sabdu, itulah Allah.


Adapun Zat-Sifat itu Kemahaesaan-Nya. Kemahaesaan-Nya inilah Sifat Jalal. Oleh orang tauhid, Sifat Jalal itu dikatakan sebagai Sifat Kebesaran Allah [Adz-Dzariat:20]. Tuhan terlindung oleh Sifat Jalal-Nya. Sifat Jalal itu Sifat Kebesaran Tuhan. Itulah Tubuh Maharuang atau Kosong. Dan Maharuang itu juga Zat Mutlak. Zat Mutlak ini juga disebut Nur Ilahi. Inilah Kemahaesaan Tuhan.

Kemahaesaan Tuhan inilah Cahaya Diri Tuhan [Nur Ilahi]. Karena Cahaya Diri Tuhan ini juga adalah Kebesaran Diri Tuhan, dinamailah ALLAH. Jadi, ALLAH itu Nama Kebesaran bagi Zat Mutlak [Zahiru Rabbi].[Q.S. Nur:35]

Jadi, Cahaya Diri Tuhan itulah Kebesaran Diri Tuhan yang dinamai ALLAH. Tuhan tidak ber-Nama, Kebesaran-Nya itulah yang bernama ALLAH, maka dikatakan ALLAH itu Ismu Zat [Nama bagi Zat atau Nama Kebesaran Zat Mutlak]

Yang pentig setiap tahu nama, mustilah kita kenal pribadinya. Maka dalam ibadah shalat sewaktu kita takbir ihram, jangan ada lagi ber-i`tikad-i`tikad. Karena besarnya Kebesaran Tuhan itu kita tidak tahu: sudah laysa kamitslihi syaiun.


TAKBIR IHRAM YANG SEMPURNA

Waktu menyebut takbir, jangan ada hati berkata-kata lagi. Jangan ada ingat sesuatu lagi. Batal takbirnya. Ingat, yang dikatakan niat kamaliyah itu niat yang sempurna. Tidak ada lagi berniat ini-itu di dalam takbir ihram. Ucapkan sajalah. Dan sebaik-baik ucapan takbir itu dengan menyempurnakan mad badal-nya [tiga harakat|tiga alif]. Ini artinya, shalat orang tauhid tidak meninggalkan hukum tajwid. Begitulah cara orang tauhid dalam beribadah.

Mengapa ketika shalat kita menyebut, "Allaaaahu Akbar!" ? Karena yang betul-betul tidak kitak ketahui itu Besar-Nya. Kalau besarnya sesuatu dapat dikira-kira, diukur-ukur. Kalau besar-Nya Allah, tidak ada yang bisa mengetahuinya dengan alat apa pun juga.


TAKBIR IHRAM YANG RUSAK

Ketika takbir, jangan ada dimasuk-masukkan i`tikad ini-itu. Takbir itu satu kali saja. Tidak ada takbir dua-tiga kali. Banyak perbuatan yang mengada-ada. Takbir sekali, turun lagi, takbir lagi tidak jadi lagi, barulah takbir diselesaikan. Mengapa terjadi begitu? Karena mereka belum paham tentan yang disebut takbir ihram itu. Allah paling tidak suka perbuatan mengada-ada [bid`ah].


- Syaikh Undang Siradj -


Tags: ,
admin Pusaka Madinah

Pusaka Madinah adalah sebutan untuk ilmu, amal, dan muanayah tauhid hakiki bagi kalangan khawwas al khawwas yang disampaikan oleh Mursyid, K.H. Undang bin K.H. Sirad bin K.H. Yahya dengan sanad aly sebagai berikut: (1) Nabi Muhammad Rasulullah Saw., (2) Nabi Khidir a.s., (3) Abdul Aziz ad-Dabarq, (4) Abdul Wahab an-Nazi, (5) Ahmad bin Idris, (6) Muhammad Sanusi, (7) Muhammad Mahdi, dan (8) Muhammad Idris.

82 komentar:

banyu urip mengatakan...

salam alaikum semuanya,pagi yang cerah dapat kiriman yang mencerahkan.alhamdulillahi robbil alamin.makasih abah,makasih kang mux

Alwi Dahong mengatakan...

pertamax gagal, keduax ja deh,:D

alaikum salam kang banyu Urip

Budi Santoso mengatakan...

