burnzone

AD (728x60)

Hidup Sempurna Mati Sempurna

"Sampaikan dariku walau satu ayat." [H.R. Bukhari]
Tampilan terbaik laman ini pada peramban Chrome

Special post by special guest writer

Bang Arbi

Assalamualaikum wr.wb. salam hormat beserta salam takzim teruntuk ikhwan fillah "seeker of truth" yang selanjutnya ane sebut "Ikhwan tauhidi" aja ya. Awal mula menulis ini sebenarnya karena desakan dari Kang Mux pemilik blog untuk berbagi sedikit ilmu (yang memang ilmu saya cuman dikit) kepada pada ikhwan tauhidi di blog ini mengenai topik Hidup Sempurna Mati Sempurna. Karena desakan, akhirnya keluar juga deh...ane coba yaa..hehehe..

Pernah denger ga, ada yang bilang kalau kita mati tidak sempurna akhirnya tidak berpulang kepada Allah dan akhirnya jadi arwah penasaran di pohon-pohon atau penunggu rumah kosong? Hal ini pun senada dengan yang pernah Abah Siradj sampaikan. Nah, sekarang apa sebab mati kita tidak sempurna? Sebelum kita bahas mati yang sempurna, kita tanya dulu apakah hidup kita ini pun sudah sempurna? apakah ibadah yang kita lakukan pun sudah sempurna? Bagaimana pula sempurnanya? Marilah kita renungkan bersama ikhwan tauhidi.

Awal kita masuk Islam adalah dengan SYAHADAT. Ada yang protes? Adakah yang bilang kita masuk Islam karena Sholat, Puasa, Zakat, atau Haji? Saya punya teman nonmuslim yang ikut puasa saat Ramadhan. Ada juga yang coba gerakan sholat karena mirip gerakan yoga. Bahkan sekarang ini jamak terjadi orang non muslim mengucapkan salam dengan cara Islami.  :)  Mereka yang nonmuslim bisa saja melakukan itu tetapi tetap saja mereka BUKAN MUSLIM. Nah sekarang coba minta mereka untuk ber-SYAHADAT. Berani ga? Pasti mereka mundur. Konon Abu Lahab dan Abu Jahal cs itu tahu betul arti dan makna SYAHADAT itu makanya mereka menolak menerima SYAHADAT. Karena itu sudah masuk kepada wilayah PENGAKUAN bahwa kita ber-Tuhan kan Allah saja (tidak ada yang lain) dengan Muhammad sebagai Rasul-Nya. PENGAKUAN ini yang penting supaya kita digolongkan kedalam golongan yang selamat (ISLAM).

Jika sempurna Syahadat-nya maka sempurnalah sholatnya, sempurna pulalah puasa, zakat, dan hajinya. Bahkan lebih jauh lagi dari itu seluruh hidup dan mati kita pun akan sempurna.

Syahadat yang bagaimana kah yang sempurna dan menyempurnakan itu? Telah kita ketahui bahwa ada dua nama penting dalam Syahadat, yaitu Allah dan Muhammad. Siapakah Allah dan siapakah Muhammad? Allah ya Tuhan dan Muhammad ya Rasulullah.

Ketika ada yang meninggal, sunnahnya kita mengucapkan Inna lillahi wa inna Ilaihi rajiun (sesungguhnya segala sesuatu dari Allah dan kepada "ilaihi" kembali segala sesuatu). Kenapa redaksinya bukan Inna lillahi wa inna "lillahi" rajiun? Berarti ada kemungkinan kembalinya kita saat meninggal itu "meleset" sesuai "ilaihi"-nya sewaktu di dunia. Apa sebab begitu? KARENA KITA TIDAK MENGENAL ALLAH DENGAN SEBENAR-BENARNYA. Bagaimana cara mengenal Allah dengan sebenar-benarnya? Ya dengan risalah Muhammad.

Dari risalah Rasulullah tentunya kita mengenal Allah. Bukan dengan risalah Malaikat Jibril ya (mengingat bahwa saat Isra Mi'raj Malaikat Jibril hanya sanggup mengantar Nabi Muhammad SAW. sampai sidratul muntaha). YAKINI dengan mantap bahwa hanya Muhammad saja yang BISA bertemu langsung dengan Allah dan tiada ada yg sanggup walaupun malaikat terdekatnya atau para nabi sekalipun (ingat kan waktu Nabi Musa minta melihat Allah secara fisik?). Sebagaimana telah dijelaskan oleh Kang Muxlimo bahwa Nabi Muhammad itu ketemu Allah dengan lahir batin lengkap sempurna. Tidak ada perdebatan lagi dalam hal ini karena banyak arif billah umat Muhammad yang sudah membuktikannya.

Setelah kita paham dan YAKIN bahwa hanya Muhammad saja yang mengenal Allah, maka itu berarti bahwa kita sudah paham maksud dari "Asyhadu anna muhammadarrasulullah". Karena tidak sempurna utusan jika tidak mengenal yang mengutusnya. Makanya dalam syahadat rasul hanya Muhammad yang bergelar Rasulullah. sementara Nabi Adam bergelar Khalifatullah, Nabi Ibrahim bergelar Khalilullah, Nabi Musa Kalamullah, Nabi Nuh bergelar Habibullah, dan Nabi Isa bergelar Ruhullah. Bagaimanakah selanjutnya Nabi Muhammad menjelaskan tentang Allah? Ya tentunya dengan kalimat "Laa ilaha Illa Allah". Tiada yang Tuhan melainkan Allah semata. Kalimat inilah yang dibawa oleh seluruh nabi dan rasul dari Adam AS. sampai Muhammad SAW.

Allah meliputi : Zat, sifat, asma, dan Af'al.
Aku (Muhammad SAW) dari Allah dan mukmin dariku. (hadits)
Nur Muhammad dari Nur Allah dan sekalian Alam dari Nur Muhammad.(hadits)

Kalau dimisalkan seperti ini : dari kapas jadi benang, dari benang jadi kain, dari kain jadi baju.
Esa-nya Allah, muhammad, adam, dan kita ya digambarkan pada misal diatas. SATU dalam pandangan HAKIKI. BUKAN BERSATU...
Atau lebih singkatnya permisalan yang seperti ini : seperti air dan es batu. begitulah satunya Tuhan dan Hamba. bukan bersatu ya...tapi SATU.

Hamba dari Tuhan digambarkan seperti permisalan Es Batu dari Air. Jadi lahir batin dari si Es Batu itu adalah lahir dan batinnya Air. Ada yang protes? Maka lahir batinnya Hamba itu ya sejatinya adalah siapa? Hamba Allah itu luas meliputi sekalian alam baik di bumi maupun di langit. Jadi kucing, pohon, batu pun semuanya itu Hamba Allah juga dan mereka beribadah sesuai petunjuk Allah atas mereka. Lantas bagaimana kedudukan manusia? Manusia adalah Hamba Allah dengan sebaik-baik bentuk kejadian dan satu-satunya makhluk yang dilengkapi Ruh-Ku, kata Allah. Manusia juga beribadah kepada Allah sesuai petunjuk Allah melalui utusan-Nya, yang adalah Muhammad SAW utusan yang sempurna (Nabi Musa saja ingin jadi umat Muhammad... Padahal beliau ini nabi/rasul lho, ulul azmi pula).

Oleh karena Muhammad itu utusan yang sempurna maka ajarannya tentu sempurna dong. Maka dalam quran Allah nyatakan Islam sebagai agama sempurna. Karena Allah itu sempurna maka hanya bisa didekati dengan cara yang sempurna juga.

"Katakanlah Hai Muhammad, jika ingin dicintai Allah, maka ikutilah aku (Muhammad)." (Quran)

Selama ini yang kita kenal hanya NAMA-Nya saja. Akhirnya kita terjebak dengan menyembah NAMA Allah bukan DIRI Allah. Kita pun kasih kepada nama muhammad bukan diri Muhammad, padahal diri Muhammad dekat sekali dengan diri kita. Nah berdasarkan contoh permisalan diatas, sudah jelas bahwa Diri Allah dan diri muhammad tidak dua, tidak berpisah, tidak bersatu, tapi SATU adanya. Begitupun halnya dengan Diri Allah dan diri kita. Ya Allah jualah yang bernama Muhammad, ya Allah jualah yang bernama dan berwujud [tajalli Af'al-Nya] kita, ya Allah jua lah yang bernama dan berwujud Af'al jadi sekalian alam.

