burnzone

AD (728x60)

Ukuran Allahu Akbar

"Sampaikan dariku walau satu ayat." [H.R. Bukhari]
Tampilan terbaik laman ini pada peramban Chrome.

Khusus pengguna perangkat mobile: Apabila ada artikel yang tampilannya terpotong, silakan baca dalam mode landscape. Apabila masih terpotong, artinya artikel tersebut hanya nyaman dibaca via laptop atau PC. Harap maklum.
landscape mode.
Salam sobat ^_^. Apakadabra? (kalau Sobat baik-baik saja, jawab: "Simsalabim!", kalau lagi badmood, jawab:"Wekweew..", hehehe). Btw Sobat, di sini dengan lancang saya mengajak Sobat sekalian untuk mengetahui ukuran sebenarnya dari kalimah takbir "ALLAHU AKBAR" yang minimal diucapkan 102* kali dalam sehari oleh Sobat-sobat yang muslim. Semoga bermanfaat. ^_^ [*makasih, Bang Bois atas koreksinya.. semoga Allah melimpahi karunia tanpa batas pada Abang dan keluarga. Buat Sobat-sobat yang minat fiksi-ilmiah-tauhidi, sila main ke persemayaman Bang Bois di sini]


Buka Lengkap | Click here to view more



  






Subhanallah. Bumi begitu kecil; Matahari teramat besar. Nah, pada titik ini, mari kita camkan 'kebesaran' Matahari yang teramat besar ini di alam raya.  





Aduuh..!! Matahari yang teramat besar itu mana?? 
Gak keliatan!!

Hmm,.. hingga setakat ini iptek kita baru sampai pada pengetahuan bahwa benda langit paling RAKSASA itu namanya bintang Antares. Nah, tentu kita bisa bayangkan betapa besar "wadah" tempat Antares ini "bertengger". 

Ya, betapa besar RUANG angkasa itu: maharuang yang kita tak tahu di mana pangkalnya di mana ujungnya dan berapa ukuran panjangx lebarx tingginya... Maharuang yang menjadi tempat benda angkasa yang para raksasa dan tak terhitung jumlahnya itu.

Di dalam ilmu tauhid dikatakan bahwa Tuhan itu bersifat qiyamuhu bi nafsihi alias berdiri dengan sendiri-Nya. Artinya, yang disebut Tuhan itu tidak memerlukan ruang untuk keber-Ada-an atau eksistensi-Nya. Tuhan itu tidak bertempat. Bahkan, sesungguhnya Tuhanlah pencipta maharuang angkasa itu.


Jika Sobat menghayati kemaharuangan alam raya ini. InsyaAllah, Sobat akan menyadari kemahabesaran Tuhan. InsyaAllah, Sobat akan tergetar hati setiap  bertakbiratul ihram: "ALLAHU AKBAR."
إِنَّمَا ٱلۡمُؤۡمِنُونَ ٱلَّذِينَ إِذَا ذُكِرَ ٱللَّهُ وَجِلَتۡ قُلُوبُہُمۡ وَإِذَا تُلِيَتۡ عَلَيۡہِمۡ ءَايَـٰتُهُ ۥ زَادَتۡہُمۡ إِيمَـٰنً۬ا وَعَلَىٰ رَبِّهِمۡ يَتَوَكَّلُونَ
Sura 8 - Al-Anfal (MADINA) : Verse 2

Sesungguhnya orang-orang yang beriman  itu adalah mereka yang apabila disebut nama Allah, gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat-Nya bertambahlah iman mereka [karenanya] dan kepada Tuhanlah mereka bertawakkal.
Allahu a'lam.


STOP PRESS!
Melalui tulisan ini adapun di sini saya mengajak semua memikirkan, betapa alam raya yang memiliki panjang X lebar X tinggi saja (alias secara teoretis bisa diukur) manusia tidak mampu mengukurnya, apalagi mengukur yang Qadim.

Mohon berhati-hati menyimpulkan tulisan ini ya. Jangan sampai terbayang di benak kita bahwa Allah itu seperti "sesuatu" atau "benda" karena itu haram hukumnya. Mengapa haram? Karena Allah dalam Quran jelas-jelas menyatakan bahwa "bentuk"-Nya ialah laysa kamitslihi syai'un (tidak ada umpamanya; tidak sama dengan sesuatu apa pun).

*untuk note tambahan ini saya ucapkan terima kasih sebesar-besarnya pada Kang M. Saepurohman dari Beja ti Pilemburan.

MasyaAllah, berkat mendiskusikan ilmu, saya terselamatkan dari "penyesatan" secara taksengaja. Berkat mendiskusikan ilmu, silaturahim terasa semakin erat. Dengan muzakarah ini, semoga Allah melimpahi kita semua dengan ampunan dan karunia tanpa batas. Amin.

Sumber: 
Postingan serupa dengan nuansa sains lebih dulu dipublikasikan oleh Mas Agus W. di

border="0"



Ukuran Allahu Akbar
Adam Troy Effendy
By Pusaka Madinah
Published: 2010-11-28T10:38:00+07:00
Ukuran Allahu Akbar
5 411 reviews
"Sampaikan dariku walau satu ayat." [H.R. Bukhari]
Tampilan terbaik laman ini pada peramban Chrome
Tags: ,
admin Pusaka Madinah

Pusaka Madinah adalah sebutan untuk ilmu, amal, dan muanayah tauhid hakiki bagi kalangan khawwas al khawwas yang disampaikan oleh Mursyid, K.H. Undang bin K.H. Sirad bin K.H. Yahya dengan sanad aly sebagai berikut: (1) Nabi Muhammad Rasulullah Saw., (2) Nabi Khidir a.s., (3) Abdul Aziz ad-Dabarq, (4) Abdul Wahab an-Nazi, (5) Ahmad bin Idris, (6) Muhammad Sanusi, (7) Muhammad Mahdi, dan (8) Muhammad Idris.

1 komentar:

Edgar Ghifar mengatakan...

http://lh3.googleusercontent.com/-AueAdZKDXk0/ULpj-_Z91sI/AAAAAAAAHgQ/ySZ6P1Wmkxk/s100/GodGreatestGirl2.gif

 

Ikuti kabar terbaru via e-mail

Barangsiapa menghendaki kebaikan bagi dirinya, niscaya dia mengambil jalan kepada Tuhannya. (Q.S. Al-Insan:29)

Copyright © Pusaka Madinah| Peta Situs | Designed by Templateism