Alhamdulillahi robbil 'alamiin

Ded Sieded mengatakan...

Dapat nyimaxxxx aja......

antox hooligan mengatakan...

http://lh4.googleusercontent.com/-dOZDdGh86UA/UFV7HA2e_iI/AAAAAAAAFhk/twneIK5J_ds/h120/melow.gif

SUBHANALLAH..... http://lh4.googleusercontent.com/-Ttww9V3A4jc/UFV68473V5I/AAAAAAAAFf0/MsTe3q5PAZo/h120/aing-tea-ateuh.gif

antox hooligan mengatakan...

ALHAMDULILLAH... YA ALLAH LINDUNGILAH HAMBA-HAMBAMU YANG DG IJINMU MEREKA IKHLAS DALAM MEMBERI PAHAMAN PADA KAMI,TANPA ADA UNSUR-UNSUR KEDUNIAWIAN JELASLAH PADA KAMI BAGAIMANA IKHLAS ITU...!!!MEREKA TUNJUKKAN BAGAIMANA PRAKTIK IKHLAS.....

Terima Kasih Abah Siradj dan Akang Adam entah harus berkata apa saya ini, mgkin ini terlihat berlebihan tp itulah yg saya rasakan...!!! dlm benak sebelum saya jumpai blog ini, dlm diri saya ada rasa putus asa, knp hanya ingin "PULANG" pada kehidupan harus meninggalkan keluarga guna mencari ilmu??? lalu kepada siapa saya akan berguru dan mencari pahaman???

sekarang..., ASTAGHFIRULLAH, SUBHANALLAH telah allah tunjukkan jalan itu tanpa terkira tak dapat dibayangkan dg jauhnya jarak PONTIANAK - SITUBONDO (Jatim) saya dapat mengaji dan belajar. sungguh karena KaruniaMu ya ALLAH lewat hambaMU yang Engkau Cintai... http://lh4.googleusercontent.com/-Ttww9V3A4jc/UFV68473V5I/AAAAAAAAFf0/MsTe3q5PAZo/h120/aing-tea-ateuh.gif

berilah KESEHATAN dan KESELAMATAN kepada Abah SIRADJ dan Akang Adam agar mereka bisa membawa kami pada jalan yg Kau Ridhoi, Amiinnn

Alwi Dahong mengatakan...

aamiin yaa allah. :19:

Alwi Dahong mengatakan...

kita tidak akan pernah berjumpa dengan tuhan di akhirat kelak dan hanya berjumpa muhammad sang pemberi safaat dikemudian hari, karena tuhan itu laysa kamitslihi syaiun.

inikah maksud dari kalimat "Sebab Nabi Muhammad Rasulullah Saw. berilmu dan beramal lagi kedudukannya paling tinggi, bahkan tidak ada Tuhan yang dijumpai di kemudian hari, hanya Muhammad Saw., sebagai syafa`atul uzma."

mohon di jelaskan dan diluruskan karena sy hanya manusia biasa yang penuh dengan hilaf.

arie Karakter mengatakan...

Alhamdulillah … dpt pelajaran tentang takbir yg sempurna … krn takbir adlh puncaknya sholat..Allahu a'lam …

Bang Arbi mengatakan...

Pas mas alwi. begitu adanya. sudah benar itu. Namun JANGAN DIARTIKAN kita berTUHANkan Nabi Muhammad seperti paham nasrani. Muhammad itu SIFAT, bukan ZAT. lah yg ZAT aja jangan disembah juga koq, apalagi cuman SIFAT (TAJALLI RAHASIA TUHAN), melainkan SEMBAHLAH AKU (Diri Pribadi Allah)

"bahkan tidak ada Tuhan yang dijumpai di kemudian hari, hanya Muhammad Saw., sebagai syafa`atul uzma." <-- senada dengan yg Guru Tauhidnya ayah ane pernah bilang dulu...confirmed.