Maka PAHAMI-lah ikhwan tauhidi bahwa DIRI ALLAH SAJA YANG ADA dan kita semua (Muhammad, Adam, Alam, Kita) ada didalam Aku-nya Allah. Kita semua adalah RAHASIA ALLAH. 

Kalau sudah tahu ilmu yg dirahasiakan ini bagaimana? Cukup diketahui saja dan jangan dinyatakan dengan mulut maka fitnah/syirik hukumnya. Cukup SADARI saja lagi. jangan di-ingat-ingat dalam pikiran. Karena kalau diingat-ingat lagi, maka dua lagi jadinya (dualisme). JALANI SAJA lagi. Sehingga kita sampai pada makna hakiki Al Insanu Sirri wa Ana Sirruhu (Kita di dalam Aku-nya Allah dan Allah Rahasia kita, jangan diceritakan lagi jika sudah paham)

Dengan paham di atas maka sebenarnya sudah sempurna SYAHADAT kita.
Asyhadu An Laa ilaha Illa Allah ==> Laa Maujudan bil Haq Illa Allah ==> tiada yang maujud/bertajalli ini semua melainkan Tajalli-nya Rahasia Allah semata.

Asyhadu Anna Muhammadarrasulullah ==> kita MENGAKUI dengan hati yang mantap akan kesempurnaan kerasulan Muhammad, satu-satunya makhluk yang mengenal Allah dengan sempurna.

Kalau kita sudah paham sengan sempurnanya SYAHADAT, maka PAKAI-lah paham tersebut dengan SADAR setiapkali kita Sholat, Puasa, Zakat, Haji, berzikir, bekerja, berkeluarga, bersosialisasi, dan dalam berkehidupan dan berkematian nantinya :)  InsyaAllah dengan begitu maka sempurnalah Sholatnya, sempurnalah puasa, zakat, haji, kehidupannya dan kematiannya kelak. Maka ketika kita akan meninggal atau ketika men-talqin orang yang sedang sakaratul maut sebaiknya bisikkan (bukan diteriakkan ya :P ) kalimah tauhid yang hakiki. Yang seperti apa? Tongkrongin terus blog ini sampai ikhwan dapat ilmunya.


Update:
Satu saja niat ane Kang Mux, untuk meluruskan kembali yang selama ini sudah dibuat blur/samar-samar oleh kajian BATHIL yang disebarkan secara umum kepada publik, khususnya kepada saudara-saudara kita yang sedang mencari jalan kebenaran menuju tauhid.

Sementara di lain pihak, para muwwahid cenderung menyimpan ilmu ini untuk kalangan mereka saja dengan berdalih RAHASIA. Akhirnya paham KEBATHILAN merajalela dan paham HAQ terus saja sembunyi.

Kiranya tulisan ane yang singkat ini bisa meng-counter laju paham kebathilan yang selama ini membuat samar sesuatu yang sebenarnya sudah jelas dan nyata. jangan rusak SYAHADAT kita. Allah itu Tuhan dan Muhammad itu Rasulullah. itu saja. dan pahami ini secara lahir bathin sesuai USWATUN HASANAH, jangan keluar daripada itu. Qur'an dan Hadits patokan kita.

Kalau Allah bilang Innani Ana Allah, Fa'budni : Sesungguhnya Aku ini Allah, maka sembahlah Aku. Ini arti jelasnya Tuhan kita ya Allah. Jangan kita bilang Hyang Widhi atau Yang Manon atau apalah namanya. Dikhawatirkan lain nama lain pula yang punya nama (mudahan bukan nama rahasia Iblis).

Walaupun seolah-olah nama itu menunjuk kepada diri Allah yang Satu. kalau saya menyatakan diri : Aku adalah Bang Arbi maka panggillah aku dengan sebutan Bang Arbi, jangan "Bunga", walaupun maksudnya memanggil saya juga dan nama "Bunga" juga bagus koq Jangan mau dibuat samar lagi oleh paham kebathilan wahai Saudaraku, semua itu hanya PEMBENARAN saja bukan KEBENARAN.

Jika sudah mantap di syahadat, maka perlulah kita gali lagi Muhammad itu.

Ada Muhammad Bin Abdullah SAW yang di madinah, ada Muhammad yang NUR (Nur Muhammad), adapula Muhammad yang awal akhir zahir bathin.

Ada Muhammad yang di madinah, ada pula Muhammad yang di dalam diri. dimanakah itu? Orang yang tahu inilah yang hakikinya dipanggil UMMAT MUHAMMAD. seperti halnya sebutan Ummat Manusia, yang terdiri atas Manusia SEMUANYA. Kiranya maklum.


Wabilahittaufiq wal hidayah. Wassalamualaikum wr. wb.



Testimoni Admin [Muxlimo]:
MasyaAllah, subhanAllah walhamdulillaaah..
Sambil mengedit isi dan tampilan tulisan ini agar enak dibaca, saya tak henti-hentinya bertukar decak kagum dengan senyum bahagia. Kagum dengan gaya bahasa yang blak-blakan, tetapi terasa aura tulus ikhlasnya; senyum-senyum senang karena  bahagia mengetahui ilmu tauhid hakiki ini ternyata masih hidup di pelosok lain Indonesiana ini.

Senang.. karena memang terbukti saya tidak sendirian. Ada Bang Arbi. Juga kita ada Mas Sayyid (yang lama tak muncul), dan Bang Saudara Seiman. Bahkan, kini baru saya tau juga ada di luar Indonesia: Bang Jasaasmara di Brunai Darussalam, Bang Hamba Allah di Malaysia, dan beberapa lagi yang saya tidak ketahui identitasnya di kolom komentar.

Saya ucapkan terima kasih banyak atas sumbangan iqra Bang Arbi ini sebab bahasan beliau kali ini merupakan jembatan atau prolog menuju tulisan yang saya janjikan dulu di postingan Masih Yakin Islam Muxlimo Sesat [2]?  Semoga bermanfaat bagi kita dan keluarga di dunia dan di akhirat kelak. Aamiin.



by RolanGonzalez
Hidup Sempurna Mati Sempurna
Adam Troy Effendy
By Pusaka Madinah
Published: 2012-11-17T23:11:00+07:00
Hidup Sempurna Mati Sempurna
5 99 reviews
Tags:
admin Pusaka Madinah

Pusaka Madinah adalah sebutan untuk ilmu, amal, dan muanayah tauhid hakiki bagi kalangan khawwas al khawwas yang disampaikan oleh Mursyid, K.H. Undang bin K.H. Sirad bin K.H. Yahya dengan sanad aly sebagai berikut: (1) Nabi Muhammad Rasulullah Saw., (2) Nabi Khidir a.s., (3) Abdul Aziz ad-Dabarq, (4) Abdul Wahab an-Nazi, (5) Ahmad bin Idris, (6) Muhammad Sanusi, (7) Muhammad Mahdi, dan (8) Muhammad Idris.

95 komentar:

MUXLIMO mengatakan...

https://lh5.googleusercontent.com/-fdiKjBOtbmc/UHXx5WASy1I/AAAAAAAAGO4/beaoZJ6ZAyU/s36/keprok.gif https://lh5.googleusercontent.com/-96ggRcbVtlI/UHXyAP1nUZI/AAAAAAAAGQw/A0iKpBAAtKY/s36/tos-ah.gif

Bang Arbi mengatakan...

https://lh5.googleusercontent.com/-Mx36Nkeb3AI/UFXhjODroRI/AAAAAAAAFv0/a0Xs599J4Sw/h120/sungkem.gif
terima kasih kangmux atas dimuatnya tulisan ane. semoga bermanfaat bagi kita semua untuk sedikit menambah wawasan dan kiranya bisa dibahas di forum ini dalam suasana yang hangat lagi membangun bagi yang nyambung... https://lh4.googleusercontent.com/-esPfNBJOoTo/UHWB9xMnrWI/AAAAAAAAGKU/LE77KoCx-Fs/s18/kupi-nanas.gif

MUXLIMO mengatakan...

siipp..justru ane yang makasih, Bang.. :8:

Bang Arbi mengatakan...

Satu saja niat ane kangmux, untuk meluruskan kembali yang selama ini sudah dibuat blur/samar-samar oleh kajian BATHIL yang disebarkan secara umum kepada publik, khususnya kepada saudara-saudara kita yang sedang mencari jalan kebenaran menuju tauhid.

Sementara di lain pihak, para muwwahid cenderung menyimpan ilmu ini untuk kalangan mereka saja dengan berdalih RAHASIA. Akhirnya paham KEBATHILAN merajalela dan paham HAQ terus saja sembunyi.

Kiranya tulisan ane yang singkat ini bisa meng-counter laju paham kebathilan yang selama ini membuat samar sesuatu yang sebenarnya sudah jelas dan nyata. jangan rusak SYAHADAT kita. Allah itu Tuhan dan Muhammad itu Rasulullah. itu saja. dan pahami ini secara lahir bathin sesuai USWATUN HASANAH, jangan keluar daripada itu. Qur'an dan Hadits patokan kita.

Kalau Allah bilang Innani Ana Allah, Fa'budni : Sesungguhnya Aku ini Allah, maka sembahlah Aku. Ini arti jelasnya Tuhan kita ya Allah. jangan kita bilang Hyang Widhi atau Yang Manon atau apalah namanya. Dikhawatirkan lain nama lain pula yang punya nama (mudahan bukan nama rahasia Iblis). Walaupun seolah-olah nama itu menunjuk kepada diri Allah yang Satu. kalau saya menyatakan diri : Aku adalah Bang Arbi maka panggillah aku dengan sebutan Bang Arbi, jangan "Bunga", walaupun maksudnya memanggil saya juga dan nama "Bunga" juga bagus koq :) Jangan mau dibuat samar lagi oleh paham kebathilan wahai Saudaraku, semua itu hanya PEMBENARAN saja bukan KEBENARAN.

Bang Arbi mengatakan...

Jika sudah mantap disyahadat, maka perlulah kita gali lagi Muhammad itu.

Ada Muhammad Bin Abdullah SAW yang di madinah, ada Muhammad yang NUR (Nur Muhammad), adapula Muhammad yang awal akhir zahir bathin.

Ada Muhammad yang di madinah, ada pula Muhammad yang di dalam diri. dimanakah itu? Orang yang tahu inilah yang hakikinya dipanggil UMMAT MUHAMMAD. seperti halnya sebutan Ummat Manusia, yang terdiri atas Manusia SEMUANYA. Kiranya maklum.

Bang Arbi mengatakan...

Dalam sahih Muslim disebutkan, dari Abu Hurairah, bahwa Rasulullah saw. bersabda: "Demi Dzat Yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya, Tidak ada satu pun dari umat ini, baik orang Yahudi maupun orang Nasrani yang mendengar tentang aku, lalu ia mati, dan tidak beriman terhadap risalahku, melainkan ia adalah penghuni neraka. (Sahih Muslim dalam bab Iman,135)

Anonim mengatakan...

Hatur Tengkyu Bang Arbi atas tulisannya dan Kang Mux atas dimuatnya tulisan Bang Arbi :)

Papatah ti kolot :

Syahadat barijeung nyaksi.....
Sholat barijeung nyaksi.......
Puasa barijeung nyaksi.......
Zakat barijeung nyaksi.......
Haji barijeung nyaksi.......

Hirup barijeung nyaksi......



Semoga Allah memberikan kefahaman atas "papatah" tersebut.....

Semoga Allah memberikan kesanggupan untuk melaksanakan "papatah" tersebut.....Aamiin...


-XaNaNa-

Bang Arbi mengatakan...

yeahhh...tambah lagi niy melengkapi. Ane malah baru denger tuh. matur suwun kang Xanana :)

Bang Arbi mengatakan...

ada yang namanya MENGUCAPKAN SYAHADAT dan ada yang namanya BERSYAHADAT. bedakan ini...

MUXLIMO mengatakan...

Uraian tambahan yang dahsyat, My Dear Bro.. saya tambahkan ke postingan. sungguh manfaat.. insyaAllah. :8:

MUXLIMO mengatakan...

Subhanallah wal hamdulillah.. mantep surantep, Kang Dulur..! :8:

aamiiin ya Rabb.. semoga Engkau kehendaki atas kami bersaksi yang sebenar-benarnya bersaksi. aamiiin.

Kang Xanana, ulah kapok ameng kadieu, pami tiasa mah sing remen ngaramekeun lapak tauhid urang sadaya ieu nyaaa... :1:

Bang Arbi mengatakan...

siap kangmux....https://lh6.googleusercontent.com/-_vAE_QUd-sI/UKEGVk4CVWI/AAAAAAAAGyk/66iUktdc1IY/s100/gulitik.gif

MUXLIMO mengatakan...

http://www.diigo.com/item/image/3e6g6/dj65

dan ane mewarnai ini ada maksudnya lohh... *cekidot di edisi mendatang.. wkwkwkwk :3:

Bang Arbi mengatakan...

maksudnya ap-pah kang? waiting forward ....alias ga sabar menanti edisi mendatang nih hehehe...

MUXLIMO mengatakan...

kasitau jangan yah? :3:

Anonim mengatakan...

Insya Allah Kang Mux... da moal kapok... :P

Aamiin ya rabb.... kanggo do'ana... :)

Insya Allah babagi pami tos dipasihan sareng diwidian Ku Nu Maha Kawasa... da pasti tos aya takaranana kangge abdi.

Saking hemanna, Anjeuna masihan lemah dina pikir, masihan lemah dina cariosan, kedah cicing ceunah...

Saur kolot teh :

Seug maneh make pikir lamun bisaa....
Seug maneh make rarasa lamun bisaa....
Seug maneh make maneh lamun bisaa...
Da MOAL BISA.....kusabab maneh masih keneh make baju Aing... CICING wae maneh teeh...da maneh teh teu walakaya..Anu walakaya mah Aing....

Lepaskeun eta baju...engke ku Aing dibere..... Sabaraha diberena ?? Ah..eta mah kumaha Aing wee..... :)

Kitu saur kolot teh Kang....
Hapunten Kang...sanes abdi kirang sopan atanapi anu sanesna...da kedah kitu cariosanana.. :)

- XaNaNa -

Bang Arbi mengatakan...

ini artinya apaaa....ane kaga ngartiii... :9:

Anonim mengatakan...

Terjemahan: :)

Insya Allah Kang Mux... gak akan kapok...

Aamiin ya rabb.... atas doanya...

Insya Allah berbagi andaikan sudah diberi dan dizinkan oleh Yang Maha Kuasa... pasti sudah ada takarannya untuk saya.

Saking sayangnya, Dia memberi lemah dalam berfikir, memberikan kelemahan dalam berkata-kata, harus DIAM katanya...

Kata (Sabda) orang tua:

Silakan kamu memakai pikir kalau bisaa....
Silakan kamu memakai perasaan kalau bisaa....
Silakan kamu memakai kamu kalau bisaa...
Pasti GK BISA.....sebab kamu masih memakai baju Ku... DIAM saja kamu ...sebab kamu tiada daya..Yang berdaya ity Aku....

Lepaskan baju itu...nanti Aku kasih..Berapa dikasihnya?? Ah..itu sih tergantung Aku saja.......

Begitu kata orang tua teh Kang....
Mohon maaf Kang...Bukan saya kurang harus seperti itu kata-katanya..

Anonim mengatakan...

Ralat kurang ketik : =))

Kata (Sabda) orang tua:

Silakan kamu memakai pikir kalau bisaa....
Silakan kamu memakai perasaan kalau bisaa....
Silakan kamu memakai kamu kalau bisaa...
Pasti GAK BISA....sebab kamu masih memakai baju Ku... DIAM saja kamu ...sebab kamu tiada daya..Yang berdaya itu Aku...