"Adapun kita ini Rabbul Alamin [khalifah; wakil Allah di muka bumi]" <-- asli baru denger...confirmed

Makin kesini makin terbukti n NYATA kebenaran ISLAM

Bang Arbi mengatakan...

:8: ane tambahin dikit ya :D
Takbir awal pembuka sholat (dan yg terus di-ikrar-ka setiap pergantian gerak dalam sholat), adapun penutupnya SALAM.

Bang Arbi mengatakan...

Kangmux, itu mad badal nya (3 alif) diterapkan setiapkali ucap takbir dalam sholat atau cukup sekali waktu awal mulai saja? terima kasih sebelumnya. mmuuah... :7: hihihi

Bang Arbi mengatakan...

Amiin ya Allah http://lh4.googleusercontent.com/-suVNZJQsYKI/UNs8eY3Dw0I/AAAAAAAAH8s/fIF6VqYbCfA/s21/aamiiin.png

Alwi Dahong mengatakan...

ya bang Arbi ane tidak menuhankan naabi muhammad ko' kn dia udh mnjadi nabi dan rasul di umat islam. hew

http://lh3.googleusercontent.com/-AueAdZKDXk0/ULpj-_Z91sI/AAAAAAAAHgQ/ySZ6P1Wmkxk/s100/GodGreatestGirl2.gif

Bang Arbi mengatakan...

mantap mas alwi :D setiap komen ane biasanya ditujukan utk umum, terutama buat diri ane sendiri. Semoga bagi yg sempat tersalah paham bisa segera diluruskan kembali barisannya :D

arie Karakter mengatakan...

kenapa Takbir Awal dikatakan puncaknya sholat …? krn apabila takbirnya bnr dan sempurna … insya Allah sempurna sampai ke salam …

Bang Arbi mengatakan...

Betul mas arie, tapi tetep aja perlu SALAM kan :D hahaha

Djunaedi Miradz mengatakan...

Asallammualaikum wt wb ...Abah dan Kang Adam yg telah menyampaikan semua ilmu Ke Tauhidan secara gamblang jujur dan berani... sehingga sy tdk bs ber kata2 lagi dan apa yg hrs saya ucpkan kpd Abah Dan Kang Adam juga buat bang Arbi atas semua yang telah di Syiarkan selama ini....alhammdullilahirrobil alamin.

Yang ada Muhammad dan Nur. Kemudian yang satu raib dan yang satu "melompat", bangunlah Adam. Makanya se-Zat, se-Sifat, se-Asma, dan se-Af`al.

apakah ini yg dimaksudkan bhw Muhammad "hanya berada" didlm diri manusia saja [khalifah; wakil Allah di muka bumi ]. ,,,sedangkan mahluk lain selain manusia terjadi dari nur nya "Muhammad" .
Mohon penjelasannya dan contohnya supaya jangan ter salah faham jadinya ...terima kasih..

Bang Arbi mengatakan...

Semua makhluk tercipta dari Allah. itu dulu garis besarnya.
Muhammad itu ada 2 : Muhammad yg NUR n Muhammad yg INSAN
Nur Muhammad dari Allah, dan Makhluk lain dari Nur Muhammad.
Muhammad bin Abdullah dan manusia juga tercipta dari Nur Muhammad.

"Muhammad "hanya berada" didlm diri manusia saja" <-- maksud "muhammad" disini adalah RUH QUDS. itu yg wajib disujudi malaikat n iblis. pada makhluk selain MANUSIA tidak ada RUH QUDS.

lalu timbul pertanyaan baru: bagaimana dg malaikat JIBRIL yg juga disebut RUH QUDS? Allahu A'lam... Mohon jawaban dari Abah n Kangmux :D

Budi Santoso mengatakan...

sdh adua tu bang arbi jawabannya di koment postingan "Setiap Kulit Menandakan Ada Isi"

Bang Arbi mengatakan...

segera ke TKP (*sambil narik mas budi :D )

Bang Arbi mengatakan...

berikut ini jawaban kangmux di postingan itu :

Kita ketahui ada 2 cara Nabi Muhammad Rasulullah Saw. menerima wahyu:

1. secara tidak langsung: via perantaraan Malaikat Jibril a.s. <== insyaAllah ketika menyampaikannya, Malaikat Jibril a.s. berkata-kata dengan Nabi Muhammad Saw. itu bukan pakai huruf-bukan pakai suara atau dengan "laa bi harfin wa laa shautin" = bagi kita yang bukan nabi ini disebut zikir Rahasia-Diri Tuhan atau Zikir ھ.

2. secara langsung: via Ruh Qudus yang ada pada diri Rasulullah Saw.

Jadi.. itu sebabnya Malaikat Jibril a.s. dijuluki "Ruhul Quddus" di dalam Quran. Allahua'lam.

Trims mas budi santoso ^__^

Kang Oncom mengatakan...

Quote :
"Muhammad "hanya berada" didlm diri manusia saja" <-- maksud "muhammad" disini adalah RUH QUDS. itu yg wajib disujudi malaikat n iblis. pada makhluk selain MANUSIA tidak ada RUH QUDS.

oh jadi mungkin itu sebabnya manusia dikatakan sempurna

Bang Arbi mengatakan...

manusia yg mana dulu kang oncom mamen... :D

di alquran disebutkan neraka itu bahan bakarnya JIN n MANUSIA loh.

tapi api neraka tidak akan memakan MUHAMMAD. nah pertanyaannya adalah, "seberapa MUHAMMAD" kah kita wahai ummat muhammad?

yg namanya Muhammad itu :
- sholat sampe bengkak2 kakinya sholat malam (hadits)
- banyak sujudnya (quran)
- tegas terhadap KAFIRUN n kasih sayang terhadap mukmin (quran)
- suri tauladan yg baik (quran)
- senmpurna RUKUN ISLAM n RUKUN IMAN nya, lengkap dengan IHSAN-nya.

seberapa MUHAMMAD kah kita wahai Ummat Muhammad?

Bang Arbi mengatakan...

tiadalah sebutan INSAN KAMIL itu melainkan ditujukan kepada MUHAMMAD, bukan selainnya.

Kang Oncom mengatakan...

abangku yang satu ini slalu ngingetin ni.. makasih bang :21:
ampir aja belok :19:

Bang Arbi mengatakan...

jadi kalo ada banci kejawen bilang semua manusia sama, saran aey tolong baca lagi deh ini :

“Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk (isi neraka Jahannam) kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah Orang-Orang yang lalai. “ [QS. Al A'Raaf (7) ayat 179]

Bang Arbi mengatakan...

jadi kalau sobat sarang baca redaksi bahasa ARAB-nya tertulis di situ kata : BI HA (3x) <-- dengan DIA = BILLAHI TAALA...

Alam Warda Ritonga mengatakan...

Assalamu 'Alaikum

Salam kenal Kang Mux

Terus terang saya sangat bahagia dan bersyukur kepada Allah SWT yang telah mengabulkan do'a saya selama ini untuk dapat
menempuh jalan yang lurus dan belajar tauhid. dan diijabah Allah SWT dengan perantara mempertemukan saya dengan admin blog ini, yang saya yakin adalah karena petunjukNya.. Amin...

diam-diam sudah beberapa hari saya belajar banyak dari blog yang diasuh oleh Kang Mux ini, dan InsyaAllah saya merasakan penghambaan yang sangat berarti kepada Allah SWT...

sebagai salam perkenalan, saya ucapkan terimakasih kepada rekan2 sarang yang mau dan rela membagi ilmu ketauhidan kepada sesama khususnya kepada Abah Undang Siradj, berkenan kiranya Kang Mux
menyampaikan salam saya kepada beliau dan sudi menerima saya
sebagai penimbah ilmunya, walau dari kejauhan...

arie Karakter mengatakan...

ya iyalah bang … kalau gk ada salam malah gk sempurna sholatnya … dan setiap yg namanya salam pasti ada yg mnjwbnya loh bang … hehe … piss

moerad qrad mengatakan...

alhamdulillah............... :5:

Alwi Dahong mengatakan...

aamiin bang

Ayoendhie mengatakan...