Lepaskan baju itu...nanti Aku kasih..Berapa dikasihnya?? Ah..itu sih tergantung Aku saja.......

Begitu kata orang tua teh Kang....
Mohon maaf Kang...Bukan saya kurang sopan atau lainya, tapi harus seperti itu kata-katanya..


Ralat sent.... :))

Bang Arbi mengatakan...

muanntaaapppsss....kang Xanana ityu babaran dari kalimat Lahawlawalaquwwata melainkan Allah yaa.... yesssss.....itu sudah yang sebenarnya tuh kang...salam sayang saya buat ortu akang disana ya :)

btw, cara buka baju ini gimana kang? sebab sudah dikatakan bahwa "Pasti GK BISA" hihihi :p

Anonim mengatakan...

Wadduhh..Bang Arbi nanyanya malah ke sayah.... :11:

Maksudnya mungkin : "Kalau masih memakai aku...pasti kamu GAK BISA..."

Caranya : Yaaa...lepasin aku mu...jangan mengaku-aku...apalagi mengaku Aku... :)

Sekian infonya.... :)

Salam juga buat keluarga di Batam... :)

Bang Arbi mengatakan...

hahaha...iya kang, satuju abdi :D kang xanana ini bisa aja merendah, padahal siy... :19:
jangan sungkan berbagi ilmu tauhid dimari ya kang, buat kita-kita yang membutuhkan donor ilmunya Allah :) :20:
mudahan dengan membantu orang untuk cari paham semampunya kita, Allah akan membantu kita juga untuk paham. :21:

Anonim mengatakan...

antox
Bang Arbi terima kasih atas keikhlasan berbagi dan Om Mux trima kasih atas keberanianx memposting. Bahasa yang "Tanpa Tedeng Aling-Aling" terbelalaklah mata saya, kenapa hal yang begini yg justru di sembunyikan??? saya justru setuju dg menyebarx ajaran tauhid ini kpd siapapun tentux bagi qt semua yg sdg berjalan menuju kebenaran, bila manusia paham akan inti dr semua paparan di atas niscaya tiada lg kekacauan di negeri ini maupun dunia, tp sdh trlanjur ajaran "kulit2" yg merajalela diluar sana maka efekx pun hx sbtas pd "kulit" saja. Apalagi para "ulama2(alim)politik :c:" mereka blm mengalami tp sdh mengajarkan makin byk dah yg terjebak.
Mohon Maaf Bila Ada kt2 yg menyinggung, tp itulah jeritan pribadi sy... :g:

Anonim mengatakan...

antox
Buat Kang "Xanana" salam kenal dari saya...:)
Buat comentx "Skali Senggol Menembus Hati"... :-D

Bang Arbi mengatakan...

itulah mas antox, padahal kita semua sepakat bahwa : awaluddin makrifatullah (awalnya agama yang mengenal Allah dulu sebagai sentral dari segala peribadatan kita nantinya)

dulu nabi sebelum ada perintah sholat, 12 tahun ngajarin sahabat makrifat putusnya dulu baru turun ke syariat. ingat yaa...kalau sudah tahu atau sampai pada yang zat jangan anteng2 aja disana. sebagaimana diCONTOHkan baginda Rasulullah setelah ketemu ALlah beliyau turun lagi ke tengah2 masyarakat dan bersyariat. sebagaimana IMAM maka begitulah kita PENGIKUT. kalau tidak mengikuti sunnahnya berarti bukan golongan nya, tapi mengaku-ngaku saja itu. kiranya maklum.

Ane juga ga khawatir ilmu ini sampai ke orang non muslim. karena pesan guru ane, apapun yg diajarkan tentang ilmu tauhid ini jika tidak BERSYAHADAT maka tidak akan matang-matang apapun yang dia pelajari. mudahan mereka menerima SYAHADAT dengan sukarela dan masuklah ke dalam ISLAM secara KAFFAH.

makanya orang non muslim dulu kalau menerima syahadat ya bener2 nerima, karena paham maknanya yg kyk gini. kalo sekarang orang non muslim masuk islam karena latah atau karena kawin. tanpa tahu makna syahadat yg dia baca. jangankan dia, ulamanya yg men-talqin aja jg sama. baca syahadat sama kyk baca koran. ga ada bekas lalunya.

Bang Arbi mengatakan...

"bila manusia paham akan inti dr semua paparan di atas niscaya tiada lg kekacauan di negeri ini maupun dunia"

itu jua lah harapan ane mas antox. kiranya mas antox ikut membantu melengkapi yang kurang disana sini nya ya. WAJIB hehehe....kita ini mukmin seperti satu tubuh, saling melengkapi dan hendaknya satu gerakan. RAHMATAN LIL ALAMIN...

Bang Arbi mengatakan...

kalau kita perhatikan saat ini dunia barat pun sudah sangat concern terhadap hal bersifat spiritual. justru mereka sudah sangat haus akan spiritualisme. makanya bagi guru yoga, ini ladang bisnis yg menjanjikan utk buka lapak di negeri barat sana. coba deh...ibarat kata kang martin luther king "I HAVE A DREAM" ilmu yg di blog muxlimo ini sampe juga ke hati saudara kita disana yg kehausan spiritual. mereka ga ributin syariat lagi koq disana, karena sekarang sudah zamannya kebangkitan spiritual, maka pendapat ane sudah tidak ada RAHASIA lagi harusnya. jika wadahnya sanggup maka akan paham lah dia, jika wadahnya ga sanggup paling dia berpaling saja alias ga sanggup baca artikel semacam ini.

Bang Arbi mengatakan...

yang baca artikel di blog ini bukan hanya negeri indonesia saja kalau saya lihat di VISITOR. ada yg dari moscow ada juga senegal, ada juga tetangga dekat kita Malaysia dan Brunei Darussalam. Artinya pencari ilmu tauhid memang tersebar kemana-mana. hmm...mungkin mereka TKI juga sih ya. hihihii :p becanda yaa....

Anonim mengatakan...

Antox
Amin bang arbi, tlg sudi memperjelas lagi bang kt2 yg ini "kalau sudah tahu atau sampai pada yang zat jangan anteng2 aja disana. sebagaimana diCONTOHkan baginda Rasulullah setelah ketemu ALlah beliyau turun lagi ke tengah2 masyarakat dan bersyariat". ini maksudx ky apa krn mnurut sy ada 2 versi mengetahui allah di atas:
1. Tau karena paparan atau membaca dn memahami bahwasanya sprti itulah adanya allah.
2. Mengalami sendiri (sdh pernah merasakan atau mengalami fana).
gmn bang???

Bang Arbi mengatakan...

oh okok...begini saudaraku yang kucintai karena Allah, sahabat supernya mario teguh....

maksudnya adalah...kan biasanya kita perhatikan kalau teman perjalanan spiritual kita sudah paham kaji hakikat, mereka sudah lupa yg dibawah. ga mau turun lagi untuk BERMAKRIFAT alias bersyariat. katanya sudah sampai pada Allah, ga perlu lagi sholat, enaknya nyepi di gunung2, ga menikah, puasa setahun penuh, dan hal lain yg aneh2 yg ga diCONTOHkan nabi.

Ingat, waktu Isra Mikraj itu nabi turun lagi ke Alam dunia setelah ketemu Allah. kenapa nabi ga anteng2 aja di "atas" sana? udah enak kan dalam hadirat Allah? ngapain capek2 lagi di dunia, dicacimaki, diperangi orang kafir, ngajarin ummat? itulah karena KASIH SAYANG rasulullah kepada UMMAT melebihi kasih sayang ibu kepada Anaknya.

Hikmahnya apa bagi kita sebagai pengikut? kalau kita sudah bermakrifat ya "turun" lah ke alam dunia, bermasyarakatlah, bekerjalah, mencerahkan bagi yg memerlukan secercah cahaya dari Allah, bersyariatlah sebagaimana diCONTOHkan nabi.

Selama ini yang terjadi apa? ilmu ini malah buat jadi obrolan di warung kopi sambil berdebat siapa yg paling matang kajinya. ckckckck..ini fakta di kampung ane... kalau kata ayah, ilmu itu kalau tidak dipraktekin ya sekedar omong kosong saja itu. kiranya paham.

Bang Arbi mengatakan...

ingat kisah nabi idris AS? nah itu lah orang yang karena sudah enak di"atas" ga mau turun lagi. kebalikannya dari Rasulullah. karena kita ummat muhammad SAW maka kita mengikuti Muhammad sesuai syahadat kita, jangan ikuti idris AS.

Salahkah nabi Idris AS? ya ga juga tuh , buktinnya Allah Ridlo. tanpa mengurangi rasa hormat ane ke nabi Idris AS.

Para nabi nanti akan iri kepada ummat muhammad yg bercahaya tapi bukan nabi. kenapa? karena mereka saling mencintai karena Allah. Nah itulah PROJECT utama kita di MUXLIMO sebenernya mas antox...

Anonim mengatakan...

Antox
Masih Rada kabur buat ane bang??? apa gini aje pertanyaanx, Apa seperti "Antox" ini sdh bs dibilang hrs turun kebawah gitu mksudx kang??? (Maklum Kebanyakan melamun jd susah nyambung)
Sudi bimbing ya bang, makasih b4

Bang Arbi mengatakan...

menurut paham ane, mas antox ini sudah banyak taunya. dalam artian Ilmu tauhid. nah kalau masih dalam tahap dipikir2, diingat2, dipaham2 ilmunya ini yg ane sebut "diatas" alias di alam awang uwung. nah jangan kelamaan ngelamun, bangun lah lagi. JALANI-lah kehidupanmu dengan paham tadi. Buktikan paham tadi. itu maksudnya turun ke "bawah". jadi ga menghayalin ilmu lagi tahapnya. hihihi...kalau kata ayah, kan sudah tahu rotinya, maka ambil dan makanlah sehingga tau rasa lah kamu. jangan dikhayalkan tu rotiiii.. hahaha... mudahan ga tersinggung...kabuuurrr :7:

Anonim mengatakan...

Antox
Dapettt bang, nah skrg baru padang alias terang??? :D, " Sadari Aja Lagiii..." ya bang... Ane hanyalah manusia yg bnr2 mncri pemahamn semua ini tp tk cukup bimbingan jd suka klimpungan sndiri. dsini alhamdulillah sgt antusias skali Bang arbi, Om mux, dn saudara2 lainx utk membagi dn mnjelskan yg blm ane pahami. Jauh2 sbelumx ud ane buang rs trsinggung itu bang... krn trsinggung adlh pghmbat utk mperoleh pengertian "Siapa yg marahin ane, tndax sdg ada yg mengingatkn".
Makasi Bang...

Bang Arbi mengatakan...

oh ya mas antox, maksudnya sesuai yang poin 1 dulu kita praktekin, nanti yang poin 2 itu ketemu sendiri aja. nah kalau sudah poin 2 trus gimana, baqa billah kalau orang tua bilang. emang baqa billah itu yg gimana? ya sudah ini dia adanya. dan pun tetap bersyariat jua lah hendaknya kita sebagaimana diCONTOHkan.

Bang Arbi mengatakan...

Alhamdulillah... :) lain waktu sharing juga lah apa yg mas antox punya. bagi roti maksudnya biar kita bisa makan rame2 pake ~O) sedaapp... hehehe... WAJIB... :11:

kadang, kita ini ibarat 10 gelang rantai ada saja gelang yang kurang. apakah itu gelang ke- atau ke-8. kita ga tahu yg mana yg perlu dilengkapi agar gelang kita utuh. makanya ane sebar wawasan selentingan ini dengan harapan bisa mengisi gelang yg kosong itu dan utuh lah hendaknya gelang ikhwan tauhidi yg ane cintai karena Allah. kalau sudah utuh kan enak buat diamalinnya...tinggal jalani saja lagi, jangan kelamaan di awang-uwung alias ngelamun. BERTAJALILAH...

Anonim mengatakan...

antox
SIPPP... bang paham ane kamsudx :-D , ane pernah dpt buku dr ayah hasil tulis tgn yg di poto copy. stlh byk share n baca posting di blog ini ane buka tuh buku "Alhamdulilah" apa yg dulu ane kagak ngarti setahap demi setahap mulai bs dipahami tu mksudx. Nanti bila ada bagian yg ane butuh fahaman baru ane share bang?? ya jujur kalau ane pribadi blm ada pengalaman... "DIAM" aja masih sempoyongan praktekx :-?

Bang Arbi mengatakan...

iya mas, latihan DIAM-SADAR itu wajib hukumnya bagi kita yg mau isra mi'raj lahir batin. ane jug amasih latihan. nubie...untung aja kangmux sabar dan telaten "nanganin" pasien kyk ane yg celamitan gini. hihihi...

salam sayang saya teruntuk ayahanda mas antox. insyaAllah mas antox sudah di dalam keuarga yg MUWWAHID. penerus ayahanda utk mencerahkan yg butuh pencerahan.

Anonim mengatakan...

Antox
Amin Bang, maksih. "Nanti bila sdh dpt faham ane betul tanyain ma abang n Om mux" Cz Ane blm sempat kaji tuntas tuh buku...
Sambil tunggu postingan2 praktik tmbahan dr penghuni sarang maut muxlimo... hehehe :}}

Bang Arbi mengatakan...

monggo...kita belajar bareng yaa...
wilujeng sumping...hihihi :11:

sobat dekat mengatakan...

Ass.alaikum wwb bang Arbi salam kenal & mat jumpa lagi bang Adam ...
dilanjut lagi bang Arbi menarik uraiannya ....


Jika sudah mantap disyahadat, maka perlulah kita gali lagi Muhammad itu.

Ada Muhammad Bin Abdullah SAW yang di madinah, ada Muhammad yang NUR (Nur Muhammad), adapula Muhammad yang awal akhir zahir bathin.

Ada Muhammad yang di madinah, ada pula Muhammad yang di dalam diri. dimanakah itu? Orang yang tahu inilah yang hakikinya dipanggil UMMAT MUHAMMAD. seperti halnya sebutan Ummat Manusia, yang terdiri atas Manusia SEMUANYA. Kiranya maklum.

Bang Arbi mengatakan...

Salam kenal sobat dekat :) InsyaAllah ada waktunya kita bahas itu. Bila tiba masanya ane gelar lagi sequelnya ya hehehe... nah, sobat dekat kalau ada yg mau disharing dimari dipersilahkan juga lho... :) biar sama belajar kita semuanya. :20:

jabat hangat

sobat dekat mengatakan...

Oh gitu ya... he he tapi cayang ilmu tauhid sy blm bs disharing pasal msh tahap belajar, sy msh senang baca, merenung n bertanya hehehe...
Gini bang Arbi ... ada beberapa artikel yg pernah sy baca mengenai hakekat Muhammad yg menurut mereka bahwa sahadat Rasul itulah hakekat Muhammad yg ada pada diri kita (Nur Muhammad) dan Muhammad yg ada pada diri kita itulah yg disaksikan bahwa Muhammad adalah Rasul Allah juga dlm Shalat.
Yg jadi pertanyaan bahwa apa bila Muhammad yg kita saksikan pd syahadat rasul itu adalah Muhammad yg ada pd diri kita sendiri (Nur Muhammad) maka bgmn dgn Muhammad bin Abdullah SAW yang dimadinah yang telah menuntun kita ummatnya kejalan yg diridhoi Allah SWT ???
Nah bang arbi…klw boleh diperjelas abizz biar kita2 ini terutama sy bisa menempatkan kedudukannya ditempat yg se-benar2nya. Hehehe …. Sorry bang arbi bukanny maksa tapi ???????
Oh iya… bang arbi di batam ya ?

Bang Arbi mengatakan...