Alhamdulillah.... masih bisa nyimak juga akhirnya. Sempet ketar-ketir... krn modem mendadak Mati (ga bs dipake lg, ga bs buka dr laptop dech), tablet batre ngedrop (dicas berjam2 1% aja, kesenggol kabelnya Mati jg). Terimakasih ya Allah... masih diberi kesempatan utk belajar di sini... Ikutan nyimak.....

salilla xan mengatakan...

Aamiin ya Allah.

Bang Arbi mengatakan...

iya :D

sobat dekat mengatakan...

Blm tidur lg Bang Arbi ??

Syamsul Alam mengatakan...

Aamiin ya Allah.

ifan sofyana mengatakan...

nyimak jg. kayanya pak sopir ngebut nih postingannya.hati2 pak penumpang mabok:D

Saiyo Sakato mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh penulis.
jimmy ali ghuraisyah mengatakan...

Assalamuallaikum sodaraku terkasih....hehee..

celaka bagaimana kalau aku pas TAKBIR IHRAM itu..pas BAR itu bubar semuanya....sawah yang begitu luas masuk dalam hati.motor kereditan kebayang malah sama kolektior2 nya kayang lagi ngetuk pintu rumah hahaha.......Ampun ...

Bang Arbi mengatakan...

bang Sobat Dekat :D pa kabar niyh? lama ga nungul hehehe

Ayoendhie mengatakan...

Wa'alaikumsalam mas Jimmy..... wkwkwkwkwk.... Hal seperti itu sich aku jg ngalamin... tp seketika aku Sadar, aku tarik tuh pikiran yg melayang2 dikumpulin lg jd satu dan mendiamkan semuanya... Kadang kl parah melayangnya... ulang lg dech sholatnya. :D

Bang Arbi mengatakan...

"aku tarik tuh pikiran yg melayang2 DIKUMPULIN lg jd satu" <-- jangan DIKUMPULIN tapi JANGAN DILADEN dari awalnya.

jangan dibiasakan mengulang2 sholat. itu sama saja memupuk RAGU. biarin aja dapetnya segitu ya segitu. nanti di sholat berikutnya perbaiki. percayalah mbak, ane pernah di kondisi itu.

arie Karakter mengatakan...

Benar sekali bang arbi biarkan dptnya segitu ya segitu.... kan bkn kita yg sholat … (^_^)

Bang Arbi mengatakan...

PAS...Teruskan komen maut mu brader... ane pernah bilang di CHAT sama kangmux kalau komen2 mas arie mengandung kesejukan. krn bagi yg sudah raih TAJALLI, pasti pinter dengan sendirinya. paham dengan sendirinya. semakin lama semakin kuat TAJALLI nya seiring istiqomah latihan DIAM-nya. mumpung masih diberi kesempatan, sebelum nafas ini selesai :D
MAKSIMALKAN...sampai nafas terakhir... ESA

Kang Oncom mengatakan...

*catet dulu :21:

Ayoendhie mengatakan...

Thanks bang... clear banget. Insya Allah kedepannya sesuai petunjuk.

:)

Dede Muhtar Rosadi mengatakan...

saya suka di ulang2,, perbaiki di sholat berikutnya.

makasih Abah,Kang Mux, Bang Ar-Ar (Bang Arbi dan Bang Arie) :)
Salam

Bang Arbi mengatakan...

iya kang dede, selama ini kita sering tertipu dengan ajaran2 yg kesannya islami BANGET, yg beringnya begini :
1. Takbiratul ihram diulang2 bisa sampe 3 kali (emangnya sholat jenazah?). sekalian aja sampe 7 kali kyk sholat ied.

2. Sholat diulang2 untuk memuaskan nafsunya, sampai nafsunya yakin ini sudah benar. benar dari hongkong? emang siapa yg sholat? kalau masih merasa diri kecil dan selama belum BILLAH tidak akan diterima itu sholat. karena ALLAH hanya menerima sholat-NYA sendiri, begitu juga ibadah lainnya. makanya BILLAH jgn BI NAFS !!!