"Oh gitu ya... he he tapi cayang ilmu tauhid sy blm bs disharing pasal msh tahap belajar"

Sam-ma, ane juga masih belajar sob :) kata orang tua jaman dulu "learning by doing". dengan "doing" itu kita juga "learning". gimana mau "learning" bawa sepeda kalau ga "doing". walapun teorinya udah dijelasin secara sederhana : JANGAN JATUH dan KEEP GOING. hehehe :p

Sob, yang disampaikan tadi diatas itu sudah benar. bahwa Muhammad yg kita saksikan pd syahadat rasul itu adalah Muhammad yg ada pd diri kita sendiri (Nur Muhammad). tapi itu yang secara HAKIKI. sedangkan secara SYARIATNYA tetap mengacu ke yang di madinah ya. Nah gimana caranya menyatukan antara HAKIKI dengan SYARIAT? sesuaikan lah Muhammad dalam diri kita dengan Muhammad yang di madinah. itulah patokan standar alias guideline kita, yang sesuwey dengan maunya Allah, alias USWATUN HASANAH. jangan melenceng dari yang diCONTOHkan Muhammad yg di madinah. Beliau IMAM kita DUNIA dan AKHIRAT.

jadi Muhammad itu ya bisa singkat dibilang DIRI KITA SENDIRI. nama asli kita adalah Muhammad. dulu waktu di alam ruh kita bernama MUHAMMAD, ada juga yang bilang AHMAD (karena belum ber-baju). hanya saja waktu di dunia kita punya nama panggung masing masing, misal: adam, arbi, antox, xanana, sobat dekat dll.

Nah kalau kita sudah tahu itu, maka saat Syahadat, secara syariatnya maksud muhammad itu ya merujuk kepada IMAM kita yang di madinah itu, tapi kalau secara hakiki ya merujuk ke diri kita sendiri. Tapi syahadatnya jangan dirubah menjadi Bang Arbi rasulullah. no no no.... makanya paham hakiki ini cukup diSADARI saja, dan TIDAK DIUCAPKAN. kalau diucapkan alias mengaku-aku apalagi mengaku-AKU maka jatuhnya fitnah/syirik.

Jadi kalau kita sholawat itu sebenarnya yang disholawati itu ya diri kita sendiri. Ada juga yang bilang sholawatnya ke Muhammad yang di madinah. itu baik juga, mengingat bahwa muhammad itu awal akhir zahir bathin, SATU jua, alias WAHDAH. tetapi pahami lah bahwa kita ini semuanya Muhammad. semoga paham Sob... :-"

Bang Arbi mengatakan...

Jadiii, kalau Muhammad yang di madinah itu sholat,puasa, zakat,haji, dan sedekah yaa kita sesuweykan juga dong dengan KELAKUAN Muhammad yang di diri kita (alias DIRI KITA SENDIRI). artinya kita juga sholat,puasa, zakat,haji, dan sedekah sesuai dengan yang diCONTOHkan beliyau IMAM kita. IMAM dan PENGIKUT ini satu tubuh, SATU DIRI. nah pertanyaan kita sekarang adalah apakah kita PENGIKUT beliyau? yg namanya pengikut itu ya mengikuti. kalau tidak mengikuti yg dicontohkan inilah yg dinamakan BID'AH alias TERTOLAK alias bukan GOLONGAN ku kata Baginda Rasulullah.

Hindari Paham bathil yg penuh dengan PEMBENARAN dan bukan KEBENARAN Sob... Hati2. masuklah ke dalam ISLAM secara KAFFAH. Jangan campur adukkah yg HAQ dengan yg BATHIL.

di akhir zaman katanya ada 72 golongan islam. semuanya CELAKA, kecuali satu golongan saja. Yang mana itu? yaitu GOLONGAN YANG TANPA GOLONGAN. kalau islam ya islam saja, bukan islam ini atau islam itu...moga paham.

Bang Arbi mengatakan...

PERHATIAN :

sebelum sholat ikhwan tauhidi berhenti sejenak 5 detik saja. hening....menyatukan kesadaran...SADARI bahwa:
1. diri kita Zahir dan Bathinnya ada di dalam Aku-nya Allah
2. semua yg ada ini (yg kita lihat, dengar, dan rasakan), meliputi sekalian alam, langit satu sampe langit sembilan, surga, neraka, para nabi dan wali, dan apapun semuanya ada dalam Aku-nya Allah.
3. diriku ada didalam Aku-nya Allah dengan Allah.

MAKA SHOLAT-LAH dengan SADAR (bukan di-ingat2 lagi ya). maka apapun yg kita lihat setelah itu dan kita tunjuk kemanapun jari kita mengarah maka ITULAH WAJAH ALLAH (artinya Tajali Rahasia Allah, kita pun Rahasia Allah)

Latih ini, sebagai panduan awal shalat dhaim. awalnya sinyal SADAR kita kembang kempis, kadang kuat signalnya kadang no signal. tapi kalau nanti sudah connect insyaAllah kekal SADAR kita. latih terus Ikhwan, mudahan mendapat kita shalat daim ini.

MUXLIMO mengatakan...

wkakakka! seneng liat dua orang perindu Allah bercengkerama.. *koprol :16:

MUXLIMO mengatakan...

{tp sdh trlanjur ajaran "kulit2" yg merajalela diluar sana maka efekx pun hx sbtas pd "kulit" saja. Apalagi para "ulama2(alim)politik " mereka blm mengalami tp sdh mengajarkan makin byk dah yg terjebak.}

SUWETUJYU PISAN BANGET TENAN, MAS ANTOX! :8:

MUXLIMO mengatakan...

Bener banget, Bang Arbi.. orang dulu-dulu syahadatnya dengan paham ya.. makanya tausyiah ulama-ulama dulu juga pada "nendang" ke hati umat ya. :13:

MUXLIMO mengatakan...

Alaikumsalam wa rahmatullahi wa barakatuh, Mas Sobat dekat yang dikaruniai Allah kepahaman,

alhamdulillah, Mas sudi nimbrung dan bergabung bersama kami di sini. Alhamdulillah. :25:

Ya, memang adanya dualisme Nabi Muhammad Rasulullah Saw. (yang lahir di Mekah dan wafat di Madinah) dan Nur Muhammad (Muhammad majati) dalam syahadat ini yang sering menjadi bahan perbincangan dari sisi pahaman.

Nah, insyaAllah pemecahan dualisme ini ada di praktik. Ketika sedang melakukan praktik (dalam salat) misalnya, kita dituntut untuk DIAM, tidak ada lagi yang dipikir-pikir dan tidak ada lagi yang dirasa-rasa. Jika dalam tasyahud kita masih tebersit masalah dualisme ini, artinya salat kita tidak khusyuk ya?! :D

Hakiki jasad kita ini semata-mata hanya "tempat merasa". Maka dalam ibadah salat, hak kita cuma DIAM. Sebagaimana hadis Qudsy,"Kif yaa Muhammad, Ana Rabbaka yushalli." [Diam kau Muhammad, biar Aku Tuhanmu yang salat.]
{hadis qudsy ini ada di kitab Pembuka Rahasia Allah karya Dr. Syaikh. H. Jalaluddin.}

Jadi, ketika dalam salat.. tidak perlu lagi diingat-ingat siapa menyembah dan siapa disembah. Allahua'lam. :25:

MUXLIMO mengatakan...

Sip, Bang :8: dan tambahan dari ane, ketika selesai takbiratul ihram dengan menangkupkan kedua telapak tangan di pusat, itu kita sudah tafaddal. Nah, syarat tafaddal itu.. ketika takbir (Allaahu Akbar), kata "Allaaaahu" ini wajib dibaca minimal 3 alif atau 3 harakat. <-- baru bisa dikatakan tafaddal. :20: Allahua'lam.

Bang Arbi mengatakan...

https://lh5.googleusercontent.com/-Mx36Nkeb3AI/UFXhjODroRI/AAAAAAAAFv0/a0Xs599J4Sw/h120/sungkem.gif siap mentor ane kangmux yg ane kagumi dan yg juga terkagum2 sama ane tentunya hihihihi :p bagi ikhwan yang belum tahu, tafadal itu artinya TERGANTI. Apa maksud terganti? yg sholat itu sudah Allah sendiri, itu maksudnya.

Bang Arbi mengatakan...

"Jika dalam tasyahud kita masih tebersit masalah dualisme ini, artinya salat kita tidak khusyuk"

karena masih di-pikir2...