3. asli ane bari liat orang TUNJUK TELUNJUK saat syahadat tasyahud jari gerak2 gajelas itu pas waktu ane kuliah. ini ajaran baru yg katanya berasal dari golongan SALAF. SALAF 88 kali ya? (obat kulit) sebab setahu ane, dalam sholat itu kurangi gerakan2 yg ga perlu. adapun rasulullah tangannya gemetar itu Allahu A'lam kenapa?

yg pertama, pasti beliau suka puasa. yg kedua, saat RUH QUDS yg aktif itu biasanya disertai getaran (bukan di-gerak2-kan) beda lo ya. apalagi kita sudah tahu siapa yg ditunjuk n kemana arah tunjuk telunjuk kita itu bagi yg sudah IHSAN. Ane lebih PAS dg pendapat yg kedua.

murnikan kembali fiqihmu. ajaran WAHABI membuat buku yg men-DHAIF-kan hadits2 umum, sementara dari mulut2 mereka keluaran hadits2 baru yg dulu ga pernah kita dengar. katanya hadits KUAT. ini apa? membuat2 yg baru seolah2 selama ini tersimpan gitu? cuih...

72 golongan sesat, kecuali satu yaitu ISLAM (tanpa embel2 islam ini, islam itu).
SAY NO TO BER-GOLONG2-AN.

Alam Warda Ritonga mengatakan...

Assalamu 'Alaikum Warahmatullah

Saya sangat suka dengan komentar2 Kang Mux dan juga Bang Arbi
sangat tegas menentang wahabi demi menegakkan yang Hak..

Bang Arbi mengatakan...

alaikum salam wr.wb. mas alam :D

silahkan dinikmati kupi hangat nya hehehe ~O)

kalau ga suka kopi, pilihan ada banyak nih :
1. teh hangat
2. es teh manis
3. es teh manis hangat :D

Bang Arbi mengatakan...

siyaaap mbak ayu ting2 :D

MUXLIMO mengatakan...

Alaikumsalam wa rahmatullahi wa barakatuh, Makasih kembali Mas Urip

MUXLIMO mengatakan...

Astagfirullah.. rupanya banyak komen yang terlewat tanggap..
Sungguh terharu saya baca komentar Mas Antox ini.. aamiin..makasih banyak Saudaraku.. semoga Allah limpahkan karunia hikmah, keluasan rezeki, kemantapan iman, dan keterbuktian tauhid pada hamba-Mu, Mas Antox, yang berjihad menuju jalan-Mu. Limpahkan juga pada keluarga dan handai taulannya ya, Allah.. juga pada setiap Sobat Sarang dan setiap insan di luar sana yang benar-benar ikhlas ingin sampai pada-Mu yaa Allah. Aamiin aamiiin aamiiin tsumma aamiiin ya Rabb al-alamiiin http://lh4.googleusercontent.com/-suVNZJQsYKI/UNs8eY3Dw0I/AAAAAAAAH8s/fIF6VqYbCfA/s21/aamiiin.png

MUXLIMO mengatakan...

Mantap penjelasannya, Bang Arbi! :8:
Ya, Wet.. mengapa Diri Pribadi Allah tidak akan pernah muncul, itu karena
1. Allah itu laysa kamitslihi syaiun, laysa kamitslihisyaiun Zat-Nya saja sudah tidak ada yang sanggup mendefinisikan, bagaimana mungkin kita bisa menerima yang terlebih laysa kamitslihi syaiun.

2. Zat-Nya saja, yaitu Nur ilahi, bila tidak Allah tabirkan dengan Nur Muhammad, niscaya tidak akan pernah ada kehidupan makhluk. Sebab, dahsyatnya Nur Ilahi ini melebihi panas api neraka, dibuka seukuran rambut dibelah 7 saja dari pancaran budduhun dahi Nabi Musa a.s., bukit Thursina hancur jadi debu.

3. Kalau Diri Pribadi Allah dizahirkan, niscaya hapus segala sesuatu. Kembali ke masa terlebih azali, ketika hanya Tuhan Yang Tak Bernama yang ADA. [sebab definisi dalam bahasa mana pun tentang Tuhan hanya baru ada setelah ada makhluk]

Allahu Akbar! http://lh3.googleusercontent.com/-dmyj-clDShw/ULpj-VSXknI/AAAAAAAAHgM/3JwWW5vaGwg/s100/GodGreatest.gif

MUXLIMO mengatakan...