"Jadi, ketika dalam salat.. tidak perlu lagi diingat-ingat siapa menyembah dan siapa disembah"

SADAR saja lagi...tidak ada ingat2..tidak ada lagi rasa2...

ini sulit dipahami bagi yg belum mengalami. maka latihlah DIAM-SADAR sebagaimana kangmux sudah ajarkan di postingan sebelumnya. latihan ini utk menyetel kondisi hati utk masuk ke tahap DIAM.

Bang Arbi mengatakan...

alay... :3:

Anonim mengatakan...

Antox
wew... :4: dah muncul nih Penghuni blog muxlimo...
Salam hangat buat Om Mux & Bang Arbi, dn sobat2 lainnya...

Bang Arbi mengatakan...

Salam hangat teriring kerinduan sangat kepada para ikhwan tauhidi yg baca ni komeng :)

Anonim mengatakan...

Antox
wahh lg nongkrong ne bang..https://lh4.googleusercontent.com/-miSeqqaTPOI/UHWB_k6Uj2I/AAAAAAAAGKs/AdTqtDqFsrs/s24/pucing-gan.gif praktek DIAM ane masi kalang kabut ne bang??? hehe... susahx utk diam pdhl sering marahin anak suruh diam mlh tetep aja, trxta diam sndiri kagak bisa.. https://lh4.googleusercontent.com/-c1ulND_N1BU/UHWB7kSUliI/AAAAAAAAGJ8/9n0wqnZCD3I/s18/gak-gak-gak.gif

Bang Arbi mengatakan...

=)) justru kalau nantinya anak mas antox berhasil diam, kt mau belajar niy gimana caranya diam hihihi

iya, ane lagi santey...abis rapat ceritanya...

Anonim mengatakan...

https://lh4.googleusercontent.com/-KIutm-rMgM4/UHWB32jrIUI/AAAAAAAAGJo/yc9dl61oWBA/s30/barakataak.gif nah tu dia tuh... mgkin kondisix ky wkt qt bayi kali ya bang, gk ngrti n gk mrasa apa2 tp hidup. Ngemeng2 di BATAM mn ne bang??

Bang Arbi mengatakan...

di HATI-MU wkwkwkwk

Anonim mengatakan...

Antox
https://lh3.googleusercontent.com/-NqVo3xA9PKo/UHWI1ur_DgI/AAAAAAAAGMQ/XphTQxVYEDI/s44/umak-amuk.gif hadeehh... di HATI Neng bunga kalii...https://lh4.googleusercontent.com/-c1ulND_N1BU/UHWB7kSUliI/AAAAAAAAGJ8/9n0wqnZCD3I/s18/gak-gak-gak.gif. Ane pernah tinggal di Bengkong Abadi bang, skrg Adik n ibu ane dsna.

Bang Arbi mengatakan...

memang ada siy yg bilang kalau nantinya kita seperti anak2 yg masih fitrah. justru dari sana berangkatnya dan kesitu juga kembalinya. Lugu, Fitrah, ga ada kekhawatiran, dan apa paham kita tentang Tuhan saat itu justru yg benar. Allahu a'lam

Bang Arbi mengatakan...

oya? ane kerja di batu ampar, tapi rumah di batam centre :) keknya sobat dekat tinggal di batam juga deh...

Anonim mengatakan...

Antox
Gmn pndangan abang scr hqq tentang takdir n Halal-Haram bang??? cs kalo pndagan ane di haramkan krn :
1. bs menimbulkan penyakit??
2.Bila di daapt dr cara yg tdk baik??

Anonim mengatakan...

Wew syg ane dh hijrah ke jawa abis kagak betah di batam gk ada teman wkt itu. Ane dlu krj di Gramedia DC Mall n Matahari Batam Centre, th 2005-2006.

sobat dekat mengatakan...

Bang Arbi ga mau terganggu diamnya makanya ga mau di tau tempatnya https://lh4.googleusercontent.com/-miSeqqaTPOI/UHWB_k6Uj2I/AAAAAAAAGKs/AdTqtDqFsrs/s24/pucing-gan.gif padahal aku juga di batam nih ...

Bang Arbi mengatakan...

hihihi....ada penyucuppp... wkwkwk... lokasi dimana sob?

Anonim mengatakan...

Antox
Salam knl bang bro "Sobat Dekat", hehehttps://lh6.googleusercontent.com/-U1__GqFc38A/UHWB_dSTFWI/AAAAAAAAGKo/kbPv4xGDdh4/s18/ngelel.gif ketauan deh bang Arbi...
Kalo maen ke tmpt dia bertapa bawa ayam Jago boleh kali.. bang sobat..https://lh6.googleusercontent.com/-MLzLIJdwurQ/UHWB_fV7YRI/AAAAAAAAGKw/mnrsHvLMDFU/s18/moe-huntu.gif

Bang Arbi mengatakan...

hmmm taqdir ya? kalo pemahaman ane sih sederhana aja mas. manusia itu bodoh. tahunya karena dikasih tahu. kapan tahunya? ya apabila sudah terjadi, dalam artian sudah kita lakoni dulu perbuatannya dan nampak hasil/efeknya. jika salah maka perbaiki, jika benar berarti kita telah mengikuti kata pertama yg terlintas di hati yg disebut kata hati nurani alias kata Allah sendiri yg pastinya sesuai fitrah dan baik bagi kita.

mengenai halal haram ini rasanya sudah jelas deh. kenapa haram, ya karena pastinya "merusak" zahir dan bathin. kalau bahasa linggisnya "anti life"

Bang Arbi mengatakan...

iya bisa juga, tapi ayam jagonya sudah dalam bentuk asam pedas yaa. lumayan buat lauk. wkwkwkwk

Bang Arbi mengatakan...

dimana aja di bumi Allah ga ada yg jauh bro. apalagi sdh ada blog muxlimo ini. ane insyaAllah hadir selalu. cieileee...

Bang Arbi mengatakan...

ditambah lagi ada ayat : Allah tidak akan merubah nasib kita kalau kita ga merubahnya. ini kan artinya Allah memerintahkan kita utk berbuat, hasil ditangan Allah. Jalani aja dengan SADAR tadi, insyaAllah kalau "jadi" SADAR itu maka selamat lah kita dari sekarang sampai akhirat nanti. latih terus DIAM-SADAR nya sepanjang hayat...

Anonim mengatakan...

Antox
Wah Manteps Ntu bang... ttp positif thinking berusaha hasil allah yg tentukan. Knp jg mikirin nasib kalo ud Makrifat tdk ada yg dihawatirkn... "DIAM - SADAR" ini ni yg sering No SIGNAL...https://lh3.googleusercontent.com/-NqVo3xA9PKo/UHWI1ur_DgI/AAAAAAAAGMQ/XphTQxVYEDI/s44/umak-amuk.gif

Anonim mengatakan...

Antox
Siippp...!!!https://lh4.googleusercontent.com/-esPfNBJOoTo/UHWB9xMnrWI/AAAAAAAAGKU/LE77KoCx-Fs/s18/kupi-nanas.gif Kopi dulu banghttps://lh5.googleusercontent.com/-u44jTGV2D0c/UHeSbp4fshI/AAAAAAAAGT8/_nBz7hX-1lU/s18/cenyum.gif

Bang Arbi mengatakan...

sebenarnya sih latihan DIAM-SADAR ini sederhana koq. istiqomahnya aja yg susah. latihannya sendiri gampang aja. Kita cuma perlu Basmalah, Syahadat, dan Diam sambil SADAR bahwa Tubuh kita ini bagian dari Tubuh Allah yg Mahasuci meliputi sekalian alam. SATU TUBUH DENGAN ALLAH, SATU DIRI JUA DG ALLAH.

sebenarnya gini juga bro, sederhananya yaa:

disyariat --> kita belajar ilmu zikirnya
ditarikat --> kita zikirkan zikirnya (dilafadzkan)
dihakikat --> diingat2 akan hakikat segala sesuatu itu Allah jua adanya. di hakikat ini kita pulangkan semuanya kepada Allah.
dimakrifat --> ga ada lagi belajar, zikir2, atau ingat-mengingat....yang ada hanya JALANI saja lagi tapi dengan SADAR. dimakrifat ini Allah telah memulangkan lagi semuaya kepada diri kita yg bernama Bang Arbi. Nah ini putus makrifatnya bro...Allah dan Muhammad sudah mesra dalam diri seperti mesranya kapas dan benang dalam baju. Zat-nya sama, hanya berubah sifat dan namanya saja.

ini yg dikatakan ayah ane : WUJUD SAMA, SIFAT BEDA. mudahan paham brader ku yg ku sayangi karena Allah...