Bener banget, Brad! wajib 3 alif di setiap takbir dalam shalat :]

MUXLIMO mengatakan...

Alaikumsalam wa rahmatullahi wa barakatuh, Bang Djunaedi..
ya, Bang.. penjelasan Bang Arbi itu sama dengan yang akan saya jelaskan. :)

MUXLIMO mengatakan...

Alaikumsalam wa rahmatullahi wa barakatuh, Bang Alam..
salam kenal balik {* ini komen balasan yang amat telat, maaps kwwkkw}
:4:

Semoga kebaikan yang ada dalam blog ini tercurah semuanya padamu, Bang.. semoga keburukan yang ada di dalamnya tertahan dan penyampainya diampuni Allah Swt. Ammiin. http://lh4.googleusercontent.com/-suVNZJQsYKI/UNs8eY3Dw0I/AAAAAAAAH8s/fIF6VqYbCfA/s21/aamiiin.png

MUXLIMO mengatakan...

Alhamdulillaaah, Wet :)

MUXLIMO mengatakan...

Alhamdulillah Mbak Ayoe.. moga2 segera dapat gantinya ya :D aamiiin http://lh4.googleusercontent.com/-suVNZJQsYKI/UNs8eY3Dw0I/AAAAAAAAH8s/fIF6VqYbCfA/s21/aamiiin.png

MUXLIMO mengatakan...

Alaikumsalam wa rahmatullahi wa barakatuh, Kang Dulur..
ahahaha aya aya wae.. moga-moga ga sampai jadi BAR kayak gitu ah :11: :3:

MUXLIMO mengatakan...

Alhamdulillah, Kang Dulur Ifan.. btw, kamana wungkul ih? meni langki tepang .. :12:

MUXLIMO mengatakan...

Alhamdulillah.. makasih kembali Mas Dede :)

Djunaedi Miradz mengatakan...

apakah ini yg dimaksudkan bhw Muhammad "hanya berada" didlm diri manusia saja [khalifah; wakil Allah di muka bumi ]. ,,,sedangkan mahluk lain selain manusia terjadi dari nur nya "Muhammad" .
alhammdullilah ,,,,terima kasih buat kang Mux n bang Arbi yg telah memberikan pencerahannya shg skrng ek jadi lebih paham,,,, hatur nuhun salam hormat dari sy n keluarga utk Tuan Guru Syaihk Siradj ...Subhannallah.

Djunaedi Miradz mengatakan...

Maaf Kang Mux nih.....knp kalau coment nya kadang2 sk ga muncul kalau di F5 dulu baru muncul ....apa emang compt.sy nya yg lemot atau msh dlm penyempurnaan tapi memng penampilan lbh gaya n cepet wktu downloadnya trima ksh atas kerja keras dan smua pengorbanan dgn keihklasan demi sobat sarang semua dlm menimba ilmu Ketauhidan yg ga ada duanya...

MUXLIMO mengatakan...

Yang lebih tepat sebenarnya begini, Bang Djun..
Segala sesuatu, termasuk manusia dan selainnya.. berasal dan mengandung Nur Muhammad. Akan tetapi, hanya manusia yang dalam dirinya dikaruniai Nur Ilahi :D

MUXLIMO mengatakan...

Iya ni, Bang.. masih dalam proses.. :14: sabar ya..

PUTERA LAUT SUMATERA TIMUR mengatakan...

Saudaraku, mohon ijin bertanya sedikit.
Apakah pancaran Budduhun di dahi yg dimaksud tersebut ada hubungannya atau sama dengan istilah Alif Nur Saribin ? Tksh sebelumnya wassalam.

MUXLIMO mengatakan...

Tidak ada nama lain untuk budduhun, Mas. :)

mohamad hambami mohamed noor mengatakan...

Salam bang mengenal diri ini apabila jasad diri kita sudah mati hanya yang ada allah (Matikan diri kamu sebelum dimati) oleh itu apabila kita sudah fanakan diri kita maka akan baqa berkekallan dengan allah . Oleh iti kita pulang sifat, afal,asma , zat kepada yang empunya (allah) . (la maujud ilalallah)

MUXLIMO mengatakan...

Alaikum salam, Bang Hambami,
Betul Bang.. semua akan kembali hak kepada yang Punya Hak ya :)
Meskipun demikian, prosedurnya tidak langsung seperti itu sebab Allah berkehendak kita menjalani alam barzakh, qiyamah, lalu alam akhirat.

Nah, inti pengajian kita ini adalah agar mati sekali pun jasad dan ruh tidak becerai. Agar mati sekalipun tidak binasa. Hidup di di alam ruh, hidup di alam rahim, hidup di alam dunia, hidup di alam barzakh, dan alam akhirat. Dan itu semua hanya bisa dijalani dengan mengenal hakikat Muhammad. Sebab tidak akan sampai ke Tuhan tanpa Muhammad. Begitu 'kan, Bang?! :)

mohamad hambami mohamed noor mengatakan...

Salam Ya Bang Maksud saya kita nampak semua wajah allah , apabila kita dapat mengesakan zahir dan batin kita . mati sebelum dimatikan maksud matikan kehendak kita , nafsu kita , segala perbuatan kita , segalanya hanya allah saya yang wujud(konsep berserah , bertawakal kepada allah). ya Dengan Nur Muhamad kita dapat sampai kepada Allah kerana Nur muhamad juga dari nur Allah

MUXLIMO mengatakan...

aha.. setuju sekali, Bang Mohamad Hambami :21:

muhammad sarkowi mengatakan...

mantab suratab

roy macho mengatakan...

bang mux, saya punya sedikit keluhan..dua minggu ini , nafsu syahwat saya (maaf) terasa meningkat & trkesan liar.. apakah ini effek dari proses latihan tafakur di pusar yg memang harus dilalui terlebih dahulu? atau apakah gejolak syahwat ini cuma perasaan saya saja ya? atau bang mux dulu juga pernah mengalami ini? atau kah ini jembalang & jin balang dlm tubuh saya yg mulai beraksi? saya masih bujangan,tentu repot sekali mengatasi ini..

boyflasher mengatakan...

Jawaban tgg kang Mux yaa bang Roy.. salam kenal. saran saia jangan diikutin bang.. maaaf sambil tgg sesepuh. saya cerita. saya samp sekarang nafsu syahwat tidk berhenti bang dan selalu merasa berdampingan. satu kali saya ikutin terasa saya harus mengulang rasa ketuhanan dari awal. dan rasa ke Tuhanan yang ada terasa pudar bang klo kita ikutin hawa nafsu. saran saia jng terpancing bang.. seriuus. punten kang Mux sanes ngalangkahan. ini sesuai yg saia alami..

roy macho mengatakan...

thanks, bang boy..udah kasih jawaban.
mudah2an ada sobat2 laen yg mau beri wawasan pada saya..aamiin

boyflasher mengatakan...

no problemo bang Roy :), dalam bertauhid. berusahalah menjadikan nafsu syahwat yg bergejolak itu sebagai suatu kenikmatan dan kegembiraan untuk menaklukannya disaat tiada lg tempat bersandar selain kpd Allah.



roy macho mengatakan...

bang boy, minta tambahan wawasan nya lagi ..

boyflasher mengatakan...

maaf bang Roy. saya tidk bisa berpanjang lebar. jika jawaban saya takut terasa sesat dan menyesatkan mohon dimaafkan. krn sypun msh muridnya kang Mux disini. mending kita tgg sj kang Mux yaa..maaaf banget kang Roy:^ :)

roy macho mengatakan...

thanks, bang boy, udah mau berbagi wawasannya dgn saya.

PUTERA LAUT SUMATERA TIMUR mengatakan...

Aamiin 3 x Ya Allah Ya Robbil 'Izzati.

 

Ikuti kabar terbaru via e-mail

Barangsiapa menghendaki kebaikan bagi dirinya, niscaya dia mengambil jalan kepada Tuhannya. (Q.S. Al-Insan:29)

Copyright © Pusaka Madinah| Peta Situs | Designed by Templateism