Bang Arbi mengatakan...

kupi? mana mana? wah ini ya...surrrppp enak banget niy kupi. ane demen...kupi buat kang mux man-na? tar ditanyain lagi lho.hihihi :11:

Anonim mengatakan...

Antox
Alhamdulillah, Paham Bang...!!! hehe
https://lh5.googleusercontent.com/-cq3wtnmElqs/UHWCAhyVh5I/AAAAAAAAGK8/jWGWP98UKG8/s26/yiihaa.gif

sobat dekat mengatakan...

Alhamdulillah bang Antox salam kenal balik kawan ... itulah bang Arbi dari semalam ku sundul2 dia tapi tak mau juga ngasih tau tempatnya padahal awak tetangga ma bang Arbi tuh, sama2 di batam centre pada hal udah kusiapin gorengan semalam hehehe ...

Bang Arbi mengatakan...

https://lh4.googleusercontent.com/-Ttww9V3A4jc/UFV68473V5I/AAAAAAAAFf0/MsTe3q5PAZo/h120/aing-tea-ateuh.gif

Bang Arbi mengatakan...

curhat ni yee...wkwkwkwk... ada aja nanti waktunya kalau mau ketemuan. maklum lah kita ini hanya buruh yg masih mencari sesuap nasiy dan lauk pauk demi anak dan istri2.

rika pratiwi siregar mengatakan...

Assalamu'alaikum wr.wb
ane masuk aja dech yaaah hehehe permisi ane mo ngamen bentar hahah ga jadi dech ntar ada yg kumat wkwkwk
saia hanya percaya hanya ada Allah dan Muhammad sebagai Rasul-Nya
kalo ttg ajaran yg sekarang banyak beredar saia gatau ttg itu trus kan ada thu kamu islam aliran apa emang ada alirannya yaahh yang saia tau dan percaya yaah islam yang diajarin oleh Kekasih ALlah SWT yaitu Rasulullah SAW dan sebagai pedoman ialah Al-Qur'an cuman itu

rika pratiwi siregar mengatakan...

buat yang punya lapak hiiihi
saia mo nanyak nieh pak piie tofik.a beda nieeh
saia kan sering thu dengerin lagu trus tiba' saia nangis sanking menghayati bangeet thu lagu hehehe trus pikirannya saia melayang ntah kemana' menyesali sesuatu sedih dll dech trus setelah itu saia sadar dan astaghfirullah kenapa saia menangis karena dengerin lagu dan pikiran saia jadii kacau mengkhawatirkan sesuatu yg telah terjadi dan belum terjadi gimana thu paak

MUXLIMO mengatakan...

gak apa kok neng.. bersedih itu juga hak jasad..sama dengan hak jasad untuk tertawa dan ceria.. asal gegara nangis jangan lupa ibadah aja :D

MUXLIMO mengatakan...

Alaikumsalam wa rahmatullahi wa barakatuh, Neng Rika: penggema azan dari puncak monas :3:
Iya Neng..jangan ikut2an ber-Islam pake aliran-aliran. Cukup Islam. <== tanpa embel2. :8:

Bang Arbi mengatakan...

hehe...silakan masuk neng Rika. ngapain lama2 diluar dingin. mending di dalem ada ~O) ~O)~O)

Alhamdulillah neng Rika belum terkena pengaruh islam ini-itu. karena diluaran ada banyak aliran yg katanya islami padahal setani. koq begitu? iya, karena mereka tidak berpatokan kpd Alquran dan hadits lagi. kalaupun berpatokan pada quran, mereka memakai dalil quran sebagai pembenaran atas nafsunya. Ujung2nya pasti ada muatan pribadi. bisa utk menguras harta pengikutnya, bisa untuk koleksi pengikut biar kesannya rame, bisa juga utk menyuruh pengikutnya bunuh diri dengan alasan jihad.

Nah di blog ini insyaAllah kita benahi dulu fondasi utama dari agama, yaitu TAUHID. memurnikan diri dari ajaran2 SYIRIK yg jamak berlaku diluaran sana. kita semua saling mendukung dan menguatkan disini dalam suasana kekeluargaan walau dg latar belakang berbeda2. Yg penting SATU VISI --> TAUHID :D

Say no to islam bergolong2an... Bermakrifat dan bersyariat sebagai mana dicontohkan Rasulullah. itu saja. ga kurang ga lebih. pas...

rika pratiwi siregar mengatakan...

hihihih enggak ko' pak insya Allah ibadah ttp pak

rika pratiwi siregar mengatakan...

HEHEHE iia pak saia emang siich cuman tamtan sma dengan pengetahuan agama itu bisa dibilang dikit piie saia mau berusaha untuk menambah pengetahuan saia dengan membaca Al-Qur'an dan kisah' para Nabi dan Para Sahabt Nabi kalau ada yg nanyak saia isalam aliran apa saia gatau mau jawab apa yang saia tau islam yang diajarkan oleh Rasulullah SAW itu aja kalo aliran heheh kagak tau paak
mau belajar ttg agama walo dah gede gini piie masih imut' loo hahaha ngarep kan gadak larangan selama kita mau itu pun ttp berada diJalan Allah SWT
mohon bimbingan.a hihihih baru memperdalam

MUXLIMO mengatakan...

Ghuuuudd kalo gituh :8:

MUXLIMO mengatakan...

aihh.. jangan minta bimbingan ke saya dong Neng..toh saya juga masih perlu dibimbing.. :}}
Kita semua di sini sekadar menjalankan sunnah saling menolong dalam kebaikan ya. :)

Oya, mohon dipegang ini ya,
Yanzuru ala qulu bikum, Allah memandang hati.

Allah tidak memandang kedudukanmu, usiamu, jenis kelaminmu, tingkat pendidikanmu, banyak- sedikit harta dan amalmu dan sebagainya dan lain-lain, kecuali hatimu karena di situlah tempat ikhlas dan takwa. :D

so, keep pede daripada bete yahhh :15:

MUXLIMO mengatakan...

jiah..salah ketik emot di atas.. :14:
maksudnya yang ini :19:

salilla xan mengatakan...

owh... trnyt sdh pnjang sekali.

terima ksh bang Arby , kang Mux n mas Antox.

PUTERA LAUT SUMATERA TIMUR mengatakan...

Tksh banyak bg Mux dan bg Arbi atas pencerahan ilmu lewat paparannya, smg Allah SWT membalas kebaikan abg berdua.

andre sandro mengatakan...

mantappppppp

say mengatakan...

ALHAMDULILLAH ALHAMDULILAH ALHAMDULILLAH.. hanya itu yg dpt q ucapkan buat abang2 smua d blog ini. uraianx sangat mencerahkan, khusus bagi saya yg masih kebingungan dgn teka teki yg d sampaikan oleh org2 d skitarq yg masih menyembunyikan ilmu ALLAH (ILMU TAUHID)dgn dalih ini adalah ilmu sangat rahasia.semoga rahmad n ridho ALLAH senantiasa mengiringi langkah ABAH GURU n abang2 semua, hingga tak bosan bosanx mmbimbing kami walau tak pernah kenal n berjumpa. salam kenal n sayang dari saya. d KALTIM.

say mengatakan...

ijin mengcofy tuk d jadikan bahan renungan bang...

 

Ikuti kabar terbaru via e-mail

Barangsiapa menghendaki kebaikan bagi dirinya, niscaya dia mengambil jalan kepada Tuhannya. (Q.S. Al-Insan:29)

Copyright © Pusaka Madinah| Peta Situs | Designed by Templateism